Breaking News

Kadis Diskominfo Bambang Widodo Tawekal Dorong Transformasi Digital Koperasi Lewat Pelatihan Pemasaran Berbasis AI

liputan08.com CIBINONG – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, menegaskan pentingnya transformasi digital bagi koperasi agar mampu bersaing di era modern. Hal itu disampaikannya saat membuka pelatihan pemasaran digital berbasis teknologi bagi pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Aula Diskominfo, Senin (6/4/2026).

Kegiatan yang digelar oleh Diskominfo bersama Dinas Koperasi dan UMKM (DiskopUMKM) Kabupaten Bogor, serta Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Komunikasi dan Digital Bandung ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Bogor.

“Pelatihan ini merupakan langkah awal yang sangat strategis dalam memperkuat kapasitas digital pengelola koperasi. Koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar bisa bersaing dan berkembang,” ujar Bambang.

Ia menekankan bahwa penguatan koperasi tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan kelembagaan, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Peningkatan kapasitas SDM menjadi kunci utama. Dengan kemampuan digital yang baik, koperasi akan lebih mudah berkembang dan memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Bambang juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kemajuan koperasi. Menurutnya, Diskominfo memiliki peran strategis dalam publikasi dan sosialisasi agar masyarakat semakin memahami manfaat koperasi dan tertarik untuk bergabung.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pelatihan ini sekaligus menjadi pengenalan awal pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dalam pemasaran produk.

“Sekarang pemasaran tidak lagi terbatas secara konvensional. Dengan digitalisasi, produk koperasi bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Bahkan dengan AI, proses pembuatan konten menjadi lebih cepat dan efektif,” tambahnya.

Ia berharap ke depan pelatihan serupa dapat diperluas, baik melalui penambahan peserta maupun pelaksanaan secara daring, mengingat jumlah pengurus koperasi di Kabupaten Bogor yang cukup besar.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPSDMP Komdigi Bandung, Nur Azizah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pelatihan perdana bagi pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, tidak hanya di Jawa Barat tetapi juga di tingkat nasional.

“Ini adalah yang pertama, baik di Jawa Barat maupun secara nasional. Kami berharap Kabupaten Bogor bisa menjadi pilot project sekaligus contoh bagi daerah lain dalam pengembangan kapasitas digital koperasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, para peserta dibekali pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung strategi pemasaran digital, sehingga mampu meningkatkan efektivitas promosi produk koperasi.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiman, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata sinergi antar perangkat daerah dalam mendukung program strategis nasional.

“Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor. Selama ini pembinaan lebih banyak pada aspek kelembagaan, sementara pemasaran digital baru mulai diperkuat,” jelasnya.

Ia berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kemampuan pengurus koperasi, tidak hanya dalam memasarkan produk, tetapi juga dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Dengan meningkatnya kepercayaan, diharapkan jumlah anggota koperasi di tingkat desa juga ikut bertambah,” tandasnya.

Melalui pelatihan ini, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Bogor diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat peran koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya