Breaking News

Ketua DPRD Sastra Winara Apresiasi Pelantikan Empat Kades PAW: Dorong Pemerintahan Desa Makin Solid

liputan08.com Cibinong— “Pelantikan Kepala Desa Antar Waktu ini menjadi penguat roda pemerintahan desa. Kami di DPRD berharap para kades yang baru dilantik segera bekerja, menyatu dengan masyarakat, dan mempercepat pelayanan publik,” demikian disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, sesaat sebelum pelantikan empat Kepala Desa PAW digelar di Pendopo Bupati Bogor, Rabu (19/11/25).

Pelantikan tersebut memantik optimisme DPRD bahwa tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Bogor akan semakin solid dan terarah. Sastra Winara menegaskan bahwa kehadiran pemimpin desa yang baru harus menjadi energi positif dalam memperbaiki, mempercepat, dan memastikan pembangunan berjalan tanpa hambatan di tingkat akar rumput.

Acara pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang mengukuhkan empat Kepala Desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW). Mereka adalah Kepala Desa Sukajaya Kecamatan Tamansari, Kepala Desa Citeureup Kecamatan Citeureup, Kepala Desa Tapos II Kecamatan Tenjolaya, dan Kepala Desa Singajaya Kecamatan Jonggol.

Dalam arahannya, Bupati Rudy menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting menjaga keberlanjutan pemerintahan desa serta kualitas pelayanan publik.

Rudy menekankan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi lintas wilayah dan lintas jenjang pemerintahan.

“Tidak ada wilayah dari Sabang sampai Merauke yang berdiri sendiri. Kabupaten Bogor dibangun dari kekompakan desa, lurah, camat, OPD, dan masyarakat. Kita harus bergerak bersama,” tegas Bupati.

Ia juga meminta para Kepala Desa memastikan seluruh program pemerintah pusat tersalurkan maksimal, seperti Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, sekolah rakyat, serta program prioritas lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Rudy menegaskan bahwa seorang kepala desa harus benar-benar hadir sebagai pemimpin yang peka dan cepat tanggap terhadap persoalan warganya.

“Kalau masih ada warga kelaparan, rumah hampir roboh tidak tertangani, atau anak tidak sekolah, itu bukan soal tidak bisa bekerja, tapi dianggap tidak ada. Jadilah orang tua bagi masyarakat di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan para Kades agar bekerja secara mandiri, tidak menjadi beban pihak lain, dan menjalankan pembangunan desa dengan tulus serta bertanggung jawab.

Ia menutup arahannya dengan penegasan pentingnya persatuan sebagai fondasi membangun Kabupaten Bogor dan Indonesia.

“Benteng pertahanan terakhir bangsa kita adalah persatuan. Dari Kabupaten Bogor, kita membangun Indonesia,” tutupnya.

Pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Bogor, Kapolres Bogor, Sekda Kabupaten Bogor, Komandan Subkogartap 0606/Bogor, Subdenpom III/Kab Bogor, perwakilan Kodim, perwakilan Kejaksaan, para kepala perangkat daerah, Direktur RSUD, dan camat se-Kabupaten Bogor.

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya