Breaking News

Rudy Susmanto Dorong Digitalisasi Arsip dan Bangun Pusat Sejarah Kabupaten Bogor

Liputan08.com, CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto menyiapkan transformasi besar di bidang literasi dan pengelolaan kearsipan sebagai bagian dari arah pembangunan Kabupaten Bogor tahun 2027. Transformasi tersebut mencakup percepatan digitalisasi arsip seluruh perangkat daerah, peningkatan budaya membaca masyarakat, hingga pengembangan pusat dokumentasi sejarah Kabupaten Bogor.

Hal itu disampaikan Rudy Susmanto saat memimpin apel pagi sekaligus bersilaturahmi dengan jajaran Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor, Senin (2/11/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Rudy menegaskan bahwa kemajuan daerah tidak cukup hanya diukur dari pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Kualitas pendidikan, budaya literasi, serta tata kelola arsip yang modern juga menjadi indikator penting kemajuan pemerintahan dan masyarakat.

“Mulai 2027, kita ingin melakukan transformasi besar di Dinas Arsip dan Perpustakaan. Kita ingin budaya literasi masyarakat meningkat, digitalisasi arsip seluruh perangkat daerah dipercepat, dan dinas ini menjadi pusat informasi serta dokumentasi sejarah Kabupaten Bogor,” tegas Rudy.

Menurutnya, Dinas Arsip dan Perpustakaan harus mengambil peran lebih strategis. Tidak sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi menjadi motor penggerak peningkatan literasi dan modernisasi kearsipan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Salah satu fokus utama adalah membangun sistem pengelolaan arsip digital yang terintegrasi. Melalui sistem tersebut, seluruh dokumen pemerintahan diharapkan tersimpan secara sistematis, mudah ditelusuri, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

Rudy juga mendorong penguatan gerakan literasi, termasuk melalui kolaborasi dengan lingkungan sekolah dan berbagai perangkat daerah. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan sekaligus membangun budaya membaca sejak dini.

Tidak hanya berorientasi pada digitalisasi, Rudy memiliki gagasan menjadikan gedung Dinas Arsip dan Perpustakaan sebagai pusat edukasi sejarah Kabupaten Bogor.

Berbagai dokumen penting, catatan pemerintahan, serta rekam jejak perjalanan daerah diharapkan dapat dihimpun, dirawat, dan disajikan sebagai sumber pembelajaran bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kalau ingin mengetahui perjalanan Kabupaten Bogor sejak awal berdiri hingga hari ini, ke depan semuanya bisa dipelajari di Dinas Arsip dan Perpustakaan. Gedung ini harus mampu bercerita tentang sejarah dan perjalanan daerah kita,” ujarnya.

Di sisi lain, Bupati Bogor juga meminta evaluasi terhadap dukungan kelembagaan, fasilitas kerja, serta kesetaraan hak aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Arsip dan Perpustakaan.

Ia menegaskan, tidak boleh ada perangkat daerah yang dipandang hanya sebagai pelengkap. Setiap OPD memiliki tugas, fungsi, dan kontribusi strategis dalam mendukung pembangunan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Rudy menyebut pembahasan APBD Tahun Anggaran 2027 yang sedang berjalan harus dimanfaatkan untuk mempersiapkan program dan kebijakan transformasi tersebut secara terarah.

Karena itu, ia meminta seluruh jajaran Dinas Arsip dan Perpustakaan lebih proaktif menyampaikan gagasan, memperkuat kolaborasi, serta mengambil bagian dalam mewujudkan perubahan.

“Pemerintah Kabupaten Bogor membutuhkan Dinas Arsip dan Perpustakaan untuk berada di garda terdepan. Saya yakin Bapak dan Ibu memiliki banyak potensi dan ide. Mari kita bergerak bersama, membangun Kabupaten Bogor dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Transformasi yang disiapkan untuk 2027 ini diharapkan tidak hanya memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital, tetapi juga menjadikan literasi dan sejarah sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia Kabupaten Bogor.

Tags:

Baca Juga

Rekomendasi lainnya