Breaking News

SPMB 2026, KH Achmad Yaudin Sogir Ajak Orang Tua Pertimbangkan Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah Negeri

Liputan08.com – Menjelang pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, Pengajian Jurnalis Al Qalam yang berlangsung di Kantor Portal Kabupaten Bogor, Cibinong Jumat 12 Juni 2026, menghadirkan tausiah dari Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor , KH Achmad Yaudin Sogir.

Dalam tausiahnya, KH Achmad Yaudin Sogir mengajak para orang tua agar tidak hanya berorientasi pada sekolah umum ketika menentukan masa depan pendidikan anak. Menurutnya, pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan umum dan ilmu agama akan lebih memberikan manfaat serta keberkahan bagi kehidupan anak di dunia maupun di akhirat.

“Orang tua hendaknya mempertimbangkan sekolah yang memberikan penguatan pendidikan agama. Jangan hanya melihat sekolah favorit dari sisi akademik, tetapi lihat juga bagaimana pembinaan akhlak dan keagamaannya. Anak yang memiliki ilmu umum dan ilmu agama akan lebih siap menghadapi kehidupan dunia dan akhirat,” ujar KH Achmad Yaudin Sogir.

Ia menilai keberadaan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dapat menjadi pilihan yang baik bagi orang tua yang menginginkan keseimbangan antara pendidikan umum dan pendidikan agama.

“MTs Negeri maupun Madrasah Aliyah Negeri merupakan lembaga pendidikan yang mengintegrasikan ilmu umum dengan ilmu agama. Di sana anak-anak tidak hanya belajar matematika, sains, dan teknologi, tetapi juga mendapatkan pendidikan akidah, fikih, Al-Qur’an, hadis, serta pembinaan akhlak yang kuat,” katanya.

KH Achmad Yaudin Sogir menegaskan bahwa Islam sangat memuliakan orang-orang yang menuntut ilmu. Rasulullah SAW bersabda:

“Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap Muslim.” (HR. Ibnu Majah).

Selain itu, Allah SWT berfirman:

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadilah: 11).

Menurutnya, ayat tersebut menunjukkan bahwa ilmu yang dibarengi dengan keimanan akan mengangkat derajat seseorang di sisi Allah SWT.

Dalam tausiahnya, KH Achmad Yaudin Sogir juga mengingatkan bahwa orang tua tidak boleh semata-mata mengejar pendidikan gratis tanpa mempertimbangkan kualitas pembinaan karakter dan agama yang diterima anak.

“Jika Allah memberikan kemampuan rezeki, jangan takut berinfak untuk pendidikan anak. Biaya yang dikeluarkan untuk pendidikan yang baik dan amanah insya Allah menjadi amal jariyah bagi orang tua. Yang terpenting adalah keberkahan ilmu dan akhlak anak, bukan sekadar murah atau mahalnya biaya sekolah,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa para ulama sejak dahulu sangat menekankan pentingnya adab sebelum ilmu. Imam Malik rahimahullah pernah berpesan agar seseorang mempelajari adab sebelum memperdalam ilmu pengetahuan, karena ilmu yang tidak dibarengi akhlak dapat kehilangan keberkahannya.

“Kita membutuhkan generasi yang cerdas, berakhlak, mencintai Al-Qur’an, menghormati orang tua, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Karena itu, pendidikan agama harus menjadi perhatian utama dalam memilih sekolah,” tegas KH Achmad Yaudin Sogir.

Pengurus Pengajian Jurnalis Al Qalam, Zarkasi, mengatakan bahwa tausiah tersebut menjadi pengingat bagi para orang tua yang tengah menentukan pilihan sekolah dalam SPMB 2026 agar tidak hanya mengejar prestise, tetapi juga memperhatikan pembentukan karakter dan nilai-nilai keislaman.

“Semoga para orang tua dapat memilih lembaga pendidikan terbaik bagi anak-anaknya, termasuk Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Madrasah Aliyah Negeri, sehingga lahir generasi yang berilmu, beriman, berakhlakul karimah, serta membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” ujar Zarkasi.

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya