liputan08.com Bogor – Kinerja SKPD (satuan kerja perangkat daerah) Kabupaten Bogor kembali menjadi sorotan publik. Banyak warga kini memilih melapor langsung kepada Bupati Rudy Susmanto, Wakil Bupati, bahkan hingga Presiden karena keluhan mereka tidak ditindaklanjuti oleh lurah, camat, maupun kepala dinas.
Keluhan yang masuk meliputi jalan rusak yang lama dibiarkan, respons bencana yang sangat lambat, pelayanan publik yang tidak jelas, hingga pejabat teknis yang jarang turun memantau kondisi lapangan. Situasi ini memunculkan pertanyaan besar: apa sebenarnya yang dikerjakan SKPD?
Ketua Umum Mahasiswa Peduli Hukum, Wardana, menilai meningkatnya laporan langsung ke pimpinan daerah menunjukkan kegagalan struktur birokrasi di bawahnya.
“Kalau rakyat harus lapor langsung ke bupati bahkan presiden, berarti SKPD gagal total. Pejabat jangan hanya duduk di balik meja. Jika tak mampu mengikuti ritme kerja bupati, segera dievaluasi atau diganti,” tegas Wardana.Selasa (9/12/2025)
Senada dengan itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, KH. Achmad Yaudin Sogir, juga mengingatkan keras agar pejabat tidak bekerja setengah hati.
“Komisi I memantau. Bila ada dinas, camat, atau lurah yang lamban dan tidak turun ke lapangan, kami rekomendasikan untuk diganti. Jabatan itu amanah, bukan tempat cari aman,” ujar Ay Sogir.
Ia menambahkan bahwa DPRD membuka ruang bagi masyarakat maupun ASN untuk menyampaikan laporan.
“Silakan laporkan ke DPRD jika ada pejabat yang tidak bekerja. Kami siap menindaklanjuti,” katanya.
Sementara itu, Bupati Rudy Susmanto selama ini dikenal respons cepat, langsung turun ke lapangan setiap menerima laporan masyarakat, termasuk pada malam hari. Gaya kerja gercep tersebut ditegaskan harus diikuti semua SKPD, camat, lurah, dan kepala dinas.
Sorotan publik ini diharapkan menjadi momentum perbaikan kinerja, agar seluruh jajaran birokrasi bekerja cepat, responsif, dan sejalan dengan komitmen Bupati Rudy dalam membenahi Kabupaten Bogor.
Tags: SKPD Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
30 Okt 2024
Aksi Premanisme di Purworejo: Sunaryo Dikeroyok hingga Alami Luka Berat, Polisi Tangkap Tiga Tersangka
-
08 Okt 2024
Pj. Bupati Bogor Bahas Program Sekolah Pra Nikah Bersama IPB University untuk Tekan Angka Stunting
-
31 Des 2024
Satgas Pamtas RI-PNG Bagikan Alat Tulis untuk Anak-Anak di Distrik Dataran Beimes
-
16 Apr 2025
Momentum Halalbihalal KH Achmad Yaudin Ajak Wartawan PWI Bogor Padamkan Amarah, Tebarkan Maaf dan Kasih Sayang
-
03 Mar 2025
Kejaksaan Agung Periksa 3 Saksi dan 7 Tersangka Terkait Dugaan Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina
-
27 Mei 2025
Pemkab Bogor Resmi Lepas 296 Jamaah Calon Haji Kloter 52 JKS, Deni Humaedi Jaga Nama Baik Daerah di Tanah Suci
Rekomendasi lainnya
-
11 Des 2024
Bayu Syahjohan Tegaskan Tidak Ikut-Ikutan dalam Gugatan ke MK
-
06 Agu 2025
Terjerat Skandal Minyak: Lima Mobil Super Mewah Tersangka Korupsi Digelandang ke Kejaksaan
-
19 Apr 2025
PWI Gugat Dewan Pers, Desak Penegakan Keadilan atas Tindakan Sepihak Regulator
-
12 Feb 2025
Syukuran Kantor Baru, Law Firm Irawansyah dan LBH Bogor Tegaskan Komitmen Pelayanan Hukum
-
20 Mar 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Soroti Kecurangan SPBU di Sukaraja “Saya Pernah Dirugikan”
-
13 Feb 2025
Satgas Operasi Damai Cartenz Tangkap Komplotan KKB, Kirim Nikson Matuan ke Polda Papua




