Liputan08.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melanjutkan program penataan wilayah di Kecamatan Bogor Barat, khususnya kawasan yang berbatasan dengan Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pembangunan agar wilayah perbatasan tidak tertinggal dari kawasan lain.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan wilayah perbatasan memiliki potensi ekonomi yang besar, seperti Bogor Timur yang berbatasan dengan Cibanon, Bogor Utara dengan Babakan Madang, serta Bogor Barat dengan Dramaga.
“Saya berharap wilayah perbatasan juga bisa menikmati pembangunan dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Dedie Rachim saat sosialisasi pengembangan wilayah di Cilubang Mekar, Situgede, Kamis (23/10/2025).
Dedie menambahkan, kawasan tersebut berbatasan langsung dengan IPB University yang memiliki sekitar 30 ribu mahasiswa, serta didukung pertumbuhan ekonomi yang pesat. Karena itu, Pemkot Bogor ingin ikut berperan aktif, bukan hanya menjadi penonton.
“Kota Bogor ingin juga menikmati kue pembangunan. Masyarakat di Bogor Barat, seperti di Situ Gede, Balumbang Jaya, dan Margajaya harus merasakan peningkatan kesejahteraan dari peluang ekonomi yang ada,” jelasnya.
Saat ini Pemkot tengah menyelaraskan rencana tata ruang, membuka akses jalan representatif, dan membangun koridor pendidikan baru dari Bubulak–Cifor–Situ Gede–Cangkurawok hingga Dramaga, sebagai wujud integrasi Kota Bogor dengan IPB University.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, mengatakan penataan lanjutan diawali dengan pembangunan pedestrian dan pembukaan akses jalan melalui jalur atas di Cilubang Mekar. Nantinya jalur tersebut akan berfungsi seperti flyover atau overpass yang menghubungkan kawasan hingga Situ Gede.
“Jalur ini akan menjadi akses tembus menuju batas barat Kota Bogor melewati Situ Gede. Pintu gerbang IPB University berada di jalur ini,” ujar Esti.
Proyek ini masuk dalam 13 prioritas pembangunan Kota Bogor hingga 2030. Tahun ini, Pemkot mulai menyusun studi kelayakan untuk jalan tembus sepanjang 860 meter dengan lebar 14–15 meter, yang nantinya dapat dilalui bus pariwisata.
Pembukaan akses ini juga menjadi bagian dari visi Bogor Beres, Bogor Maju dengan misi Bogor Lancar melalui pengembangan infrastruktur jalan baru untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.
“Bogor Lancar itu berarti semua akses jalan terhubung. Seperti R3 dari Ciawi yang langsung tembus tanpa perlu melintasi pusat kota, atau R2 dari Babakan Madang ke Bogor Utara,” kata Esti.
Tags: Dedie Rachim: Wilayah Perbatasan Harus Nikmati Pertumbuhan Ekonomi
Baca Juga
-
27 Mei 2025
Pemred Siber24jam.com & Liputan08.com Tantang DPRD Kabupaten Bogor Panggil Pengelola Parkir RSUD, Pertanyakan Kepatuhan Terhadap Perbup No. 46/2024
-
06 Nov 2024
Pesat Fest 2024: Menguatkan Karakter Pelajar dan Pelestarian Budaya di Era Digital
-
01 Jul 2025
Mayjen TNI Hendy Antariksa Resmi Jabat Danseskoad, Gantikan Mayjen Edwin Adrian Sumantha
-
22 Apr 2025
Bupati Bogor Instruksikan Uji Emisi Internal Kendaraan Dinas, Dukung Peluncuran Layanan Uji Berkala Keliling
-
01 Sep 2025
Pemkab Bogor Berikan Keringanan Pajak Besar-Besaran: Diskon 100 Persen, Penghapusan Denda, dan Bebas Pajak untuk Ketetapan di Bawah Rp100.000
-
25 Nov 2025
Bupati Bogor Pimpin Upacara Hari Guru Nasional 2025, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru
Rekomendasi lainnya
-
24 Mei 2025
Pemkab Bogor Sidak dan Segel Industri Pencemar Lingkungan di Wilayah Timur
-
28 Feb 2025
Presiden Tekankan Penghematan, KPU Kabupaten Bogor Malah Gelar Acara Mewah
-
13 Jan 2025
Munas PERSAJA 2025: Momentum Strategis Pemilihan Ketua Umum Baru
-
29 Apr 2025
Anggota DPRD Garcep, Romzi Edi Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir Bandang di Kalumbayan Induk
-
21 Okt 2024
Peringati Hari Santri Nasional, DMI Cileungsi Gelar DMI Award dengan Dukungan Pj. Bupati Bogor
-
10 Okt 2024
Pj. Bupati Bogor Tinjau Empat Kecamatan: Fokus Stunting, Inflasi, dan Kemiskinan




