liputan08.com CIOMAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat lanjut usia melalui penguatan program pemberdayaan berbasis keluarga dan masyarakat. Salah satunya melalui Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia (BKL) Wijayakusuma di Kelurahan Padasuka, Kecamatan Ciomas.
Sekolah Lansia BKL Wijayakusuma merupakan wadah pembelajaran dan pembinaan bagi masyarakat lanjut usia yang mendapat dukungan dan fasilitasi dari
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor, Sussy Rahayu Agustini mengungkapkan, keberadaan sekolah lansia tidak hanya berorientasi pada aspek kesehatan, tetapi juga menjadi ruang bagi para lansia untuk belajar, bersosialisasi, meningkatkan pengetahuan, mengembangkan kemampuan, serta tetap aktif dan produktif di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Ia menyampaikan, peningkatan jumlah penduduk lanjut usia menjadi salah satu dinamika pembangunan yang perlu mendapat perhatian. Hal ini sejalan dengan meningkatnya angka harapan hidup masyarakat Kabupaten Bogor, yang tercatat mencapai 74,47 tahun untuk laki-laki dan 74,90 tahun untuk perempuan.
Karena angka harapan hidup terus meningkat, maka keberadaan Sekolah Lansia menjadi penting.
“Lansia bukan hanya penerima pelayanan, tetapi juga memiliki potensi, pengalaman dan peran yang dapat terus diberikan bagi keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, Sekolah Lansia BKL Wijayakusuma dapat menjadi contoh pemberdayaan lansia berbasis masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, para lansia didorong untuk menjalani masa lanjut usia secara sehat, mandiri, aktif, produktif dan bermartabat.
“Yang kita bangun bukan hanya lansia yang sehat secara fisik, tetapi juga sehat secara mental, memiliki ruang untuk bersosialisasi, tetap percaya diri dan merasa bahwa dirinya masih memiliki peran,” jelasnya.
Sekolah Lansia BKL Wijayakusuma memiliki sejumlah tujuan, di antaranya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam menjalani masa lanjut usia, meningkatkan kemandirian dan produktivitas, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta mendorong lansia untuk tetap aktif bersosialisasi.
Selain itu, program ini juga diarahkan untuk mengurangi risiko kesepian, stres dan isolasi sosial, sekaligus memperkuat peran keluarga dalam pendampingan dan pengasuhan lansia.
Kegiatan yang dilaksanakan pun tidak sebatas pemberian materi. Pembelajaran dikembangkan dalam bentuk aktivitas yang menyenangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan lansia.
Pada aspek kesehatan, kegiatan mencakup edukasi pola hidup bersih dan sehat, aktivitas fisik dan olahraga ringan, pemenuhan gizi, pemeriksaan kesehatan secara berkala, hingga upaya pencegahan penyakit dan menjaga kebugaran.
Sementara dari sisi psikologis, para lansia mendapatkan pembinaan mengenai kesehatan mental, pengelolaan stres, peningkatan rasa percaya diri, penanganan rasa kesepian serta penguatan pola pikir positif.
Sekolah Lansia juga menjadi ruang interaksi sosial melalui kegiatan kelompok, diskusi, berbagi pengalaman, kegiatan keagamaan, rekreasi dan aktivitas bersama yang memperkuat hubungan antarlansia.
Tidak kalah penting, aspek kemandirian dan produktivitas juga terus dikembangkan melalui kegiatan keterampilan dan hobi, aktivitas ekonomi produktif, pemanfaatan potensi lansia serta berbagai kegiatan yang memungkinkan mereka tetap berkontribusi bagi keluarga dan masyarakat.
Melalui Sekolah Lansia BKL Wijayakusuma, Pemkab Bogor berharap semakin banyak lansia yang dapat menjalani masa lanjut usia dengan sehat, mandiri, aktif, produktif dan bahagia. Pada saat yang sama, keluarga dan masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya memberikan ruang, perhatian dan dukungan bagi para lansia.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang semakin kuat sekaligus memastikan peningkatan usia harapan hidup berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bogor. (Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)
Tags: Sekolah Lansia BKL Wijayakusuma
Baca Juga
-
15 Mei 2025
Presiden Prabowo Sambut PM Australia Anthony Albanese, Tegaskan Persahabatan Abadi Indonesia-Australia
-
25 Mei 2026
Irawansyah Banding ke Pengadilan Tinggi Bandung, Soroti Dugaan Cacat Hukum Seleksi Mediator PN Cibinong
-
30 Apr 2025
Kerjasama PWI-BTN Diteken, Tahap Pertama Akan Diserahkan 100 Unit Rumah Subsidi Untuk Wartawan Di Jabodetabek
-
16 Agu 2026
Jadi Paskibraka, Pelajar Bogor Maknai Kemerdekaan dengan Nasionalisme
-
26 Jun 2026
Diskominfo Sosialisasikan PSE Demi Tata Kelola Sistem Elektronik yang Tertib dan Terintegrasi
-
31 Okt 2025
Dua Siswa MAN 1 Bogor Raih Juara 1 dan 2 MTQ se-Jabodetabek, Bukti Pembinaan Keagamaan yang Unggul
Rekomendasi lainnya
-
26 Mei 2026
Rudy Susmanto Apresiasi Presiden Prabowo, Sapi Kurban 1,2 Ton untuk Warga Bogor Disembelih di Pakansari
-
04 Nov 2024
Ibu Ronald Tannur Jadi Tersangka Suap dan Gratifikasi di PN Surabaya, Diduga Berikan Uang Rp3,5 Miliar ke Oknum Hakim
-
06 Mei 2026
Rudy Susmanto Apresiasi DPRD, Pemkab Bogor Dorong Perda Perlindungan Masyarakat Adat
-
27 Okt 2024
Ratusan Anggota Pemuda Pancasila Jakarta Timur Gelar Jalan Sehat dan Bagikan Susu Gratis, Rayakan HUT Ke-65 dengan Aksi Damai untuk Pilkada Aman 2024
-
22 Sep 2025
KH. Achmad Yaudin Sogir Apresiasi Kantah Bogor I, Dorong Percepatan Sertifikasi Wakaf untuk Sarana Ibadah dan Pendidikan
-
27 Feb 2026
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Perbaikan Jalan Terdampak Proyek Bendungan Cijurey





