liputan08.com Cibinong, Bogor – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Bogor menjadi sorotan positif setelah membuka ruang fraksi mereka bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari warga kecil, organisasi masyarakat, hingga media. Langkah ini dinilai memberikan warna berbeda di tengah banyaknya kritik bahwa ruang-ruang kerja wakil rakyat semakin sulit diakses masyarakat umum.
Pantauan di Gedung DPRD Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa tidak sedikit ruang DPRD lebih sering terbuka untuk pengusaha atau pihak-pihak berkepentingan, terutama terkait urusan izin ataupun tawaran proyek. Namun jarang terlihat masyarakat kecil datang menyampaikan aspirasi secara langsung.
Akademisi Universitas Pancasila, Dr. Dian Assafri Nasai, turut menyoroti fenomena tersebut. Ia menilai praktik anggota dewan yang hanya membuka pintu bagi pengusaha atau pihak yang membawa keuntungan finansial sama sekali tidak mencerminkan amanah jabatan.
“Jika ada DPRD yang membatasi diri dan hanya menerima pengusaha atau pihak yang menguntungkan secara materi, itu jelas melanggar sumpah jabatan. Wakil rakyat dipilih untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan menjadi pelayan kepentingan modal,” tegas Dr. Dian saat diwawancarai wartawan. Selasa (9/12/2025)
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi cermin betapa sebagian anggota legislatif kini semakin jauh dari akar perjuangan masyarakat.
“Inilah kenapa kita bisa melihat sendiri sejauh mana kualitas dan keberpihakan DPRD hari ini. Banyak yang jarang sekali terlihat memprioritaskan kepentingan rakyat kecil,” tambahnya.
Di tengah kritik tersebut, Fraksi PKB justru menunjukkan pendekatan berbeda. Ruangan fraksi tersebut selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin berdiskusi, menyampaikan keluhan, bahkan memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah daerah.
Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB, KH. Ahmad Yaudin Sogir, menegaskan bahwa sikap ini merupakan komitmen dasar mereka sebagai wakil rakyat.
“Kami dipilih oleh rakyat, berarti bos kami adalah rakyat. Maka siapa saja boleh masuk ke ruang Fraksi PKB. Silakan berdiskusi, menyampaikan kritik, atau memberi masukan. Fraksi PKB sangat terbuka,” ujar KH. Ahmad Yaudin Sogir.
Ia menambahkan bahwa gedung DPRD adalah milik rakyat, sehingga tidak semestinya diubah menjadi ruang eksklusif yang hanya bisa diakses pihak tertentu.
“Tidak boleh setelah menjadi wakil rakyat lalu berubah menjadi sombong. DPRD ini bukan kantor pribadi,” ujarnya.
Keterbukaan Fraksi PKB ini dianggap sebagai penyegaran dalam kultur politik lokal. Akademisi menilai langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi fraksi lainnya agar lebih transparan dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Menurut Dr. Dian Assafri, keterbukaan seperti ini harus menjadi standar bagi seluruh anggota legislatif.
“Rakyat harus punya akses yang mudah kepada wakilnya. Jika fraksi PKB bisa melakukan, seharusnya fraksi lain juga mampu,” katanya.
Langkah PKB membuka ruang publik diyakini dapat memperkuat hubungan antara masyarakat dan DPRD, sekaligus memastikan bahwa kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat banyak.
Tags: Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
09 Okt 2024
Pemkab Bogor Gelar Gerakan Pangan Murah di Cibinong untuk Kendalikan Inflasi
-
27 Agu 2025
Pemkab Bogor dan Pemprov DKI Jakarta Bersinergi Tangani Kemacetan Jabodetabek
-
14 Jan 2025
TNI Yonif 509 Kostrad Hadir di Kampung Ndugusiga Jalin Silaturahmi dan Bagikan Bantuan Makanan
-
14 Jun 2025
Pangkoopsud I Pimpin Sertijab Komandan Lanud BNY dan HAD Tekankan Tanggung Jawab dan Sinergi Daerah
-
02 Des 2025
Bandit Kayu Mentawai: Bos PT BRN Dilimpahkan ke Peradilan Setelah Aparat Sita Ribuan Batang Kayu dan Alat Berat
-
22 Okt 2024
Bayu Syahjohan: Wartawan adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Komitmen Sejahterakan Pers Jika Terpilih
Rekomendasi lainnya
-
06 Mar 2025
Pemkab Bogor dan KLHK Bertindak: Penertiban Alih Fungsi Lahan Demi Cegah Bencana
-
02 Des 2024
Kompolnas Awasi Transparansi Penanganan Kasus Tawuran dan Penembakan oleh Oknum Polri di Semarang
-
17 Okt 2024
JAM-Intelijen Sosialisasikan Nota Kesepahaman dengan Kemenkes untuk Dorong Pembangunan Kesehatan
-
29 Agu 2025
Wabup Bogor Ajak Warga Ciomas Perangi Narkoba Lewat Program Jumling
-
01 Des 2025
Peringati HUT KORPRI, Pemkot Bogor Angkat 3.868 PPPK Paruh Waktu
-
08 Apr 2026
KH Achmad Yaudin Sogir Dukung Penguatan Ketahanan Pangan di Kabupaten Bogor, Sejalan Program Nasional Prabowo Subianto





