liputan08.com CISARUA – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong pengembangan kawasan Puncak sebagai destinasi wisata unggulan yang mengintegrasikan potensi alam, religi, dan sejarah. Strategi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan ekonomi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Komitmen tersebut disampaikan Rudy saat meninjau kawasan Telaga Saat, Kecamatan Cisarua, dalam rangkaian penataan kawasan Puncak, Jumat (6/11/2026).
Rudy mengapresiasi pengelola desa wisata yang mampu mengembangkan potensi lokal tanpa mengabaikan keseimbangan lingkungan. Salah satu contohnya terlihat di Telaga Saat, yang tetap mempertahankan keasrian perkebunan teh serta menerapkan konsep bangunan rumah panggung pada sejumlah fasilitas wisata.
Menurut Rudy, pengembangan pariwisata tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan peningkatan jumlah pengunjung. Aspek ekologis harus menjadi pertimbangan utama, termasuk menjaga daya resap tanah dan memastikan pembangunan fasilitas tidak menghambat aliran air.
“Kita sangat mengapresiasi rekan-rekan desa wisata yang mengoptimalkan potensi desanya, mengangkat sektor pariwisata, tetapi tetap memperhatikan aspek lingkungan,” ungkap Rudy.
Selain wisata alam, Rudy melihat kawasan Puncak memiliki potensi wisata religi dan sejarah yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik tersendiri. Di antaranya Masjid Atta’awun yang pengelolaan operasionalnya telah diserahkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Bogor.
Potensi sejarah juga tercermin melalui monumen helikopter yang berkaitan dengan gugurnya Pahlawan Nasional Laksamana R.E. Martadinata. Sementara itu, keberadaan makam K.H. Idham Chalid turut memperkaya khazanah wisata religi di kawasan Puncak.
“Kawasan Bogor Selatan memiliki kekayaan potensi wisata yang luar biasa. Tidak hanya keindahan alam, tetapi juga keberadaan para tokoh agama, kiai, ulama, dan habib yang turut berperan dalam kehidupan sosial masyarakat,” ujar Rudy.
Untuk merealisasikan potensi tersebut, Pemkab Bogor akan memperkuat kolaborasi dengan pengelola desa wisata, pelaku usaha, serta berbagai elemen masyarakat. Dukungan pemerintah juga diarahkan melalui program lintas perangkat daerah, termasuk sosialisasi dan pelatihan guna meningkatkan kapasitas masyarakat serta pelaku usaha pariwisata.
“Kita ingin pemerintah berkegiatan memberikan subsidi secara tidak langsung kepada para pelaku dunia usaha yang ada di kawasan Puncak,” jelas Rudy.
Pengembangan pariwisata Puncak diharapkan tidak sekadar memperkuat daya saing destinasi, tetapi juga menciptakan peluang usaha, memperluas lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Dengan mengintegrasikan wisata alam, religi, dan sejarah dalam konsep pembangunan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya menjadikan Puncak sebagai kawasan wisata unggulan yang tetap lestari dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
31 Mei 2025
Respons Cepat Bupati Bogor Selamatkan Pasangan Lansia Terlantar di Pamijahan, Dapat Bantuan Rumah dan Logistik
-
05 Apr 2026
Langkah Hijau Rudy Susmanto: Bus Listrik Gratis Uji Coba di Bogor Resmi Diluncurkan
-
28 Sep 2026
Aksi Jilid II, Kejagung Didesak Usut Konflik Kepentingan Pinjaman 1 T Pemprov Lampung
-
04 Jan 2026
Bupati Bogor: CFD Bukan Sekadar Olahraga, tetapi Ruang Kebangkitan UMKM dan Gotong Royong
-
28 Jul 2025
Pemkab Bogor dan Bank BJB Perkuat Sinergi Menuju Pembangunan Daerah yang Modern dan Berkelanjutan
-
30 Agu 2026
Firefighter Challenge 2026, Upaya Damkar Kabupaten Bogor Perkuat Kesiapsiagaan dan Ketangkasan Petugas
Rekomendasi lainnya
-
18 Jul 2025
Menabung dari Uang Dapur dan Jajan Anak: Warga Bogor Asri Blok AB Bangun Jalan Sendiri, Saat Negara Tak Kunjung Hadir
-
24 Agu 2026
Dua Pegawai Bea Cukai Dipanggil KPK Terkait Dugaan Suap
-
30 Nov 2025
KKMP Pakansari Resmi Dibangun: Menteri Ferry Juliantono Puji Lokasi Terbaik Nasional
-
04 Mar 2026
Di Bawah Arahan Bupati, Kabupaten Bogor Jadi Role Model Elektronifikasi Transaksi Daerah
-
22 Okt 2024
Pos Walesi Satgas Yonif 641/Bru Berperan Aktif dalam Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2024 di Jayawijaya
-
04 Nov 2024
Ibu Ronald Tannur Jadi Tersangka Suap dan Gratifikasi di PN Surabaya, Diduga Berikan Uang Rp3,5 Miliar ke Oknum Hakim


