Liputan08.com – Pengajian rutin para jurnalis Al-Qalam kembali digelar di Kantor Portal Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (30/10/2026). Kegiatan yang dihadiri berbagai perwakilan media, pengurus, serta anggota DPRD Kabupaten Bogor, KH Achmad Yaudin Sogir, berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.
Dalam pengajian kali ini, KH Achmad Yaudin Sogir yang juga Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor bertindak sebagai guru tausiah. Ia menyampaikan materi tentang pentingnya menghormati dan memuliakan tamu dalam ajaran Islam.
Dalam tausiahnya, KH Achmad Yaudin Sogir menjelaskan bahwa menghormati tamu bukan sekadar tradisi atau bentuk kesopanan sosial, melainkan bagian dari ajaran agama dan cerminan keimanan seorang Muslim.
“Rasulullah SAW mengajarkan bahwa barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya. Ini menunjukkan bahwa memuliakan tamu memiliki kedudukan penting dalam Islam. Keimanan seseorang tidak hanya terlihat dari ibadahnya, tetapi juga dari bagaimana ia memperlakukan orang lain,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, memuliakan tamu dapat dilakukan melalui berbagai perbuatan sederhana, mulai dari menyambut dengan wajah ramah, memberikan salam, mempersilakan duduk, menyediakan hidangan sesuai kemampuan, hingga menjaga tutur kata agar tamu merasa dihargai dan nyaman.
“Jangan melihat siapa tamu yang datang, apakah orang kaya, pejabat, orang biasa, ataupun saudara sendiri. Setiap tamu harus disambut dengan baik. Jangan sampai seseorang datang dengan niat bersilaturahmi, tetapi justru pulang membawa rasa kecewa karena sikap tuan rumah yang kurang menghargainya,” tuturnya.
KH Achmad Yaudin Sogir juga mengingatkan bahwa Islam memberikan keutamaan besar bagi orang yang memuliakan tamu. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa jamuan tamu merupakan hak yang perlu diperhatikan. Pelayanan istimewa diberikan selama sehari semalam, sedangkan masa jamuan tamu berlangsung selama tiga hari. Adapun pelayanan selebihnya merupakan sedekah.
“Memberikan makanan dan minuman kepada tamu sesuai kemampuan merupakan amal kebaikan. Tidak harus mewah dan mahal. Yang terpenting adalah keikhlasan, keramahan, dan niat menghormati sesama. Jangan pula memberatkan diri sendiri demi menjamu tamu, sebab Islam mengajarkan keseimbangan dan tidak memaksakan kemampuan,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan agar tuan rumah tidak mengungkit-ungkit jamuan yang telah diberikan, tidak mempermalukan tamu, serta tidak membicarakan kekurangannya setelah meninggalkan rumah.
“Memuliakan tamu harus lahir dari hati yang ikhlas. Jangan menjamu karena ingin dipuji atau mengharapkan balasan. Jadikan setiap silaturahmi sebagai jalan mendapatkan rida Allah SWT,” pesannya.
Sementara itu, pembina Pengajian Jurnalis Al-Qalam, Gus Sholeh, berpesan agar seluruh anggota senantiasa menjaga istiqomah dalam mengikuti kegiatan pengajian.
Menurutnya, pengajian bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sarana memperkuat iman, memperbaiki akhlak, memperluas ilmu agama, sekaligus menjaga persaudaraan di antara para jurnalis.
“Saya berharap pengajian Al-Qalam ini terus berjalan secara istiqomah. Jangan sampai semangat mengaji hanya muncul ketika ada kesempatan atau ketika suasana sedang ramai. Sebab, ilmu agama harus terus dipelajari dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini kita mendapatkan keberkahan dan menjadi jalan keselamatan dunia serta akhirat,” ungkap Gus Sholeh.
Pada kesempatan tersebut, pengurus Al-Qalam juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap keberlangsungan pengajian.
Secara khusus, pengurus mengapresiasi Gus Sholeh selaku pembina yang secara konsisten memberikan dukungan konsumsi bagi jamaah. Apresiasi juga disampaikan kepada Cimory yang rutin mendukung penyediaan minuman dalam setiap kegiatan pengajian.
“Atas nama pengurus Al-Qalam, kami mengucapkan terima kasih kepada Gus Sholeh dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Dukungan tersebut sangat berarti bagi kami untuk menjaga keberlangsungan pengajian. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT,” ujar pengurus Al-Qalam.
Pengurus berharap Pengajian Jurnalis Al-Qalam dapat terus menjadi ruang silaturahmi, menimba ilmu, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta membangun karakter insan pers yang berilmu, berakhlak, dan menjunjung tinggi kejujuran dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Reporter:Zakar
Tags: KH Achmad Yaudin Sogir Kupas Keutamaan Menghormati Tamu, Pengajian Jurnalis Al-Qalam
Baca Juga
-
08 Okt 2024
KH Achmad Yaudin Sogir Tetap Prioritaskan Tugas Keummatan Meski Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor
-
14 Des 2024
Anggota DPRD Kabupaten Bogor KH Achmad Yaudin Sogir Terus Istiqomah Mengisi Ceramah Agama di Majlis Riyadussolihin
-
01 Agu 2026
Pengajian Al Qalam Satukan Jurnalis, KH Achmad Sogir Sampaikan Pesan Menyejukkan
-
24 Jul 2026
KH Achmad Yaudin Sogir: Penderita Penyakit Menular Tidak Wajib Shalat Jumat, Islam Utamakan Keselamatan Umat
-
26 Mei 2025
Tinggalkan Debat, Jalin Ukhuwah Pesan Sejuk Danang Donoroso untuk Para Jurnalis
-
02 Okt 2024
Apakah Makan Nanas Bisa Menyebabkan Keguguran pada Ibu Hamil?
Rekomendasi lainnya
-
11 Sep 2026
Hampir 7 Tahun Istiqomah Khataman Al-Qur’an, KH Achmad Yaudin Sogir Rawat Silaturahmi Ulama dan Warga
-
08 Okt 2024
KH Achmad Yaudin Sogir Tetap Prioritaskan Tugas Keummatan Meski Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor
-
02 Okt 2024
Merayakan Hari Batik Nasional 2024: Sejarah, Tema, dan Makna di Baliknya
-
01 Agu 2026
Pengajian Al Qalam Satukan Jurnalis, KH Achmad Sogir Sampaikan Pesan Menyejukkan
-
09 Jan 2026
Shalat Boleh Diputus Saat Nyawa Terancam dan Harta Dicuri
-
02 Okt 2024
Mengenal Hasad, Penyakit Hati yang Harus Dihindari Muslim









