KH Achmad Yaudin Sogir Soroti Ratusan MI Minim Sarana Belajar: Jangan Biarkan Anak Bangsa Menuntut Ilmu di Atas Tikar
Liputan08.com, BOGOR – Anggota DPRD Kabupaten Bogor sekaligus Wakil Ketua Komisi I, KH Achmad Yaudin Sogir, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi sarana pendidikan di sejumlah Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Bogor. Hingga kini, masih ditemukan siswa yang harus mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan duduk di atas tikar karena tidak memiliki bangku dan meja belajar yang memadai.
Salah satu kondisi tersebut terlihat di MI Raudlatul Falah 1 yang berada di Kampung Jambu RT 02 RW 12, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Raudlatul Falah itu masih mengalami keterbatasan fasilitas belajar.
Menurut KH Achmad Yaudin Sogir, kondisi tersebut menjadi ironi di tengah pesatnya pembangunan berbagai infrastruktur di Kabupaten Bogor. Ia menilai, pendidikan dasar, khususnya madrasah, harus menjadi perhatian serius karena menyangkut masa depan generasi bangsa.
“Sangat memprihatinkan ketika di era digital masih ada anak-anak madrasah yang belajar di atas tikar karena tidak memiliki bangku dan meja. Ini bukan sekadar persoalan fasilitas, tetapi menyangkut hak anak untuk memperoleh pendidikan yang layak. Jangan sampai pembangunan yang megah mengabaikan kebutuhan dasar pendidikan,” tegas KH Achmad Yaudin Sogir,Kamis (9/7/2026).
Ia mengatakan, Kabupaten Bogor memiliki kemampuan anggaran yang besar sehingga sudah sepatutnya pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan sarana belajar madrasah yang selama ini masih terbatas.
“Saya akan memperjuangkan agar pada tahun ini tersedia program hibah bangku bagi Madrasah Ibtidaiyah yang belum memiliki bangku dan meja belajar. Pendidikan harus menjadi investasi utama daerah, karena dari ruang-ruang kelas sederhana inilah masa depan bangsa dibangun,” ujarnya ,Kamis (9/7/2026).
Selain mendorong dukungan dari pemerintah daerah, KH Achmad Yaudin Sogir juga akan mengusulkan agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Sukaraja menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu kebutuhan sarana pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah.
“Perusahaan memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitarnya. Saya akan meminta agar program CSR diarahkan untuk membantu madrasah, terutama penyediaan bangku dan sarana belajar lainnya. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sangat diperlukan agar tidak ada lagi siswa yang belajar dalam kondisi yang memprihatinkan,” katanya.
Senada dengan itu, Ketua LSM Indonesia Education, Miftahudin, menilai masih banyak Madrasah Ibtidaiyah yang membutuhkan perhatian pemerintah, khususnya terkait fasilitas belajar yang layak. Ia berharap upaya yang diperjuangkan KH Achmad Yaudin Sogir dapat segera terealisasi sehingga seluruh siswa madrasah di Kabupaten Bogor memperoleh hak pendidikan dengan sarana yang memadai.
Tags: KH Achmad Yaudin Sogir
Baca Juga
-
19 Feb 2025
Pengajian Rutin Al-Ikhbar PWI Kabupaten Bogor Kembali Digelar, KH Achmad Yaudin Sogir Sampaikan Tausiah Menjelang Ramadan
-
16 Mei 2025
Jaksa Agung Terima Kunjungan Mendiktisaintek, Bahas Penguatan Pendampingan Hukum di Dunia Pendidikan Tinggi
-
13 Jun 2025
Warga Antusias Urus NIB Gratis di Kabogorfest 2025, Dinas Koperasi dan UMKM Permudah Proses
-
06 Jan 2025
TNI Selalu Hadir untuk Rakyat: Satgas Yonif 641/Bru Perbaiki Instalasi Listrik Warga di Yalimo
-
31 Des 2024
Mutasi Jabatan Akhir Tahun 2024 di Polda Jateng, Langkah Strategis Tingkatkan Kualitas Pelayanan di Tahun 2025
-
31 Jul 2025
Pangeran Sultan Pengayom Adat Desak Pemkab Tanggamus Buka Akses dan Usut Perusakan Hutan Usai Banjir Bandang Cukuh Balak
Rekomendasi lainnya
-
14 Jan 2026
Pemkab Bogor Anggarkan Rp100 Miliar untuk Pembebasan Lahan Jalan Khusus Tambang Cigudeg–Rumpin
-
29 Apr 2025
MK Pertegas Batasan UU ITE Lembaga dan Korporasi Tak Bisa Gunakan Pasal Penghinaan
-
20 Apr 2026
Sentuhan Prajurit Rajawali di Tanah Papua: Pangkas Rambut, Tebar Kepedulian untuk Generasi Negeri
-
17 Jan 2025
Pj Bupati Bogor Gelar Pengajian Bulanan, Ajak Warga Tingkatkan Rasa Syukur dan Semangat Belajar
-
13 Okt 2026
Dari Solo ke Singapura dan Australia, Jejak Pendidikan Gibran Jadi Momentum Evaluasi Sistem Pendidikan Nasional
-
10 Apr 2026
Gerak Cepat Polisi! Dua Copet yang Resahkan Warga Jatinegara Berhasil Diamankan






