liputan08.com Cibinong – Pemerintah Kabupaten Bogor secara resmi mengoperasikan Kantor Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) Kabupaten Bogor yang berlokasi di Vivo Mall, pada Senin (5/1/2026). Kehadiran kantor pelayanan ini menjadi bagian dari strategi penguatan tata kelola pertanahan dan penataan ruang yang lebih efektif, mudah diakses, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Peresmian operasional DPTR tersebut sejalan dengan target strategis Bupati Bogor untuk menjadikan Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan capaian sertifikasi aset terbanyak secara nasional pada tahun 2026. Langkah ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kepastian hukum atas aset dan pemanfaatan ruang wilayah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menyampaikan bahwa hari pertama operasional ini menjadi momentum penting bagi DPTR dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di lokasi yang representatif dan mudah dijangkau.
“Hari ini merupakan hari perdana kami melaksanakan pelayanan di pusat perbelanjaan. Tujuannya agar pelayanan semakin maksimal, lebih dekat dengan masyarakat, serta mendukung kemudahan akses bagi warga,” ujar Eko.
Eko menjelaskan bahwa DPTR memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui pengendalian pemanfaatan ruang dan pelayanan perizinan yang terintegrasi. Salah satu layanan utama yang diberikan adalah Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), yang menjadi dasar rekomendasi dalam setiap rencana pemanfaatan ruang di wilayah Kabupaten Bogor.
“Setiap aktivitas masyarakat yang berkaitan dengan pemanfaatan ruang wajib mengacu pada rencana tata ruang wilayah. Karena itu, rekomendasi dari DPTR menjadi instrumen penting untuk memastikan kesesuaian dan keteraturan pembangunan,” jelasnya.
Selain layanan PKKPR, DPTR juga memfokuskan kinerjanya pada penataan site plan (setplan) serta percepatan sertifikasi aset, khususnya aset milik Pemerintah Kabupaten Bogor. Menurut Eko, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait legalitas dan penertiban aset daerah.
“Penataan setplan dan sertifikasi aset menjadi fokus utama kami. Masih banyak aset pemerintah daerah yang harus diselesaikan legalitasnya. Tahun 2026 kami menargetkan pencapaian sertifikasi aset sesuai arahan Bupati Bogor, yakni menjadi yang terbanyak di Indonesia,” tegasnya.
Dengan mulai beroperasinya DPTR di pusat layanan publik serta optimalisasi sistem pelayanan, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap tata kelola pertanahan dan penataan ruang dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan akuntabel, sekaligus memberikan kepastian hukum yang berkelanjutan bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.
Tags: DPTR Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
06 Jun 2025
Ketua DPC PKB Kabupaten Bogor, Edwin Sumarga Idul Adha Momentum Kepedulian dan Ketakwaan Sosial
-
10 Mei 2025
Diduga Diskriminatif, Orang Tua Santri Pondok Pesantren Nurul Furqon Tempuh Jalur Hukum Terkait Syahadah Al-Qur’an
-
13 Okt 2025
Rudy Susmanto Dukung PMI Bogor Perkuat Layanan Kemanusiaan dan Akreditasi Unit Donor Darah
-
22 Nov 2024
Dukung Program Pemerintah Makan Gizi Gratis, Pos Teluk Arguni Bagikan Makanan Kepada Murid SDN Inpres Bofuwer
-
15 Apr 2025
Strategi Digital Seskoau Menuju TNI AU yang Modern, Responsif, dan Tangguh
-
29 Apr 2025
Bongkar Kejahatan Korupsi, Kejagung Rekonstruksi Kasus Suap dan Perintangan Penyidikan
Rekomendasi lainnya
-
05 Feb 2026
Janji yang Dikhianati: Keluhan Pesantren Buton Tengah atas Bupati Azhari
-
10 Jan 2025
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bogor Geruduk Kantor Kejaksaan dan Kantor Bupati: Desak Evaluasi Kepala Disdik dan Usut Dugaan Korupsi PIP
-
18 Jan 2025
Berselisih Hingga Tusuk Punggung Tetangga Secara Bertubi, Dua Pria Ditangkap Polsek Tambora
-
19 Mar 2025
KH Achmad Yaudin Sogir Tegas Kecurangan BBM Langgar Konstitusi SPBU Cijujung Harus Ditindak!
-
25 Jan 2025
ESI Kabupaten Bogor Siap Berprestasi: Targetkan 5 Emas di Porprov XV Jabar 2026
-
11 Feb 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara: Peran Relawan PMI Krusial dalam Menyelamatkan Nyawa


