liputan08.com CIBINONG — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, dalam kegiatan Sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) di Kabupaten Bogor, Senin (3/11/2025).
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk menghadirkan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
Bupati Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemkab Bogor untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan rumah layak huni.
“Kami berkomitmen bersama pemerintah pusat dan provinsi menghadirkan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Rudy.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menilai sektor perumahan berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta mengurangi kemiskinan ekstrem, terutama di Kabupaten Bogor.
“Pertumbuhan ekonomi di Bogor bagus, salah satunya karena sektor perumahan yang aktif. Satu rumah subsidi saja bisa menyerap 4–5 tenaga kerja, belum termasuk sektor pendukung seperti toko bangunan dan transportasi material,” jelasnya.
Maruarar juga menargetkan Kabupaten Bogor menjadi daerah dengan penyerapan KUR perumahan dan rumah subsidi tertinggi di Indonesia, sekaligus contoh tata kelola perumahan yang efisien dan transparan.
“Kita jadikan Kabupaten Bogor contoh nasional. Apalagi di sini tempat tinggal Presiden Republik Indonesia. Angka kemiskinan ekstrem harus turun drastis,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan bahwa pembangunan sektor perumahan memiliki efek berganda besar terhadap ekonomi daerah.
“Satu rumah melibatkan sedikitnya empat pekerja. Kalau sepuluh ribu rumah dibangun, berarti empat puluh ribu lapangan kerja tercipta,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Kementerian PKP yang menghadirkan program strategis seperti BSPS, MLPP, dan Kredit Program Perumahan (KPP), yang diharapkan mampu memperluas akses perumahan di Jawa Barat.
“Tahun depan akan ada 400 ribu unit BSPS. Kami berharap minimal 20 persen untuk Jawa Barat, dan Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah prioritas,” pungkasnya.
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
21 Okt 2024
Restorative Justice Disetujui untuk Penyalahguna Narkotika di Karawang
-
23 Okt 2024
Satgas Yonif Raider 509 Kostrad Distribusikan Sembako di Mamba, Sugapa, Intan Jaya
-
24 Jun 2025
Jaksa Agung Teken DIM RUU KUHAP Langkah Penting Wujudkan Sistem Hukum Acara Pidana yang Adaptif dan Berkeadilan
-
05 Apr 2025
Kapolri Instruksikan Pengamanan Maksimal di Rest Area KM 456 untuk Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2025
-
25 Des 2024
Kejaksaan Agung Serahkan Tersangka Korporasi Duta Palma Group ke Pengadilan Tipikor
-
05 Des 2024
Polsek Palmerah Tangkap Polisi Gadungan Pemeras Warga di Jakarta Barat
Rekomendasi lainnya
-
24 Apr 2025
Bupati Bogor dan Dandim 0621 Terima Penghargaan Atas Kesuksesan TMMD ke 123 Tahun 2025
-
27 Mei 2025
Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bogor Apresiasi Pemkab Bogor Raih Predikat Opini WTP dari BPK RI
-
04 Feb 2025
Satgas SIRI Kejaksaan Agung Tangkap Buronan Korupsi Fathur Rachman
-
15 Okt 2024
Direktur Eksekutif Lemkapi Desak Kapolres Bogor Tindak Tegas Pengeroyokan Wartawan PWI
-
15 Okt 2024
Yonif 642/Kps Gelar Gotong Royong Pembangunan Jembatan Penghubung Antar Kampung Jagiro
-
09 Jun 2025
Jelang Kabogorfest 2025, Sekda Kabupaten Bogor Pastikan Seluruh Tenant dan Infrastruktur Siap




