Liputan08.com Jakarta – Kejaksaan Agung Republik Indonesia, melalui Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (JAM-Pidmil), terus menunjukkan komitmennya dalam menangani perkara koneksitas yang melibatkan unsur sipil dan militer. Di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Dr. Mokhamad Ali Ridho, S.H., M.Hum., yang dilantik pada Oktober 2024, JAM-Pidmil memberikan perhatian serius terhadap tiga perkara besar dengan total kerugian negara mencapai triliunan rupiah.
Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa tugas JAM-Pidmil sangat strategis dalam mengoordinasikan penuntutan perkara yang dilakukan oleh Oditur serta menangani perkara koneksitas yang melibatkan berbagai pihak. “JAM-Pidmil harus mampu memimpin dengan baik, memastikan sinergi antara institusi penegak hukum, serta mengoptimalkan koordinasi dengan penyidik Polisi Militer, Oditur Militer, Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Negeri, dan aparat penegak hukum lainnya,” ujar Jaksa Agung.
Hingga Februari 2025, di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Dr. Mokhamad Ali Ridho, JAM-Pidmil tengah menangani tiga perkara besar, yaitu:
1.Kasus TWP AD (Tabungan Wajib Perumahan Angkatan Darat)
Dugaan korupsi dalam pengadaan lahan di Karawang dan Subang
Potensi kerugian negara mencapai Rp60 miliar
Saat ini dalam tahap proses penuntutan
2.Kasus Penyimpangan Kredit BRIguna Bank BUMN Cibinong
Dugaan penyalahgunaan kredit yang merugikan negara Rp71 miliar
Masih dalam proses penuntutan
3.Kasus Sewa Satelit Artemis Slot Orbit 123 derajat BT
Dugaan korupsi dalam sewa satelit yang menyebabkan kerugian negara sekitar Rp450 miliar
Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., optimalisasi peran JAM-Pidmil dalam menangani perkara koneksitas tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan sinergi lintas lembaga. “Kami terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Polisi Militer, Oditur Militer, dan satuan hukum di lingkungan TNI, untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan akuntabel,” ujar Harli Siregar.
Kejaksaan Agung menegaskan bahwa ketiga perkara ini menjadi fokus utama dalam upaya pemberantasan korupsi, khususnya di sektor yang melibatkan unsur militer dan sipil. Dengan langkah tegas ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan keuangan serta memastikan pemulihan kerugian negara secara maksimal.
Tags: JAM-Pidmil Prioritaskan Penanganan Tiga Perkara Koneksitas Bernilai Triliunan Rupiah
Baca Juga
-
23 Jan 2025
Kinerja 100 Hari JAM PIDMIL Kejaksaan RI Catat Berbagai Pencapaian Strategis
-
30 Apr 2026
KH Achmad Yaudin Sogir Tinjau Jembatan Putus di Cilebut Barat, Desak Percepatan Penanganan oleh BPBD
-
05 Nov 2024
Pangdam XII/Tpr Mayor Jenderal TNI Iwan Setiawan Motivasi Pemuda di Rumah Singgah Perbatasan RI-Malaysia, Berikan Bantuan Sembako dan Fasilitas Pendidikan
-
10 Okt 2024
Polsek Kebon Jeruk Gelar Penyuluhan Anti Tawuran di SMK Tri Arga 2 Kapolsek Sutrisno Tawuran Hancurkan Masa Depan
-
16 Okt 2024
Rudy Susmanto Targetkan 90 Persen Suara di Dapil 1 Pilkada Bogor 2024
-
08 Mar 2025
Perumda Tirta Kahuripan Rayakan HUT ke 44 Sekda Bogor Sampaikan Arahan Bupati untuk Tingkatkan Pelayanan Air Bersih
Rekomendasi lainnya
-
07 Agu 2025
Saksi-saksi Koruptor PT Pertamina Diusut Kejaksaan Agung: Kasus Tata Kelola Minyak Mentah dan Kilang
-
18 Apr 2025
Kejagung Periksa 8 Saksi Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina, Tersangka YF dkk Terancam Hukuman Berat
-
25 Jan 2025
Libur Panjang tapi Dompet Kosong? Ini 10 Ide Kocak agar Tetap Seru Tanpa Uang!
-
08 Mei 2025
Kejagung Sita Uang Rp479 Miliar Terkait Kasus TPPU Duta Palma Group Atas Nama PT Darmex Plantations
-
13 Mar 2026
Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Wilson Lalengke Berbuka Bersama di Kediaman Ustadz Anton Susanto
-
17 Apr 2025
Putusan Sela PN Jakarta Pusat Tegaskan Hendry Ch Bangun Sah Ketum PWI


