Liputan08.com, CIBINONG – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat sektor pertanian sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah.
Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, pemerintah menyalurkan ribuan bibit tanaman produktif kepada kelompok tani penerima manfaat melalui UPT Pertanian Wilayah V.
Program ini difokuskan pada pengembangan komoditas hortikultura, khususnya cabai, yang merupakan salah satu komoditas strategis dengan pengaruh besar terhadap stabilitas harga pangan. Peningkatan produksi cabai di tingkat lokal diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menekan gejolak harga di pasaran.
Dalam pelaksanaannya, Distanhorbun mendistribusikan sebanyak 20.700 polybag bibit tanaman sayuran yang terdiri atas cabai, tomat, dan terong. Selain itu, disalurkan pula 2.610 polybag Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk mendukung pemanfaatan lahan produktif sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga.
Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor, Entis Sutisna, mengimbau seluruh kelompok tani penerima manfaat agar memanfaatkan dan merawat bantuan bibit tersebut secara optimal sehingga mampu memberikan hasil yang maksimal.
“Kami berharap bantuan bibit ini dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas hasil panen, serta mengembangkan usaha tani yang lebih berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan bersama,” ujar Entis Sutisna.
Sementara itu, Kepala UPT Pertanian Wilayah V menegaskan bahwa program pendistribusian bibit akan terus dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran kelompok tani dalam meningkatkan produksi pangan lokal sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis pengembangan komoditas hortikultura akan terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta mewujudkan Kabupaten Bogor yang mandiri, maju, dan berdaya saing.
Tags: Distanhorbun Kabupaten Bogor, Entis Sutisna
Baca Juga
-
30 Okt 2024
Kolaborasi Pemerintah Kecamatan Tamansari dan Yayasan Pelita Nusantara Edukasi Masyarakat untuk Hapus Stigma terhadap Penyintas TB-HIV
-
14 Okt 2024
Operasi Zebra Jaya 2024 Dimulai: Satlantas Polres Jakarta Barat Gencarkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas
-
18 Jun 2026
PT PMC Bantah Intimidasi Warga, Tegaskan Penertiban Lahan Sesuai Aturan dan SHGB Sah
-
09 Mar 2026
WNI Asal Bogor Ditahan di Malaysia Tanpa Paspor, KH Achmad Yaudin Sogir dan Aktivis Desak Pemerintah Segera Bertindak
-
21 Mei 2026
Rudy Susmanto Apresiasi TMMD ke-128 Cigudeg, Jalan 5,2 Kilometer Rampung Dibangun
-
24 Jul 2026
UKW 77-78-79 di Majalengka, 93 Persen Lebih Wartawan Dinyatakan Kompeten
Rekomendasi lainnya
-
29 Jul 2025
Miris! Siswa MTs Raudhatul Falah Kampung Jambu Belajar di Lantai, KH Achmad Yaudin Sogir: Ini Tamparan Keras untuk Pemkab Bogor
-
16 Sep 2025
Absen Lama di DPRD Kota Bogor, Desy Yanthi Utami Klarifikasi: Sakit dan Hamil dengan Risiko Tinggi
-
13 Mei 2026
Rudy Susmanto Dorong PT Sayaga Wisata Jadi Lokomotif Ekonomi Kabupaten Bogor
-
08 Mei 2026
Rudy Susmanto: Bogorun 2026 Jadi Ajang Kebersamaan dan Penggerak Ekonomi Kabupaten Bogor
-
28 Nov 2025
Rudy Susmanto Terima Wakapolda Jabar: Tekankan Penguatan Keamanan dan Percepatan Pembangunan Bogor
-
16 Apr 2025
Kejati Sumsel Gerebek Kantor PT MB, Temukan Sudah Tidak Beroperasi





