Liputan08.com – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) akan patuh pada keputusan akhir terkait revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang saat ini masih dalam pembahasan di Komisi I DPR RI. Pernyataan ini merespons dinamika wacana publik yang berkembang mengenai beberapa aspek dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI, termasuk usulan perpanjangan usia pensiun perwira serta kemungkinan prajurit aktif menduduki jabatan di instansi pemerintahan.
“Jika keputusan negara sudah ditetapkan, kami akan loyal 100 persen. Tidak ada keraguan dalam hal itu,” ujar Maruli dalam keterangan pers saat mengunjungi Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, Rabu (12/3/2025).
Terkait perdebatan mengenai usia pensiun prajurit, Maruli menilai bahwa isu ini tidak perlu dibesar-besarkan karena masih dalam tahap pembahasan. Ia juga menekankan bahwa mekanisme demokrasi memungkinkan masyarakat untuk mengkritisi kebijakan tersebut melalui perwakilan mereka di parlemen.
“Soal kemungkinan perwira aktif TNI menduduki jabatan sipil, kekhawatiran yang beredar harus dipandang secara objektif. Narasi yang menyamakan ini dengan kembalinya dwifungsi ABRI adalah penyederhanaan berlebihan yang tidak berbasis data,” tegasnya.
Lebih lanjut, Maruli menyayangkan adanya upaya dari pihak-pihak tertentu yang dianggap membangun opini negatif terhadap TNI AD di media. Menurutnya, tuduhan bahwa institusi militer tengah berupaya mengembalikan pola pemerintahan Orde Baru merupakan asumsi yang tidak berdasar.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih kritis terhadap narasi yang bisa jadi berasal dari kepentingan asing yang ingin melemahkan kedaulatan nasional. “Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Keutuhan dan profesionalisme TNI AD adalah bagian dari pertahanan negara, dan kami akan tetap tunduk pada konstitusi,” tegas Maruli.
Pernyataan ini mencerminkan komitmen TNI AD dalam menjaga profesionalisme serta mengedepankan loyalitas kepada keputusan negara, sembari tetap mewaspadai potensi intervensi opini publik yang dapat merugikan stabilitas nasional.
Edit:Zakar
Tags: KSAD Maruli Simanjuntak: TNI AD Loyal pada Keputusan Negara, Waspadai Narasi Agen Asing
Baca Juga
-
17 Des 2024
JAM-Pidum Setujui 12 Kasus Restorative Justice, Termasuk Pencurian Paket di Samarinda
-
28 Jun 2025
Senat Mahasiswa FIB Undip Ajukan Hearing dengan DPRD Jateng: Wujudkan Literasi Politik Mahasiswa
-
07 Jan 2026
Pimpinan DPRD Kota Bogor Terima Silaturahmi Kapolresta Bogor Kota dalam Rangka Akhir Masa Tugas
-
28 Apr 2025
Adhyaksa International Run 2025: Wujud Solidaritas ASEAN dan Komitmen Pelestarian Lingkungan
-
22 Jan 2025
Korupsi Impor Gula Tersangka HAT Ditangkap Negara Rugi Rp578 Miliar
-
03 Nov 2024
Satgas 641/Bru Hadiri Perayaan HUT ke-68 GKI se-Tanah Papua, Dukung Keharmonisan dan Kemajuan Masyarakat
Rekomendasi lainnya
-
16 Okt 2024
Ketua PWI Jabar Kecam Keras Penganiayaan Terhadap Wartawan di Kabupaten Bogor
-
11 Jun 2025
Dinkes Bogor Klarifikasi Dugaan Malpraktik di RSUD KH. Idham Chailid Pelayanan Sesuai Prosedur
-
15 Okt 2024
Yonif 642/Kps Gelar Gotong Royong Pembangunan Jembatan Penghubung Antar Kampung Jagiro
-
09 Feb 2026
Bupati Bogor Tegaskan Peran Strategis Pers di Era Digital pada Peringatan HPN 2026
-
25 Nov 2024
Kejaksaan Agung Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Suap dan Gratifikasi Ronald Tannur
-
11 Jul 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegas: Pemerintahan Bersih Tanpa Korupsi Bukan Sekadar Slogan




