liputan08.com BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah mengkaji pengembangan kereta gantung sebagai alternatif transportasi massal di kawasan Puncak. Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur wisata tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan rencana kereta gantung merupakan salah satu alternatif transportasi yang tengah disiapkan Pemkab Bogor sesuai arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto.
“Rencana pembangunan kereta gantung di kawasan Puncak merupakan salah satu alternatif pengembangan transportasi untuk meningkatkan konektivitas sekaligus mengurangi tekanan lalu lintas di jalur Puncak,” kata Ajat.
Menurut Ajat, kereta gantung nantinya diarahkan untuk menghubungkan sejumlah titik strategis di kawasan Puncak. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan pilihan transportasi bagi masyarakat dan wisatawan sehingga ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dapat dikurangi.
Tak hanya untuk transportasi, pengembangan kereta gantung juga diharapkan mendukung sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat, termasuk UMKM serta destinasi wisata di kawasan Puncak.
“Selain fungsi transportasi, kereta gantung diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi lokal,” ujarnya.
Namun, Ajat menegaskan rencana tersebut masih dalam tahap kajian dan belum memasuki tahap pembangunan. Pemkab Bogor akan memastikan seluruh aspek teknis dan tata kelola dikaji secara menyeluruh.
Kajian meliputi trase, kapasitas angkutan, keselamatan, dampak lingkungan, kesesuaian tata ruang, kebutuhan lahan, integrasi dengan moda transportasi lain hingga kelayakan investasi.
“Rencana ini masih memerlukan kajian komprehensif, baik dari sisi teknis, keselamatan, lingkungan, tata ruang, kebutuhan lahan, integrasi moda transportasi maupun kelayakan investasinya,” kata Ajat.
Ia menambahkan, pengembangan transportasi di Puncak diharapkan tidak sekadar menjadi solusi kemacetan, tetapi juga mendukung penataan kawasan wisata yang lebih terintegrasi, aman dan berkelanjutan.
Tags: Ajat Rochmat Jatnika, Sekda Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
22 Feb 2025
Kecelakaan di Tol Ungkap Jaringan Narkoba, Polda Jateng Sita 12 Kg Sabu
-
04 Nov 2025
Rudy Susmanto Dampingi Gubernur Jabar Bahas Bantuan untuk Warga Terdampak Penutupan Tambang
-
08 Feb 2025
Mensos Saifullah Yusuf dan Pj. Bupati Bogor Bahas Solusi Masalah Sosial Targetkan Kemiskinan Nol Persen di 2026
-
18 Okt 2024
Kejaksaan Agung Periksa Saksi Terkait Dugaan Korupsi PT Duta Palma Group
-
27 Mei 2025
Plt Ketua PWI Jawa Barat, Danang Donoroso Jurnalis Harus Terus Berkarya, Bukan Sekadar Memegang Sertifikat UKW
-
07 Jan 2026
Pimpinan DPRD Kota Bogor Terima Silaturahmi Kapolresta Bogor Kota dalam Rangka Akhir Masa Tugas
Rekomendasi lainnya
-
16 Okt 2025
Ironi Pendidikan: Program Digitalisasi Ternoda Korupsi, Harapan Siswa Pun Luka
-
03 Okt 2025
Bupati Rudy Susmanto dan Kwarcab Kabupaten Bogor Sabet Penghargaan Pramuka Jawa Barat 2025
-
05 Mei 2026
Bupati Bogor Kukuhkan KONI 2026–2030, Titip Harapan Besar Prestasi Nyata
-
26 Jun 2025
Dikepung Kejagung, AJP Tumbang! DPO KUR BRI Rp9 Miliar Akhirnya Diciduk
-
25 Jul 2026
Ketua DPRD Sastra Winara: Pakansari Siap Harumkan Nama Bogor di Piala AFF 2026
-
06 Nov 2024
Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya Lakukan Penggeledahan di Kantor CV. Agro Techno, Terkait Dugaan Korupsi Penyaluran KUR di Bank BUMN






