Breaking News

Pembina Al Qalam Gus Sholeh: Libatkan Allah dalam Setiap Langkah Kehidupan dan Tugas Jurnalistik

Liputan08.com, CIBINONG  – Pembina Pengajian Jurnalis Al Qalam, Gus Sholeh, mengajak insan pers untuk senantiasa melibatkan Allah SWT dalam setiap langkah kehidupan, termasuk saat menjalankan tugas jurnalistik. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Pengajian Jurnalis Al Qalam yang berlangsung di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (12/6/2026).

Di hadapan puluhan jurnalis dari berbagai media, Gus Sholeh menegaskan bahwa profesi jurnalis bukan sekadar pekerjaan mencari dan menyampaikan informasi, tetapi juga amanah yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

“Jangan pernah merasa berjalan sendiri. Libatkan Allah dalam setiap langkah, setiap keputusan, setiap tulisan, dan setiap perjuangan kita. Ketika Allah dilibatkan, insya Allah langkah kita akan lebih terarah dan dijauhkan dari kesalahan,” ujar Gus Sholeh.

Ia mengingatkan bahwa Allah SWT telah memerintahkan hamba-Nya untuk bertawakal setelah berikhtiar sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an:

“Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang-orang yang bertawakal.”
(QS. Ali Imran: 159)

Menurut Gus Sholeh, ayat tersebut mengajarkan bahwa setiap usaha harus dibarengi dengan ketergantungan hati kepada Allah. Begitu pula dalam dunia jurnalistik, seorang wartawan harus bekerja secara profesional namun tetap menyandarkan harapan dan perlindungan kepada Sang Pencipta.

“Jurnalis sering berada di lapangan menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, jangan hanya mengandalkan kemampuan diri. Awali pekerjaan dengan doa, niatkan untuk kebaikan, dan serahkan hasilnya kepada Allah SWT,” katanya.

Gus Sholeh juga mengutip sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Tirmidzi:

“Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu.”
(HR. Tirmidzi)

Menurutnya, hadis tersebut menjadi pedoman penting bagi setiap muslim, termasuk para jurnalis, agar senantiasa menjaga perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau kita menjaga hubungan dengan Allah, maka Allah akan menjaga kita. Ketika seorang jurnalis menjaga kejujuran, menjaga amanah, dan menjaga integritas, maka Allah akan membuka jalan kebaikan yang tidak disangka-sangka,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga niat dalam menjalankan profesi. Sebab, karya jurnalistik yang dilandasi keikhlasan dapat menjadi ladang amal dan sarana memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

“Tulislah kebenaran dengan hati yang bersih. Jadikan profesi ini sebagai jalan ibadah dan pengabdian. Jangan hanya mengejar popularitas atau kepentingan sesaat, tetapi carilah ridha Allah dalam setiap karya yang kita hasilkan,” tegas Gus Sholeh.

Menutup nasihatnya, Gus Sholeh mengajak seluruh anggota keluarga besar Al Qalam untuk terus memperkuat silaturahmi, memperdalam ilmu agama, dan menjaga semangat kebersamaan di tengah tantangan dunia media yang semakin kompleks.

“Selama Allah menjadi tujuan utama, insya Allah langkah kita akan diberi keberkahan. Mari jadikan Al Qalam bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga tempat bertumbuh menjadi pribadi yang lebih dekat kepada Allah dan lebih bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya.

Baca Juga

Rekomendasi lainnya