Breaking News

Kajati Jabar Teguh Darmawan Ingatkan Jaksa Hindari Flexing dan Jaga Nama Baik Institusi

liputan08.com CIREBON – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kajati Jabar) M Teguh Darmawan melakukan rangkaian kunjungan kerja ke tiga satuan kerja kejaksaan, yakni Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuningan, Kejari Kabupaten Cirebon dan Kejari Kota Cirebon, Kamis (10/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kajati Jabar didampingi Wakajati Jabar Dr. Desy Meutia Firdaus, Asisten Intelijen Donny Haryono Setyawan, S.H., M.H., Asisten Tindak Pidana Umum Agus Setiadi, S.H., M.H., Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Sulvia Triana Hapsari, S.H., M.Hum., Asisten Pidana Militer Erwin Desamarasolhan, S.H., serta Kabag TU Dr. Malemna Sura Anabertha BR Sembiring, S.H., M.H.

Kunjungan kerja tersebut tidak hanya menjadi agenda silaturahmi dan evaluasi internal, tetapi juga dimanfaatkan Kajati untuk meninjau langsung kondisi kantor serta sarana dan prasarana di masing-masing kejaksaan negeri.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah ruang barang bukti, termasuk bagaimana pengelolaan dan manajemen perawatan barang bukti dilakukan oleh jajaran.

Selain melakukan peninjauan, Kajati juga bertatap muka langsung dengan para pegawai di aula masing-masing Kejari untuk memberikan sejumlah arahan terkait pelaksanaan tugas dan menjaga marwah institusi.

Kajati menegaskan seluruh jajaran harus melaksanakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Setiap personel diharapkan menjaga kekompakan, saling mendukung, dan membangun kerja sama yang baik dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing bidang,” tegas Kajati.

Ingatkan Bahaya Flexing

Salah satu pesan yang mendapat perhatian dalam kunjungan tersebut adalah imbauan agar seluruh jajaran menerapkan pola hidup sederhana.

Kajati secara khusus mengingatkan personel untuk menghindari perilaku flexing, terutama memamerkan kemewahan melalui media sosial.

Menurutnya, penggunaan media sosial harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab karena setiap aktivitas personel dapat berdampak terhadap citra pribadi sekaligus nama baik institusi Kejaksaan.

“Penggunaan media sosial hendaknya dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab dengan tetap menjaga etika, kehormatan pribadi, serta nama baik institusi Kejaksaan,” pesannya.

Perkuat Pengamanan Internal

Kajati juga menekankan pentingnya pengamanan terhadap personel internal. Seluruh jajaran diminta meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap berbagai hal yang berpotensi mengganggu keamanan maupun pelaksanaan tugas.

Selain itu, seluruh personel diminta menjalankan setiap perintah dan arahan pimpinan secara konsisten dan penuh tanggung jawab, termasuk melaksanakan 7 Perintah Harian Jaksa Agung RI.

Arahan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai instruksi, tetapi benar-benar menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Kajati berharap seluruh pegawai Kejaksaan di wilayah Jawa Barat terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas dan kehormatan institusi serta menjalankan setiap tanggung jawab dengan penuh dedikasi.

“Melalui arahan tersebut, Kajati berharap seluruh pegawai dapat terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas dan kehormatan institusi, serta melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi demi terwujudnya Kejaksaan yang profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat,” demikian keterangan Kejati Jabar.

Tags:

Baca Juga

Rekomendasi lainnya