Breaking News

Sekda Bogor Pimpin Penanganan Sampah Kali Baru, 60 Truk Disiapkan Angkut Tumpukan Sampah

liputan08.com CIBINONG – Menindaklanjuti arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat menangani tumpukan sampah yang menyumbat aliran Kali Baru di kawasan Jalan Raya Bogor–Jakarta, Cibinong, Jumat (10/7). Penanganan dilakukan melalui aksi korve massal, penurunan alat berat, serta penataan kawasan sebagai respons atas keluhan masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor bersama jajaran perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta didukung Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Selain membersihkan aliran sungai, Pemkab Bogor juga melakukan pengecatan kanstin, trotoar, pembersihan sampah di sepanjang koridor Jalan Raya Bogor–Jakarta, hingga memperbaiki trotoar yang belum tersambung.

Sekda Kabupaten Bogor menjelaskan, seluruh kegiatan merupakan implementasi arahan Bupati Rudy Susmanto agar seluruh perangkat daerah bergerak bersama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus mewujudkan kawasan perkotaan yang bersih, tertata, dan nyaman.

“Sejak pagi kami melakukan beautifikasi berupa pengecatan kanstin, pengecatan trotoar, serta pembersihan sampah di sepanjang Jalan Raya Bogor. Semua yang membuat koridor Jalan Raya Bogor kurang estetik kami tata agar menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman,” ujarnya.

Saat melakukan peninjauan di lokasi, Sekda bersama tim menemukan aliran Kali Baru tersumbat akibat tumpukan sampah dalam jumlah besar. Berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, volume sampah diperkirakan mencapai 50 hingga 60 truk, sehingga proses pengangkutannya diperkirakan membutuhkan waktu dua hingga tiga hari.

“Kami menemukan adanya sumbatan pada aliran Kali Baru akibat tumpukan sampah yang sangat banyak. Kami perkirakan diperlukan sekitar 50 hingga 60 truk untuk mengangkut seluruh sampah tersebut. Penanganannya akan kami lanjutkan selama dua sampai tiga hari ke depan,” jelasnya.

Menurut Sekda, penanganan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas instansi, melibatkan pemerintah kecamatan dan kelurahan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), serta Kementerian PU. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian persoalan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas ruang publik di Kabupaten Bogor.

Sekda juga menegaskan bahwa menjaga kebersihan sungai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Ia mengimbau warga untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah ke sungai karena dampaknya akan dirasakan hingga ke wilayah hilir.

“Air mengalir dari hulu ke hilir. Jika sampah dibuang ke sungai, maka sampah itu juga akan terbawa hingga ke hilir. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga potensi besar yang dimiliki Kabupaten Bogor.

“Mari bersama-sama mencintai Kabupaten Bogor. Daerah ini memiliki potensi yang sangat besar. Jika tidak dijaga bersama, tentu akan menjadi pekerjaan yang berat. Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus hadir secara responsif memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai arahan Bupati Rudy Susmanto,” pungkasnya.

Melalui penanganan sampah secara intensif dan kolaboratif ini, Pemkab Bogor berharap aliran Kali Baru kembali berfungsi optimal, risiko banjir dapat diminimalkan, serta kawasan Jalan Raya Bogor–Jakarta menjadi lebih bersih, tertata, indah, dan nyaman bagi masyarakat.

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya