Liputan08.com CIBINONG– Untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama jajaran Polres Bogor melakukan pemusnahan 15 ribu botol minuman keras (miras) hasil dari berbagai operasi operasi yang dilakukan oleh petugas gabungan juga Satpol PP selama satu bulan. Pemusnahan ini disaksikan langsung oleh Pj. Bupati Bogor di Lapangan Tegar Beriman, pada Jumat (20/12/24).
Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri mengungkapkan, kegiatan pemusnahan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dan Polres Bogor dalam memberantas peredaran miras ilegal di wilayah Kabupaten Bogor. Pemusnahan miras ini bertujuan untuk mengurangi dampak negatif dari konsumsi miras, seperti meningkatnya angka kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, dan gangguan ketertiban umum.
“Pemusnahan 15 ribu botol miras ini hasil operasi gabungan bersama dengan jajaran Polres Bogor juga Satpol PP. Ini upaya antisipasi kami dalam menjaga kondusifitas Kabupaten Bogor, sebab diperkirakan wisatawan jalur Puncak pada Nataru tahun ini akan meningkat 30-50 persen yang akan ke Kabupaten Bogor. Saya himbau masyarakat pada perayaan tahun baru tidak melaksanakan kegiatan hura-hura yang mengundang keamanan dan ketertiban wilayah Kabupaten Bogor. Saya juga minta kepada desa dan camat untuk mengawasi penggunaan petasan dan kembang api,” tegas Pj. Bupati Bogor.
Selanjutnya, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menerangkan, hari ini dilaksanakan kegiatan pemusnahan yang dipimpin Pj. Bupati Bogor ini adalah upaya pencegahan terhadap kegiatan masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan.

“Kami akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap peredaran miras ilegal. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak berwajib jika menemukan adanya peredaran miras ilegal di lingkungan sekitar.” ujarnya.
Menurutnya, di Jawa Barat Kabupaten Bogor merupakan daerah dengan jumlah penduduk terbanyak tetapi angka kriminalitas secara nasional berada di posisi lima terbawah. Ini merupakan salah satu keberhasilan Pj. Bupati didukung TNI, POLRI, juga lapisan masyarakat sehingga kesadaran masyarakat Kabupaten Bogor sudah semakin baik.
“Ini harus kita pertahankan dan didukung sama-sama sadar hukum, berlalu lintas dan pembangunan lebih maju mengingat besar penduduk paling besar, sumber daya alamnya luar biasa ditambah Presiden Prabowo tinggal di Kabupaten Bogor mari sama-sama kita ciptakan situasi yang aman, kondusif untuk Kabupaten Bogor,” AKBP Rio Wahyu Anggoro menambahkan.
Di tempat yang sama, Dandim 0621, Letkol Inf. Anton Prasetyo menyatakan, untuk pengamanan Nataru dan menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Bogor, ia mengerahkan jajaran Kodim mengerahkan 683 personil.
“Mereka kita sebar di seluruh titik pengamanan untuk menjamin situasi aman dan ibadah nyaman,” tutupnya. (Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)
Baca Juga
-
04 Des 2024
Warga Petani Tambak Tuntut Pengembalian Sertifikat Tanah di Pengadilan Agama Tulang Bawang
-
12 Mar 2026
Moralitas yang Runtuh: Pelecehan Seksual dan Kezaliman Birokrasi di Imigrasi Muara Enim
-
15 Apr 2025
Danpasmar 1 Hadiri Pembukaan Diksarmil dan Pelatihan Manajerial SPPI Batch 3 Tahun 2025 di Jakarta Selatan
-
06 Okt 2025
Sekda Ajat Rochmat Jatnika Dorong Inovasi dan Adaptasi ASN Hadapi Tantangan Pemerintahan ke Depan
-
06 Jun 2025
Dengan Semangat Berkurban, Kita Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial di Kabupaten Bogor
-
16 Apr 2025
JAM Pidum Setujui 8 Kasus Diselesaikan Lewat Restorative Justice, Termasuk Pencurian Motor di Padang Lawas
Rekomendasi lainnya
-
05 Des 2024
CREW 8 Siap Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo Wujudkan Swasembada Pangan 2027
-
06 Sep 2026
NPCI Kabupaten Bogor Gelar Pelatcab, 210 Atlet Disiapkan Hadapi Kompetisi
-
31 Agu 2026
Rudy Susmanto Dorong Data Akurat untuk Masa Depan Bogor 10 Tahun ke Depan
-
14 Apr 2025
Pererat Persahabatan dan Kerja Sama Strategis, Presiden Prabowo Disambut Resmi oleh Presiden Mesir di Kairo
-
29 Agu 2026
Istighotsah Akbar Alqlam, Gus Sholeh Titip Pesan dan Doa untuk Pemimpin, Pj Bupati Bachril Bakri Dapat Apresiasi
-
29 Nov 2024
Kejaksaan Agung Periksa Lima Saksi Terkait Dugaan Korupsi Impor Gula





