liputan08.com SUKAMAKMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan komitmennya dalam memperkuat gerakan penghijauan di wilayah Sukamakmur melalui program penanaman pohon yang dilaksanakan secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, yang mewakili Bupati Bogor, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon di Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Selasa (24/2), bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi pembangunan lingkungan jangka panjang.
“Kegiatan menanam pohon tidak dapat hanya bergantung pada dukungan APBD atau instruksi pimpinan semata. Dibutuhkan kesadaran kolektif serta komitmen moral untuk mewariskan lingkungan yang lestari kepada generasi mendatang,” ujar Ajat.
Kegiatan tersebut melibatkan Perhutani, para kepala desa, pelaku usaha wisata, unsur Forkopimcam Sukamakmur, serta masyarakat setempat. Pada tahap awal, penanaman difokuskan pada pohon pinus dan damar sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan di kawasan wisata Sukamakmur.
Ajat menjelaskan, berdasarkan arahan Bupati Bogor, program penanaman pohon akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa dan diperluas ke sepanjang jalur Sukamakmur hingga Sukawangi, sampai perbatasan Kabupaten Cianjur. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat fungsi ekologis kawasan yang memiliki kontur alam relatif curam dan rentan terhadap degradasi lingkungan.
Menurutnya, keberadaan pohon pelindung sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah erosi, serta mempertahankan kualitas lingkungan hidup. Ia menilai sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor kunci keberhasilan program tersebut.
“Target kita dalam tiga hingga empat tahun ke depan adalah terwujudnya perubahan signifikan, di mana kawasan ini kembali hijau, asri, dan memiliki daya dukung lingkungan yang lebih baik,” tegasnya.
Atas nama Bupati Bogor, Ajat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa meskipun Bupati tidak hadir secara langsung, komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bogor tetap menjadi prioritas utama.
Program penanaman yang dimulai pada 24 Februari ini diharapkan menjadi fondasi perubahan ekologis jangka panjang. Evaluasi perkembangan pohon yang ditanam akan menjadi indikator keberhasilan gerakan penghijauan yang diinisiasi Pemkab Bogor bersama seluruh elemen masyarakat.
Tags: Pemkab Bogor
Baca Juga
-
14 Jan 2025
Kejaksaan RI Perkuat Transformasi dan Sinergi untuk Pemulihan Ekonomi dan Pemberantasan Korupsi
-
28 Jan 2025
TNI Pos Bolakme Evakuasi Warga Luka Parah di Pegunungan Papua
-
11 Jan 2026
Gotong Royong di Kampung PLN Cukuh Balak Menjadi Cermin Sunyi tentang Dana Desa, Reses DPRD
-
10 Jan 2025
Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi Dugaan Korupsi Tata Niaga Timah PT Timah Tbk
-
19 Mar 2025
Kejaksaan Agung Periksa 8 Saksi dalam Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah PT Pertamina
-
08 Apr 2025
Kejaksaan Agung Periksa Istri dan Anak Tersangka HL Terakhir Kasus Korupsi Tata Niaga Timah
Rekomendasi lainnya
-
05 Jan 2026
Apel Perdana 2026, Sekda Bogor Tekankan Percepatan Kinerja dan Kebijakan Strategis ASN
-
31 Okt 2024
Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Tahan Panitera PN Jakarta Timur dalam Kasus Korupsi Terkait Eksekusi Rp244,6 Miliar di Lahan PT Pertamina
-
09 Jun 2025
Papua Bebas Barang Jahanam, Satgas Yonif 131/Brajasakti Gagalkan Penyelundupan Ganja di Perbatasan
-
02 Des 2025
Pemkab Bogor Siap Amankan Nataru dan Antisipasi Bencana, Rudy Susmanto Tegaskan Koordinasi Solid
-
03 Des 2025
Rudy Susmanto Tegaskan Pentingnya Aglomerasi untuk Percepat Pembangunan Bogor Raya
-
23 Nov 2024
Satgas Pamtas RI-PNG Pos Naikere Berikan Layanan Kesehatan dan Bubur Kacang Hijau untuk Warga Desa Sararti, Teluk Wondama


