liputan08.com Jakarta – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dengan bangga mengundang semua individu, tanpa memandang kewarganegaraan, usia, pendidikan, profesi, atau jenis kelamin, termasuk aparat hukum, untuk berpartisipasi dalam lomba menulis yang berani dan berdampak yang menyoroti pengalaman nyata masing-masing warga masyarakat dengan aparat Kepolisian Republik Indonesia.
Persyaratan Lomba
– Judul tulisan bebas tetapi harus sesuai tema “Pengalaman Buruk dengan Polisi Indonesia”.
– Isi tulisan berbentuk deskriptif (uraian) tentang pengalaman nyata, bukan fiksi, hayalan, atau fantasi, yang dialami secara pribadi, bukan orang lain.
– Lomba terbuka untuk semua warga negara, termasuk warga negara asing, tanpa pengecualian apapun.
– Jumlah kata: 700–1000 kata, tidak boleh kurang, tidak boleh lebih.
– Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
– Tulisan harus menerapkan struktur penulisan yang benar, jelas dan terorganisir dengan baik.
– Nama (nama-nama) polisi, korban (jika ada), dan atau tempat peristiwa, boleh nama asli atau nama samaran.
– Diperbolehkan menggunakan kata, frasa, atau istilah tertentu, termasuk makian dan tidak senonoh, bahasa gaul, dan bahasa daerah, sepanjang kata-kata tersebut berada dalam sebuah kalimat atau ucapan langsung seseorang.
– Tidak diperlukan foto, gambar, atau dokumen visual apapun.
– Tidak ada pembatasan waktu kejadian sepanjang peristiwa pengalaman buruk dengan polisi tersebut masih dapat diingat serta diceritakan dengan baik dan akurat.
Waktu Lomba
– Periode pengumpulan hasil karya: 1–31 Oktober 2025.
– Batas waktu pengiriman hasil lomba: 31 Oktober 2025, pukul 23.59 WIB.
– Pengumuman pemenang: 5 November 2025.
– Pembagian hadiah: 11 November 2025, saat Perayaan Ulang Tahun PPWI ke-18 di Sunlake Waterfront Resort & Convention Hotel, Jakarta. Pemenang luar kota yang tidak bisa hadir secara langsung ke Jakarta, hadianya akan dikirim via jasa pengiriman paket dengan biaya ditanggung masing-masing pemenang.
Hadiah & Penghargaan
– Trofi kejuaraan untuk 5 pemenang teratas.
– Dana pembinaan kepenulisan senilai total Rp15 juta.
– Sertifikat kejuaraan dari Dewan Pengurus Nasional PPWI.
– Seluruh peserta akan mendapatkan e-sertifikat dari Dewan Pengurus Nasional PPWI.
– 100 karya terbaik akan dikompilasi dan diterbitkan dalam buku berjudul “Cermin Retak untuk Polri”.
Panduan Mengikuti Lomba
– Kirimkan karya tulis Anda melalui email: lomba.menulis.ppwi@gmail.com.
– Sertakan: data diri lengkap Anda, foto KTP atau SIM atau Passport (untuk validasi, kerahasiaan data dijamin Panitia).
– Format subjek email: [NAMA PESERTA] – [JUDUL TULISAN].
– Keputusan dewan juri bersifat mutlak, final, dan tidak bisa diganggu-gugat.
– Hak cipta pada penulis, hak publikasi pada PPWI Nasional bersama jaringannya.
Biaya Pendaftaran
– Rp100.000 (seratus ribu rupiah).
– Transfer ke: Bank BNI, Nomor Rekening: 0243142926, Atas Nama: Persatuan Pewarta Warga Indonesia.
– Kirimkan bukti transfer bersama karya tulis Anda ke email: lomba.menulis.ppwi@gmail.com.
– Panitia memberi kesempatan semua pihak untuk menjadi sponsor kegiatan ini. Silahkan hubungi Panitia di nomor 081378957515 (Julian Caisar).
Sampaikan Suaramu
Kompetisi ini lebih dari sekadar lomba menulis, ini adalah platform untuk kebenaran, akuntabilitas, dan perubahan serta reformasi Polri. Bagikan kisahmu, inspirasi orang lain, dan bantu membangun Kepolisian Republik Indonesia yang lebih transparan dan professional sebagai pelayan masyarakat, pengayom masyarakat, pelindung masyarakat, dan penegak hukum yang berkeadilan berdasarkan kebenaran faktual.
Untuk pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi Panitia Pelaksana Lomba melalui: 081371549165 (Shony), atau 081378957515 (Julian), atau 089622901993 (Neneng). Informasi lomba juga dapat disimak di http://bit.ly/42wSOBN atau www.pewarta-indonesia.com. Mari kita mulai menulis!
Jakarta, 25 September 2025
Panitia Pelaksana
Tags: Lomba Menulis, PPWI
Baca Juga
-
27 Jan 2026
Indonesia di Persimpangan Davos: Menjadi Pemain Utama atau Sekadar Pion Catur Perdamaian?
-
25 Mei 2026
Meluruskan Logika Geopolitik dan Etika Kemanusiaan: Jawaban atas Paradoks Pembelaan Aktivisme Tanpa Prosedur
-
16 Sep 2025
Kombes Esty Setyo Nugroho Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan dan Hak Warga dalam Penugasan di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya
-
01 Feb 2026
134 Perangkat Elektronik Disita, JPU Bongkar Jejak Digital Tikus Koruptor di Sidang Marcella Santoso dkk
-
04 Nov 2025
Kasad Maruli Simanjuntak: Laksanakan Tugas dengan Baik, Maka Anda Akan Jadi Pemimpin yang Berhasil
-
18 Sep 2025
Sikat Koruptor! Kejaksaan Agung Dalami Kasus Korupsi Minyak Mentah dan Produk Kilang PT Pertamina
Rekomendasi lainnya
-
01 Nov 2025
Coretan Kecil tentang Wilson Lalengke, Suara Rakyat di Perserikatan Bangsa-Bangsa
-
30 Sep 2025
Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan Kemendikbudristek
-
03 Des 2025
Demi Integritas Demokrasi terkait Kontroversi Ijazah Jokowi, Wilson Lalengke Kirim Surat Terbuka ke UNESCO dan ASEAN
-
14 Agu 2025
Bos PT Sritex Jadi Tersangka! Diduga Rugikan Negara Rp1 Triliun Lebih dalam Kasus Kredit Fiktif
-
05 Nov 2025
Bayang-Bayang Hukuman Berat Mengintai Delapan Tersangka Korupsi Migas Pertamina
-
17 Des 2025
Dari Mimbar Masjid DPP Golkar, KH DR Dian Assafri Nasai: Pejabat Wajib Punya Budaya Malu, Jangan Jadi Raja Kecil


