liputan08.com CIGUDEG — Bupati Bogor Rudy Susmanto menggelar pertemuan dengan perwakilan masyarakat dari sejumlah kecamatan di wilayah Bogor Barat guna menyerap aspirasi terkait aktivitas pertambangan. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Cigudeg, Senin (12/1), dan dihadiri warga dari Kecamatan Cigudeg, Parungpanjang, serta Rumpin.
Turut mendampingi Bupati Bogor dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bogor, Komandan Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Bogor.
Dalam pertemuan itu, Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menindaklanjuti setiap aspirasi masyarakat secara terukur dan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya terkait pengelolaan dan operasional pertambangan di wilayah Bogor bagian barat.
Ia menjelaskan bahwa seluruh masukan dari masyarakat telah dihimpun dan secara aktif dikomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, koordinasi tersebut telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir dan mendapat respons positif dari Gubernur Jawa Barat.
“Aspirasi masyarakat kami sampaikan secara langsung kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Alhamdulillah, respons Bapak Gubernur sangat baik dan komunikasi ini berjalan intensif, terutama terkait operasional tambang di wilayah Bogor Barat,” ujar Rudy Susmanto.
Salah satu aspirasi utama yang disampaikan masyarakat adalah permintaan pembangunan jalan khusus angkutan tambang. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk meminimalisasi dampak aktivitas pertambangan terhadap lingkungan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Rudy Susmanto menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor telah mengalokasikan anggaran pembebasan lahan jalan khusus angkutan tambang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor Tahun 2026.
“Setelah proses appraisal selesai, diharapkan pembayaran pembebasan lahan dapat segera direalisasikan,” jelasnya.
Selain membahas persoalan pertambangan, Bupati Bogor juga memaparkan perkembangan penyaluran bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan data awal, bantuan tersebut direncanakan untuk sekitar 6.000 penerima. Namun, setelah dilakukan pemutakhiran data melalui pemerintah desa dan kecamatan, jumlah penerima meningkat menjadi sekitar 15.000 orang.
Ia menyampaikan bahwa Gubernur Jawa Barat menginstruksikan agar penyaluran bantuan dilakukan secara serentak untuk menghindari kesan diskriminatif. Penyaluran bantuan tersebut direncanakan berlangsung pada pekan depan.
“Insyaallah penyaluran bantuan akan dilakukan secara serentak, paling cepat hari Rabu dan paling lambat hari Kamis,” ujarnya.
Rudy Susmanto menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor akan mengawal secara langsung proses penyaluran bantuan agar berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Terkait aksi pemblokiran jalan yang sempat terjadi di wilayah Bogor Barat, Rudy Susmanto mengapresiasi sikap masyarakat yang dinilainya tetap mengedepankan cara-cara santun dalam menyampaikan aspirasi.
“Setelah dilakukan dialog dan diberikan pemahaman, masyarakat dapat menerima dengan baik dan akses jalan yang sempat tertutup telah kembali dibuka. Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor telah menjadwalkan pertemuan dengan sejumlah pengusaha tambang yang memiliki izin resmi. Pertemuan tersebut bertujuan untuk melengkapi data dan informasi yang akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai bahan pengambilan kebijakan.
Ia menambahkan bahwa Gubernur Jawa Barat berencana menggelar pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten Bogor, pelaku usaha pertambangan, dan perwakilan masyarakat setelah menyelesaikan agenda penyaluran bantuan di Aceh dan Sumatera.
“Keputusan terkait langkah lanjutan, termasuk status operasional pertambangan, akan disampaikan kepada masyarakat setelah koordinasi dan pembahasan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat selesai dilakukan,” pungkas Rudy Susmanto.
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
11 Feb 2025
Kejaksaan dan DPD RI Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Daerah
-
01 Jan 2025
Pesan Awal Tahun 2025 dari KH Achmad Yaudin Sogir, Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor
-
05 Mar 2025
Jaro Ade Takziah ke Keluarga Korban Banjir Bandang Cisarua Kita Harus Saling Menguatkan
-
27 Feb 2026
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Perbaikan Jalan Terdampak Proyek Bendungan Cijurey
-
14 Feb 2025
Kejaksaan Agung Periksa Pejabat Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api Besitang-Langsa
-
02 Feb 2026
Dedie Rachim Tinjau Lokasi Longsor di Bondongan
Rekomendasi lainnya
-
15 Mei 2026
Respon Cepat PLN Tuai Apresiasi Warga Felicity Mangunharjo, Peningkatan Keandalan Listrik Segera Dilakukan
-
11 Agu 2025
Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Tebing Jeger, Bogor Pecahkan Rekor MURI
-
06 Des 2024
Kejaksaan Agung Periksa Tiga Saksi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api Besitang-Langsa
-
13 Des 2025
BPJS Kesehatan–Pemkab Bogor Perkuat Kolaborasi Percepatan UHC
-
11 Mar 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Desak Pengawasan Ketat terhadap Pengusaha Minyak Curah Nakal
-
11 Feb 2026
Harga Melambung Dua Kali Lipat, Jaksa Ungkap Permainan Tikus Koruptor di Proyek Digitalisasi Pendidikan


