JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam perkara dugaan korupsi pengadaan iklan yang menyeret sejumlah pihak di lingkungan Bank BJB dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Salah satu saksi yang dipanggil KPK pada Senin (14/9/2026) adalah Randy Kusumaatmadja (RND), mantan asisten pribadi eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK).
Randy diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. Pemeriksaan tersebut berlangsung di Kantor Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah IV Bandung.
“Pemeriksaan dilakukan di kantor Balai Pengembangan Kompetensi PU Wilayah IV Bandung,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (14/9/2026).
KPK belum membeberkan secara rinci materi yang akan digali penyidik dari Randy dalam pemeriksaan tersebut.
Selain Randy, penyidik KPK juga memanggil dua saksi lainnya, yakni Befiboi Rizqi Nurkanda, pengurus PT Tjuan Pakar Runding sekaligus mantan staf honorer Bagian Rumah Tangga Gubernur Jawa Barat, serta Wena Natasha Olivia yang tercatat sebagai ibu rumah tangga.
Pemeriksaan para saksi dilakukan di tengah proses penyidikan dugaan korupsi pengadaan iklan yang telah menetapkan lima orang sebagai tersangka.
Dalam perkara tersebut, KPK menduga perbuatan para tersangka mengakibatkan kerugian negara hingga Rp222 miliar. Lembaga antirasuah juga menduga dana tersebut mengalir untuk memenuhi kebutuhan nonbujeter.
Dari lima tersangka, empat orang telah ditahan KPK. Mereka adalah Widi Hartoto selaku Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB periode 2020-2024, Ikin Asikin Dulmanan selaku Direktur PT Cakrawala Kreasi Mandiri sekaligus pemilik PT Antedja Muliatama, Sophan Jaya Kusuma selaku Komisaris PT Cipta Karya Sukses Bersama, dan Suhendrik selaku Direktur PT Wahana Semesta Bandung Ekspres.
Para tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Sementara itu, pemeriksaan terhadap Randy Kusumaatmadja menjadi perhatian karena posisinya sebagai mantan asisten pribadi Ridwan Kamil. Namun, hingga kini KPK belum menjelaskan keterkaitan secara rinci antara keterangan Randy dengan perkara dugaan korupsi pengadaan iklan tersebut.
KPK masih mendalami perkara melalui pemeriksaan saksi dan pengumpulan alat bukti untuk mengungkap rangkaian dugaan tindak pidana korupsi tersebut.
Tags: KPK
Baca Juga
-
19 Jun 2026
Ketua BMSN: DKI Perlu Mencontoh KDM, Tunggakan Pajak Kendaraan Cukup Bayar Satu Tahun Berjalan
-
13 Des 2025
Disorot DPRD dan Akademisi, Persoalan Nangewer Mekar Menumpuk: Kepala MBG Diminta Fokus Jaga Distribusi dan Kualitas Gizi Anak
-
12 Des 2024
Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalur Kereta Besitang-Langsa
-
17 Okt 2024
KEJATI SUMSEL Sita Aset Yayasan Batang Hari Sembilan Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Palembang
-
08 Nov 2025
Dandim 0724/Boyolali Tinjau Lokasi Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih: Wujudkan Kemandirian Ekonomi Rakyat
-
08 Des 2024
Peringati HKSN dan Hari Disabilitas Internasional, Pj. Bupati Bogor Ajak Bangun Masyarakat Inklusif dan Berkeadilan
Rekomendasi lainnya
-
25 Jun 2025
Kabupaten Bogor Jadi Tuan Rumah Munas BEM SI ke-18, Ajat: Mahasiswa Penjaga Nurani Bangsa
-
10 Des 2024
Kejaksaan Agung Periksa Saksi Terkait Dugaan Korupsi Impor Gula
-
22 Mei 2026
Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Jadi Upaya Pemulihan Ekosistem Sungai Cileungsi
-
03 Jul 2025
Indonesia Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif, TNI Perkuat Diplomasi Militer
-
25 Apr 2025
Satu per Satu Saksi Diseret, Dugaan Korupsi Minyak Mentah Pertamina Diusut Tuntas
-
06 Jan 2026
Tim LPMI Bersama Wartawan Telusuri Dugaan Pengolahan Emas Ilegal di Sukajaya Bogor, Berujung Dugaan Kekerasan





