Liputan08.com Jakarta Barat, – Tawuran pelajar terus menjadi ancaman serius bagi keamanan dan masa depan remaja. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Unit Binmas Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menggelar penyuluhan dan pembinaan kepada siswa SMK Tri Arga 2 pada Kamis, 10/10/2024, untuk mencegah kenakalan remaja dan bahaya tawuran.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Kebon Jeruk, Iptu Hernowo Subagyo, SH, dan didampingi oleh Panit Binmas, Aiptu Daryanto. Penyuluhan diikuti puluhan pelajar yang antusias mendengarkan materi mengenai dampak negatif tawuran bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan.
Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Sutrisno, menekankan bahaya besar dari aksi tawuran. “Tawuran bukan sekadar perkelahian, tetapi tindakan yang dapat menghancurkan masa depan pelajar. Mereka tidak hanya merusak nama baik diri sendiri, tetapi juga mencoreng nama sekolah dan keluarga. Kami berharap para pelajar memahami pentingnya menjaga perdamaian dan menghindari pergaulan yang salah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis, 10/10/2024.

Sebagai bagian dari kegiatan, dilakukan deklarasi anti tawuran yang dipimpin oleh Unit Binmas. Para siswa SMK Tri Arga 2 secara simbolis berjanji untuk tidak terlibat tawuran dan berkomitmen menjaga solidaritas dan perdamaian di sekolah.
Iptu Hernowo menambahkan, “Kalian adalah generasi penerus yang harus menjadi agen perubahan. Hindari tawuran karena satu tindakan kecil dapat memiliki dampak besar dan merugikan.”
Dalam penyuluhan tersebut, siswa juga diberikan pengetahuan tentang konsekuensi hukum bagi pelajar yang terlibat tawuran, termasuk ancaman pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan sanksi pidana.
Andi, salah satu siswa peserta penyuluhan, menyatakan, “Kami jadi lebih paham bahwa tawuran bukan solusi, malah membuat hidup jadi sulit. Terima kasih kepada Polsek Kebon Jeruk atas penyuluhan ini. Kami akan lebih berhati-hati ke depannya.”
Acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang memperkuat komitmen siswa untuk menjaga ketertiban dan menghindari konflik. Polsek Kebon Jeruk berharap kegiatan serupa dapat mengurangi angka tawuran di Jakarta Barat dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.
Baca Juga
-
21 Jul 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Lanjutkan Normalisasi Kali Kemang, Atasi Pendangkalan dan Kurangi Risiko Banjir
-
23 Okt 2025
Kejati Sumsel Sikat Dugaan Korupsi Distribusi Semen, Tiga Lokasi di Palembang Digeledah
-
07 Apr 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Sinergi Perencanaan di Musrenbang RKPD 2026
-
16 Feb 2025
APDESI Kabupaten Bogor Usulkan Pengadaan Mobil Siaga Desa untuk Pelayanan Masyarakat
-
02 Okt 2024
5,5 Juta Kendaraan Sudah Daftar QR Pertalite, Terakhir Kapan?
-
27 Sep 2025
Kekerasan terhadap Jurnalis Ambarita di Bekasi, PPWI: Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers
Rekomendasi lainnya
-
13 Nov 2024
Kabar Gembira untuk Warga Perumahan Bogor Asri, Paslon No. 2 Bayu-Musa Janjikan Perbaikan Infrastruktur dan Drainase
-
28 Apr 2025
Adhyaksa International Run 2025: Wujud Solidaritas ASEAN dan Komitmen Pelestarian Lingkungan
-
14 Agu 2025
Bogor Pecahkan Rekor MURI, 2.000 Porsi Talas Kukus Warnai HUT RI ke-80
-
03 Agu 2026
Kualitas Belajar Bukan Ditentukan Banyaknya Pekerjaan Rumah
-
23 Des 2024
JAM-Intel Reda Manthovani Tegaskan Pentingnya Integritas dan Profesionalisme dalam Penegakan Hukum
-
29 Jun 2025
Prajurit Memborong Harapan: Satgas Yonif 700/WYC Bangkitkan Ekonomi Warga di Pedalaman Puncak Papua






