Liputan08.com – Momentum bersejarah mewarnai hubungan bilateral antara Republik Indonesia dan Republik Bulgaria. Menjelang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara, Kedutaan Besar Bulgaria di Jakarta menyelenggarakan pertemuan bisnis tingkat tinggi (_Business Meeting_) yang mempertemukan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Ekonomi, Investasi, dan Industri Bulgaria, Mr. Alexander Poulev, dengan para pengusaha terkemuka dari Indonesia.
Pertemuan yang berlangsung hangat di Kedutaan Besar Bulgaria ini menjadi landasan penting dalam mengakselerasi kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi antara kedua negara. Dihadiri oleh delegasi resmi Bulgaria serta pucuk pimpinan asosiasi bisnis nasional Indonesia, forum ini menandai babak baru sinergi ekonomi yang saling menguntungkan.
Pertemuan bisnis tersebut dibuka secara resmi oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Bulgaria untuk Indonesia, H.E. Dr. Tanya Dimitrova. Dalam sambutannya, Dubes Dimitrova menekankan arti strategis kerja sama ekonomi kedua negara, terlebih momentum ini bertepatan dengan persiapan perayaan 70 tahun jalinan hubungan diplomatik Indonesia dan Bulgaria.
Selanjutnya, Wakil Perdana Menteri Alexander Poulev menyapa para tamu undangan dan menggarisbawahi peran krusial para pelaku usaha, asosiasi bisnis, serta klaster ekonomi Indonesia dalam memperluas dialog perdagangan dan mendorong arus investasi.
Mr. Poulev memaparkan keunggulan iklim usaha di Bulgaria yang sangat kondusif bagi investor global. Dengan sistem perpajakan yang sangat kompetitif, yaitu pajak tunggal (_flat rate_) sebesar 10%, serta biaya operasional dan kantor yang relatif rendah, Bulgaria menawarkan daya tarik tinggi sebagai gerbang investasi di kawasan Eropa. Lebih lanjut, Kementerian Ekonomi, Investasi, dan Industri Bulgaria berkomitmen menyederhanakan prosedur investasi dan memposisikan diri sebagai _single contact point_ guna memfasilitasi investor di setiap tahapan proyek.
Pihak Indonesia diwakili oleh jajaran pimpinan organisasi bisnis dan BUMN terkemuka. Tampak hadir delegasi dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, antara lain Ibu Joice Budisusanto, Bapak Alexander Datuk, Ibu Devi Erna Rachmawati, dan Bapak Martin Cimoranga.
Dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), hadir Wakil Ketua Umum Bapak Sanny Iskandar, Kepala Bidang Perikanan dan Peternakan Hendra Sugandhi, Didit Ratam dari Divisi Hubungan Internasional, Daniel Budiman selaku Deputi Departemen Investasi, Jahja Soenarjo selaku Wakil Divisi Perdagangan, serta Sherly Susilo selaku Direktur Perdagangan Internasional. Turut hadir pula Presiden Jababeka Group, Bapak Setyono Darmono, serta jajaran pimpinan perusahaan di bawah naungan DANANTARA dan BUMN seperti PT Pelabuhan Indonesia (PELINDO) dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN).
Dalam sesi diskusi terbuka yang dipimpin oleh Daniel Dobrev, Atase Perdagangan Kedutaan Besar Bulgaria, kedua pihak membahas berbagai rencana proyek investasi strategis. Bidang-bidang yang menjadi fokus utama meliputi Logistik dan Manufaktur, yakni dengan pembentukan Zona Ekonomi/Industri di Bulgaria dengan model Kemitraan Pemerintah dan Swasta (_Public-Private Partnership_/PPP).
Selain itu, kedua negara sepakat bekerja sama di sektor pertanian melalui pengembangan proyek agribisnis berkelanjutan, baik di Indonesia maupun di Bulgaria. Indonesia-Bulgaria juga akan dilakukan kerja sama di bidang teknologi tinggi dan AI untuk meningkatkan produksi bernilai tambah, pertukaran _know-how_, serta kolaborasi di bidang teknologi informasi (IT) dan kecerdasan buatan
Kedua belah pihak juga sepakat untuk mengoptimalkan penggunaan dana hibah dan fasilitas pendanaan Uni Eropa dalam merealisasikan proyek-proyek bilateral, terutama menyambut berlakunya Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) yang ditargetkan mulai efektif pada awal tahun 2027.
Menanggapi perkembangan positif ini, pengamat Hubungan Internasional, Wilson Lalengke, memberikan apresiasi tinggi atas langkah proaktif pemerintah Bulgaria dan para pelaku usaha Indonesia. Menurut Tokoh pers nasional ini, hubungan perdagangan dan investasi dapat memperkuat kerja sama dan saling mendukung di antara kedua negara yang memiliki populasi mayoritas Muslim ini.
Wilson Lalengke menekankan bahwa pemanfaatan momentum 70 tahun hubungan diplomatik ini tidak hanya memperkuat konektivitas ekonomi, tetapi juga memperkokoh solidaritas antarbangsa di tengah dinamika geopolitik global. Dengan dorongan kerja sama riil di bidang logistik, pertanian, hingga teknologi modern, kemitraan Indonesia-Bulgaria diyakini akan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat kedua negara.
Pertemuan bisnis yang berlangsung konstruktif ini ditutup dengan komitmen bersama dari Kedutaan Besar Bulgaria di Jakarta dan para pemangku kepentingan di Indonesia untuk terus menjaga dialog bisnis secara berkelanjutan demi terwujudnya investasi yang inklusif dan berdampak jangka panjang.
Tags: Indonesia-Bulgaria Pererat Kemitraan Strategis, Menjelang Peringatan 70 Tahun Hubungan Diplomatik
Baca Juga
-
02 Mei 2025
Hari Pendidikan Nasional dan Dilema Sarjana Pendidikan Antara Panggilan Profesi atau Rasionalitas Ekonomi
-
13 Mar 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto I’tikaf dan Shalat Tahajud Bersama Masyarakat pada 10 Hari Terakhir Ramadan
-
09 Agu 2026
Ibu Tidak Pernah Pergi, Sel-selnya Bisa Tetap Hidup dalam Tubuh Anak
-
11 Mar 2025
Terungkap! Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Tambora Ditangkap di Banyumas
-
30 Nov 2024
Polisi Amankan Enam Remaja dengan Sajam di Cengkareng
-
11 Jul 2025
Wajah Baru Puncak Mulai Terlihat, Warga Cisarua Apresiasi Langkah Nyata Pemkab Bogor
Rekomendasi lainnya
-
07 Nov 2025
Transformasi Digital dan SDM Unggul: bank bjb Jalin Kemitraan Strategis dengan Universitas Negeri Malang
-
05 Nov 2024
Satgas Yonif 642/Kps Anjangsana ke Rumah Guru SMP, Bapak Maros, di Distrik Teluk Etna
-
04 Nov 2025
Jiwa Bela Negara di Balik Dapur MBG: Letda Komcad Lulusan SPPI Wujudkan Patriotisme Lewat Pengabdian
-
28 Apr 2025
Gubernur Lampung Gunakan Helikopter di Kunjungan Perdana ke Tanggamus
-
15 Feb 2026
Rudy Susmanto Resmikan Jembatan Kali Jantung, Ratusan KK di Pabuaran Mekar Kini Lebih Aman dari Banjir
-
24 Okt 2025
Pemkab Bogor Tekankan Nasionalisme dan Profesionalisme Damkar Demi Pelayanan Prima





