Liputan08.com, Tanggamus – Kesabaran masyarakat di Kecamatan Cukuh Balak, Limau, dan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung, mulai menipis.
Janji politik Bupati Tanggamus, Saleh Asnawi, saat kampanye Pilkada 2024 untuk membangun jalan penghubung menuju Kabupaten Pringsewu melalui Desa Kacamarga hingga tembus ke Kecamatan Pardasuka, kembali ditagih warga.
Bagi masyarakat di wilayah pesisir Tanggamus, pembangunan jalan tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan kebutuhan mendesak yang telah lama dinantikan. Hingga kini, realisasi pembangunan yang dijanjikan belum juga terlihat, padahal akses tersebut diyakini akan menjadi solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Selama bertahun-tahun, warga Kecamatan Cukuh Balak, Limau, dan Kelumbayan yang hendak menuju Pringsewu maupun Bandar Lampung terpaksa memutar melalui Kota Agung atau Kecamatan Bulok. Selain jaraknya jauh, sebagian ruas jalan yang dilalui juga mengalami kerusakan sehingga waktu perjalanan dapat mencapai tiga hingga lima jam.
Padahal, apabila jalan tembus melalui Desa Kacamarga menuju Kecamatan Pardasuka dibangun, jarak tempuh diperkirakan hanya sekitar 15 kilometer dengan waktu perjalanan sekitar 30 menit. Kondisi itu dinilai akan memangkas biaya transportasi, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta memudahkan akses masyarakat terhadap pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Salah seorang warga, Musleh, berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus segera merealisasikan janji yang pernah disampaikan saat kampanye.
“Kami sangat berharap Bupati Saleh Asnawi memenuhi janji kampanyenya. Jalan ini bukan hanya mempermudah perjalanan, tetapi juga akan menggerakkan ekonomi masyarakat. Petani lebih mudah membawa hasil panen, pedagang lebih cepat menjual barang dagangannya, dan biaya transportasi juga jauh lebih murah,” ujar Musleh,Rabu (29/7/2026)
Menurutnya, selama ini masyarakat harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit akibat akses jalan yang jauh dan memutar. Kondisi tersebut dinilai menghambat aktivitas ekonomi sekaligus menyulitkan warga yang membutuhkan layanan publik secara cepat.
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Minak Jagabangsa. Ia menegaskan pembangunan jalan penghubung tersebut sudah menjadi kebutuhan mendesak, bukan lagi sekadar wacana.
“Jalan ini sudah lama diharapkan masyarakat. Kami bukan sekadar menagih janji politik, tetapi mengingatkan pemerintah bahwa pembangunan ini akan membawa manfaat besar bagi ribuan warga. Kami berharap pemerintah segera memasukkan pembangunan jalan ini sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah,” katanya.
Sementara itu, putra daerah Tanggamus, Dr Dian Assafri Nasai, menilai pembangunan jalan tersebut akan menjadi titik awal percepatan pembangunan kawasan pesisir Tanggamus.
“Kalau jalan ini terbangun, manfaatnya luar biasa. Anak-anak yang kuliah di Pringsewu tidak perlu lagi mengeluarkan biaya kos karena bisa pulang pergi setiap hari. Begitu juga masyarakat yang membutuhkan pelayanan rumah sakit atau instalasi gawat darurat akan jauh lebih cepat mendapatkan penanganan. Selain itu, roda perekonomian masyarakat akan tumbuh karena distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan perdagangan menjadi lebih lancar,” ujarnya.
Menurut masyarakat, pembangunan jalan penghubung Limau–Kelumbayan menuju Pringsewu bukan hanya akan memangkas waktu perjalanan, tetapi juga membuka peluang investasi, meningkatkan daya saing hasil pertanian dan perkebunan, memperluas akses pendidikan, mempercepat pelayanan kesehatan, serta mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pesisir Kabupaten Tanggamus.
Masyarakat kini berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus segera menunjukkan langkah nyata dengan memasukkan pembangunan jalan tersebut ke dalam program prioritas daerah. Warga menilai komitmen yang pernah disampaikan saat kampanye Pilkada 2024 harus diwujudkan melalui realisasi pembangunan, bukan berhenti sebagai janji politik semata.
Bagi ribuan warga di Kecamatan Cukuh Balak, Limau, dan Kelumbayan, jalan tembus menuju Pringsewu bukan lagi sekadar harapan, melainkan kebutuhan yang telah lama dinanti demi terwujudnya kesejahteraan, pertumbuhan ekonomi, serta pemerataan pembangunan di Kabupaten Tanggamus.
Tags: Bupati Tanggamus, Janji Politik, Warga Cukuh Balak
Baca Juga
-
18 Okt 2026
Laksa Pak Inin Cihideung Diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda, Bupati Bogor Dukung Pelestarian Kuliner Lokal
-
01 Jan 2025
PWI Kota Bogor Gelar Open MiC Pemkot dan DPRD Kota Bogor Soroti Capaian Strategis Sepanjang 2024
-
04 Sep 2025
Mendikbudristek 2019-2024 NAM Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook
-
15 Mar 2025
PWI Apresiasi Tim Sparta Polresta Surakarta atas Aksi Sosial Pembagian Sembako
-
04 Mar 2025
Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Tinjau Lokasi Bencana, Pastikan Evakuasi dan Bantuan Berjalan Lancar
-
09 Jul 2026
KH Achmad Yaudin Sogir Soroti Ratusan MI Minim Sarana Belajar: Jangan Biarkan Anak Bangsa Menuntut Ilmu di Atas Tikar
Rekomendasi lainnya
-
26 Nov 2024
Kodam I/BB Siagakan PRCPB untuk Tangani Bencana Banjir dan Longsor di Empat Kabupaten Tapanuli Selatan
-
27 Okt 2024
Kejaksaan Agung Periksa 3 Saksi dalam Kasus Korupsi dan TPPU PT Duta Palma Group
-
07 Jun 2026
PERCASI dan ASPRUMNAS Gelar Kejuaraan Catur Pelajar Se-Jabodetabek, Semarakkan HUT ke-13 ASPRUMNAS
-
11 Jul 2025
Pemkab Bogor Gerak Cepat Atasi Jebolnya Tanggul Sungai di Ciseeng, Ratusan Kolam Ikan Warga Diselamatkan
-
30 Okt 2026
Lelang Gelap Aset Nasabah, PT BAF Digugat ke PN Jakarta Timur, Wilson Lalengke Ingatkan Publik Terkait Perusahaan Leasing Nakal
-
01 Nov 2024
Dishub Kabupaten Bogor Gelar Operasi Gabungan untuk Kendaraan Over Dimensi dan Over Load di Ciawi


