liputan08.com CITEUREUP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah terus mendorong peningkatan budaya literasi sejak usia dini. Upaya tersebut diwujudkan melalui program “Pustaka Ceria” yang menghadirkan pengalaman belajar interaktif, edukatif, dan menyenangkan bagi anak-anak.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor, Iwan Irawan mengungkapkan, program ini menyasar pelajar mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah dasar di wilayah Kabupaten Bogor. Melalui Pustaka Ceria, Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Bogor tidak hanya menjadi tempat membaca dan menyimpan koleksi buku, tetapi juga dikembangkan sebagai ruang edukasi, literasi, sekaligus rekreasi yang ramah anak.
Dalam pelaksanaannya, Pustaka Ceria menerima kunjungan dari sejumlah sekolah, di antaranya SDI Bilal bin Rabah. Para siswa diajak mengenal lingkungan perpustakaan, mengeksplorasi berbagai koleksi buku, serta mendapatkan pengenalan mengenai sejarah lokal Kabupaten Bogor.
Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan minat baca sekaligus membangun rasa ingin tahu dan penghargaan terhadap sejarah serta warisan daerah.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan bersama siswa TKS IT Rabbani, Kecamatan Citeureup. Anak-anak diajak membaca buku bersama, mengenal berbagai fasilitas perpustakaan, serta mengikuti sesi mendongeng edukatif yang dikemas secara interaktif menggunakan boneka tangan oleh pendongeng, Kak Adit.
Ia mengatakan, penguatan budaya literasi perlu dilakukan dengan pendekatan yang sesuai dengan karakter dan dunia anak.
“Kami ingin perpustakaan menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak-anak. Bukan hanya datang untuk membaca buku, tetapi juga belajar, bermain, mengenal sejarah, dan mendapatkan pengalaman baru,” katanya.
Dengan suasana yang menyenangkan, kami berharap minat baca dan kecintaan terhadap literasi dapat tumbuh secara alami sejak dini.
Ia menambahkan, program Pustaka Ceria merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun ekosistem literasi yang melibatkan sekolah, keluarga, perpustakaan, dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Menurutnya, anak-anak adalah generasi penerus, sehingga membangun kebiasaan membaca dan rasa ingin tahu sejak dini merupakan investasi penting bagi masa depan Kabupaten Bogor.
Melalui rangkaian kegiatan membaca, eksplorasi perpustakaan, pengenalan sejarah lokal, hingga seni mendongeng, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor berharap Pustaka Ceria dapat menjadi ruang yang mendorong tumbuhnya kreativitas, imajinasi, dan rasa ingin tahu anak.
Program tersebut sekaligus menjadi langkah untuk menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik yang semakin dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.(Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)
Tags: Pemkab Bogor
Baca Juga
-
03 Sep 2025
Pemkab Bogor Pastikan Perbaikan SDN Nangela Segera Dilakukan Pasca Robohnya Atap Ruang Kelas
-
16 Agu 2026
Tasyakuran HUT ke-81 RI, Warga Nanggewer Mekar Doakan Bangsa, Pemimpin dan Persatuan Indonesia
-
31 Jan 2026
Wakil Bupati Bogor Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Renovasi Masjid Besar Cileungsi
-
13 Mei 2026
OBI Van Goes To School Hadir di SMPN 3 Citeureup, Generasi Digital Diajak Mengenal Radio
-
29 Apr 2026
Siber24jam & Liputan08 Ikut Berduka Cita atas Wafatnya Jaksa Kejari Sinjai Isnawati Yamin
-
20 Mei 2025
9 Direktur Perusahaan Dijebloskan Jaksa Agung Aset Mewah Disita dalam Kasus Korupsi Impor Gula
Rekomendasi lainnya
-
24 Jan 2025
Hari Ke-4 Pencarian Longsor Petungkriyono: Tim Temukan Jenazah Korban ke-23
-
18 Mei 2026
Wabup Bogor Ade Ruhandi Dukung Aksi Nasional BPOM dan UNHAN Cegah Penyalahgunaan Obat Tertentu
-
24 Feb 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Tinjau Perbaikan Jalan Parung–Kemang Jelang Idul Fitri 1447 H
-
15 Des 2024
Lahirkan Semangat Baru, Kepengurusan HIMA KPI IAIN Laa Roiba Bogor 2024-2025 Resmi Dilantik!
-
03 Des 2024
Kejaksaan Agung Periksa 7 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Impor Gula
-
07 Okt 2024
Satgas Yonarhanud 15/DBY Berikan Wasbang Dan Peraturan Baris-Berbaris Kepada Pelajar SD di Perbatasan RI-RDT





