liputan08.com CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Polres Bogor sepakat membentuk tim khusus lintas instansi guna mempercepat pemberantasan pungutan liar (pungli) di wilayah Kabupaten Bogor. Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang menekankan bahwa penanganan pungli harus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan, bukan sekadar pendekatan administratif.
Kesepakatan tersebut mengemuka dalam rapat pembahasan rencana kegiatan yang dipimpin Wakapolres Bogor, Rizka Fadhila, pada Selasa (14/4). Rapat ini dihadiri oleh Inspektorat, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Bagian Perundang-Undangan Sekretariat Daerah.
Pemkab Bogor dan Polres Bogor menargetkan tim khusus tersebut segera terbentuk dan langsung bergerak di lapangan dalam waktu dekat sebagai wujud komitmen bersama memberantas pungli secara berkelanjutan.
Tim yang akan dibentuk nantinya melibatkan unsur pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat penertiban yang selama ini telah dilakukan, termasuk oleh Satpol PP. Hasil kegiatan di lapangan akan ditindaklanjuti melalui kajian yustisi guna menelaah aspek penegakan Peraturan Daerah (Perda), termasuk kemungkinan pemberian sanksi terhadap pelanggaran yang ditemukan.
Operasi awal akan difokuskan pada titik-titik rawan pungli yang menjadi perhatian publik, seperti kawasan wisata Puncak dan lingkar Stadion Pakansari. Selain itu, rapat juga menyoroti persoalan lain di kawasan tersebut, seperti maraknya kehilangan kendaraan di area parkir.
Dalam kesempatan tersebut, Kompol Rizka Fadhila menegaskan pentingnya gerak cepat dan sinergi antarinstansi untuk merespons berbagai isu pungli yang berkembang di masyarakat.
“Tim ini dibentuk untuk memastikan penanganan pungli dilakukan secara terpadu dan efektif,” ujarnya.
Agenda awal akan difokuskan pada pemetaan kekuatan personel, pembagian tugas yang jelas, serta penentuan langkah strategis yang dapat segera dilaksanakan. Ia menekankan bahwa aksi lapangan harus dilakukan secepatnya agar tidak kehilangan momentum.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bogor, Ferdinando Selmi Pardede, menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan tim lintas instansi tersebut sebagai langkah konkret mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan partisipasi masyarakat, kami optimistis praktik pungutan liar dapat ditekan serta kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik semakin meningkat,” ujarnya.
Langkah ini menjadi bukti komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan bebas dari praktik pungli.
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
18 Apr 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Dukung Revitalisasi Gedung Kesenian Harus Berdampak Positif bagi Masyarakat
-
19 Mar 2025
Wabup Bogor Jaro Ade Tarling di Masjid At-Taqwa, Serahkan Bantuan untuk DKM dan Warga
-
16 Mar 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Lantik Abdul Rohim sebagai Kepala Desa Gunung Picung PAW, Tekankan Kepemimpinan dengan Hati
-
29 Jan 2026
Tekan Kepadatan RSUD, Pemkab Bogor Fokuskan Penguatan Puskesmas dan Zonasi Kesehatan
-
02 Okt 2025
Dedie Rachim Hadiri Rakornas PSEL, Dukung Sampah Jadi Energi Listrik
-
31 Mei 2025
Bogor Hujan Trail 2025 Resmi Dibuka, Ribuan Riders Warnai Semangat Hari Jadi Bogor ke-543
Rekomendasi lainnya
-
15 Des 2024
TNI-Polri Bersinergi Dirikan Tempat Pengungsian untuk Korban Kebakaran di Yalimo Papua
-
10 Mar 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Jadikan Survei Kepuasan Publik Dasar Perencanaan Pembangunan
-
24 Mei 2026
Berantas Kejahatan Jalanan, Polda Sumsel Terapkan Tindakan Tegas Terukur dan Optimalkan Call Center 110
-
10 Mar 2025
Komisi III DPR RI Apresiasi Satgas Ops Damai Cartenz Gagalkan Penyelundupan Senjata ke KKB di Papua
-
07 Nov 2025
Pemkot Bogor Tegaskan Komitmen Wujudkan Ekonomi Kerakyatan Lewat KKMP
-
19 Okt 2025
Dua Siswi MAN 1 Bogor Raih Medali di Kejuaraan Nasional Pencak Silat BNN Cup 6



