liputan08.com GUNUNG PUTRI – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Kecamatan Gunung Putri meluncurkan program INJAK KAKI Sekolah, sebuah inisiatif pendataan langsung kondisi pendidikan di wilayahnya. Program ini bertujuan menyediakan data akurat dari PAUD hingga SMP sebagai dasar perencanaan dan kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran.
Selama ini, perencanaan pendidikan di Kabupaten Bogor seringkali mengandalkan data sekunder yang belum diverifikasi di lapangan. INJAK KAKI hadir untuk mengatasi masalah ini dengan melibatkan petugas kecamatan, perangkat desa, dan masyarakat dalam pendataan sarana-prasarana, kebutuhan guru, dan akses ke sekolah.
Koordinator program, Sri Mastuti, menegaskan pentingnya kehadiran langsung tim pendataan ke sekolah-sekolah agar tidak ada satu pun yang terabaikan. “Kami melihat langsung kondisi sekolah, mencatat kebutuhan nyata, dan akan memperjuangkan perbaikan berdasarkan data tersebut,” ujar Sri.
Temuan awal menunjukkan banyak PAUD dan TK kekurangan fasilitas bermain dan sanitasi yang memadai. SD dan SMP juga menghadapi masalah kekurangan guru, alat belajar, serta jaringan internet dan ruang laboratorium yang belum optimal.
Data yang terkumpul akan diolah dalam sistem digital terbuka agar dapat diakses oleh Dinas Pendidikan dan pemangku kepentingan lainnya. Hal ini diharapkan mendorong transparansi dan kebijakan pendidikan yang berlandaskan data valid.
Sri menambahkan, “Dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan komunitas, kami yakin program ini dapat menjadi model yang bisa diterapkan di kecamatan lain. Pendidikan berkualitas harus dimulai dari data yang benar dan aksi nyata.”
Tags: Program INJAK KAKI
Baca Juga
-
17 Okt 2024
Jaksa Agung RI Terima Penghargaan dari Jaksapedia dan Universitas Hasanuddin dalam Sound of Justice 2024
-
11 Feb 2025
Kejaksaan Agung Periksa 9 Saksi Terkait Kasus Impor Gula
-
08 Apr 2025
Gawat! Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun Ambil Langkah Tegas: Anggota Membelot Dibekukan dan Dicabut Keanggotaannya
-
07 Nov 2024
Jaksa Agung Dorong Peran Pemerintah Daerah dalam Pemberantasan Korupsi di Rakornas 2024
-
20 Jan 2025
Gaji Honorer Kota Depok Lebih Rendah dari Kuli Bangunan
-
25 Nov 2024
Pimpin Apel Tim Kesehatan Dukung Pilkada Serentak 2024, Ini Kata Sekda Ajat Rochmat Jatnika
Rekomendasi lainnya
-
19 Des 2025
Pemkab Bogor Tingkatkan Pengawasan Program MBG, Untuk Memastikan Makanan Siswa Aman dan Bergizi Baik
-
28 Apr 2025
Dari Infrastruktur Hingga Kesejahteraan: Jejak Pengabdian Danur Risprianto di DPRD Kota Semarang
-
04 Des 2024
Pengajian Al-Ikhbar PWI Kabupaten Bogor Membahas Kebersihan Hati Bersama KH Achmad Yaudin Sogir
-
08 Jan 2025
Polsek Tambora Tunjukkan Kepedulian, Selamatkan Pria Terbaring Lemah di Pinggir Jalan
-
13 Nov 2024
JAM-Intelijen Hadiri Apel Gelar Pasukan Penegakan Hukum 2024 di Mabes TNI Cilangkap untuk Dukung Indonesia Maju
-
08 Apr 2025
Kejaksaan Agung Periksa Istri dan Anak Tersangka HL Terakhir Kasus Korupsi Tata Niaga Timah




