Liputan08.com Jakarta, 4 September 2025 — Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) resmi menetapkan NAM, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia periode 2019-2024, sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait program digitalisasi pendidikan melalui pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang kuat, termasuk keterangan dari 120 saksi, 4 ahli, dokumen surat, petunjuk, dan barang bukti lainnya.
Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, S.H., M.H., “NAM selaku Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi telah melakukan sejumlah tindakan yang mengarah pada penyimpangan dalam proses pengadaan alat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berupa Chromebook. Mulai dari pertemuan dengan pihak Google Indonesia, penguncian spesifikasi teknis, hingga penerbitan regulasi yang mengunci penggunaan Chrome OS, yang akhirnya menyebabkan kerugian negara diperkirakan mencapai Rp1,98 triliun.”(4/9/2025)
Lebih rinci, Anang menjelaskan bahwa pada Februari 2020, NAM melakukan beberapa pertemuan dengan Google Indonesia untuk membahas produk Google for Education, termasuk Chromebook yang akan diprioritaskan dalam program pengadaan TIK di Kemendikbudristek. Pada 6 Mei 2020, NAM mengadakan rapat tertutup dengan sejumlah pejabat terkait yang membahas pengadaan alat tersebut, dengan pengamanan tinggi untuk menghindari kebocoran informasi.
“Dalam proses pengadaan, NAM juga memberikan perintah agar juknis dan juklak dibuat secara spesifik mengunci penggunaan Chrome OS, serta menerbitkan Permendikbud Nomor 5 Tahun 2021 yang mempertegas spesifikasi tersebut. Hal ini jelas bertentangan dengan Peraturan Presiden dan aturan pengadaan barang/jasa pemerintah yang berlaku,” jelas Anang.
Kasus ini kini dalam proses penyidikan lebih lanjut, dan NAM akan menjalani masa tahanan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Negara Salemba, cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Anang menambahkan, “Kami akan terus bekerja secara profesional dan transparan agar kasus ini dapat diselesaikan secara hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku demi kepentingan keadilan dan pemberantasan korupsi di Indonesia.”
Reporter:Zakar
Tags: Mendikbudristek 2019-2024 NAM Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook
Baca Juga
-
17 Jun 2025
Korupsi CPO Rp11,88 Triliun Kejagung Bungkam Langkah Para Raksasa Sawit
-
05 Mar 2025
Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Kabupaten Bogor dalam Pencegahan Korupsi
-
08 Des 2024
Satgas Yonif 641/Bru di Pos Eragayam Borong Hasil Tani Mama Papua, Tingkatkan Ekonomi Lokal
-
31 Des 2024
Kodam I/Bukit Barisan Berbagi Makanan Bergizi untuk 250 Dhuafa dan Anak Yatim di Medan Belawan
-
08 Mei 2025
Dewan Pers dan Kejaksaan Agung RI Finalisasi MoU untuk Dukung Penegakan Hukum dan Kemerdekaan Pers
-
03 Nov 2025
Wali Kota Bogor Tinjau Finalisasi Revitalisasi Lapangan Mini Soccer Taman Manunggal
Rekomendasi lainnya
-
06 Okt 2025
Dedie Rachim Bangga, 15 Pasang Mojang Jajaka Kota Bogor Tunjukkan Kreativitas Terbaik
-
12 Feb 2025
Sekda Kabupaten Bogor Hadiri Pertemuan Strategis di Subang, Soroti Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat
-
02 Feb 2025
Menteri LHK Hanif Faisol Tinjau Situ Lido dan Tekan Tambang Ilegal di Kabupaten Bogor
-
05 Mar 2025
Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Kabupaten Bogor dalam Pencegahan Korupsi
-
14 Mei 2025
Polres Magetan Ungkap Tiga Kasus Premanisme Selama Operasi Kepolisian Kewilayahan
-
23 Apr 2026
Gus Sholeh Gelar Pengajian Akbar di Kota Wisata Cibubur, Santuni 400 Jamaah sebagai Wujud Amanah Ilahi


