Liputan08.com — Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan komitmen kuat untuk memerangi premanisme dan memperkuat keamanan wilayah melalui kerja sama strategis dengan Kepolisian Daerah Jawa Barat dan Metro Jaya. Komitmen ini ditegaskan Bupati Bogor Rudy Susmanto saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Penandatanganan Dokumen Kerja Sama antara pemerintah daerah dan kepolisian di Gedung Pakuan, Bandung, Jumat (16/5/2025).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam arahannya menekankan pentingnya refleksi sejarah dan tanggung jawab moral seluruh elemen birokrasi dalam membangun peradaban yang berkelanjutan. Ia menyoroti bahwa pembangunan harus menyentuh aspek karakter manusia, budaya, dan nilai-nilai, bukan hanya infrastruktur semata.

“Kalau hanya membangun jalan dan jembatan, itu mudah. Tantangan sejatinya adalah membangun manusia dan masa depannya,” ujar Dedi.
Gubernur juga menyoroti lemahnya penegakan hukum di jalan raya sebagai awal dari kerusakan sosial yang lebih besar.
“Anak-anak kecil dibiarkan naik motor, buat geng, pamer di media sosial, lalu berkelahi. Ini semua akibat ketidaktegasan kita dalam menegakkan aturan sejak dini,” ujarnya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemprov Jabar merancang sistem keamanan terpadu dengan melibatkan TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Bahkan, Dedi berencana membiayai pengamanan dari APBD jika diperlukan untuk menjamin rasa aman bagi investor dan masyarakat.
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto menegaskan bahwa sinergi antarlembaga adalah fondasi utama menjaga stabilitas daerah.
“Keamanan adalah prasyarat mutlak untuk pembangunan. Kami tidak hanya hadir saat kondisi darurat, tapi membangun sistem yang responsif sejak awal,” tegasnya.
Irjen Karyoto juga mendorong peran aktif pemerintah daerah sebagai subjek, bukan hanya objek, dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Menanggapi hal itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan premanisme di wilayah Jawa Barat.
“Premanisme tidak boleh diberi ruang hidup di tengah masyarakat. Kami sepenuhnya mendukung langkah tegas yang diambil oleh Pemprov Jabar bersama Polda Jabar,” kata Rudy.
Sebagai bentuk konkret dari komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor telah membentuk Satuan Tugas Anti-Premanisme berdasarkan SK Bupati Nomor 300/105/Kpts/PerUU/2025. Satgas ini bertugas melakukan pencegahan, penindakan, dan koordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas segala bentuk aksi premanisme.
Salah satu capaian dari Satgas ini adalah keberhasilan Polres Bogor dalam menangkap pelaku premanisme yang meresahkan masyarakat beberapa waktu lalu.
“Kami ingin Kabupaten Bogor menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan bebas dari intimidasi. Satgas ini akan terus bekerja di lapangan bersama aparat dan masyarakat,” tambahnya.
Rudy juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjaga ketertiban dan melaporkan segala bentuk tindakan premanisme kepada pihak berwenang.
Tags: Pemkab Bogor Perkuat Sinergi dengan Polda Jabar dan Metro Jaya, Perangi Premanisme dan Jaga Ketertiban
Baca Juga
-
04 Apr 2025
Borong Hasil Tani di Pasar Kelila Satgas Yonif 641/Bru Bantu Tingkatkan Ekonomi Mama Mama Papua
-
09 Feb 2025
Rudy Susmanto dan Jaro Ade Sambut Hari Pers Nasional 2025 Pers Pilar Transparansi dan Ketahanan Pangan
-
17 Jun 2025
Koruptor Biadab! Kejagung Periksa Tiga Saksi Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan Kemendikbudristek
-
23 Jun 2025
Bupati Bogor Dampingi Menteri Imipas Buka Perkemahan Satya Dharma Bhakti di Lapas Pondok Rajeg
-
14 Des 2024
Tragedi Pasutri di Cengkareng: Fakta Baru Terkait Penemuan Dua Jasad di Rumah
-
08 Nov 2024
Kejaksaan Agung Terima Kunjungan Mahasiswa Hukum UGM dalam Program Dema on Tour 2024
Rekomendasi lainnya
-
13 Feb 2025
Ketua DPRD Bogor Dukung Pembangunan Jalan Tambang dan Jalur Puncak II untuk Atasi Kemacetan
-
18 Jan 2025
Sinergi TNI dan Linmas Kemlayan Dorong Semangat Pelaku UMKM Bertahan di Tengah Persaingan
-
08 Apr 2025
Pengkhianat Negara Menangis Panen Raya Bukti Nyata Kepemimpinan Presiden Prabowo
-
28 Okt 2024
Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Gelar Penyuluhan Kesehatan di Perbatasan TTU untuk Tingkatkan Kesadaran Warga
-
14 Des 2024
Tragedi Pasutri di Cengkareng: Fakta Baru Terkait Penemuan Dua Jasad di Rumah
-
15 Jul 2025
Pemkab Bogor dan Pengadilan Agama Cibinong Luncurkan Layanan Jemput Asa, Sidang Kini Dekatkan Masyarakat


