liputan08.com Jakarta — Dr. Fri Hartono, S.H., M.H. adalah sosok Jaksa Ahli Utama yang dikenal luas sebagai pribadi sederhana, pekerja keras, dan sangat berdedikasi dalam penegakan hukum. Lahir di Palembang, 19 November 1967, Dr. Fri Hartono telah mengabdi lebih dari tiga dekade di Korps Adhyaksa dan menjadi teladan bagi banyak jaksa muda di seluruh Indonesia.
Ia merupakan putra dari pasangan Komisaris Polisi (Purn) Ahmad Barup Kasim dan Surmiyati yang berasal dari Lahat, Sumatera Selatan. Latar belakang keluarga disiplin dan bersahaja ikut membentuk karakter Dr. Fri Hartono menjadi pribadi yang teguh, ramah, dan tak pernah meninggalkan prinsip integritas dalam menjalankan tugas.
Perjalanan Karier Lebih dari 30 Tahun
Dr. Fri Hartono memulai kariernya pada 1993 sebagai CPNS di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. Setahun kemudian, ia resmi diangkat sebagai PNS dan mulai mendapatkan berbagai amanah penting.
Berikut perjalanan karier beliau dari tahun ke tahun:
Awal Karier
1993 – CPNS Kejati Sumatera Selatan.
1994 – PNS Kejaksaan Agung RI.
1995 – Kasubsi POA dan Cekal di Kejati Sumsel.
1997–1998 – Mengikuti Pendidikan Jaksa dan ditempatkan di Kejati Sumsel.
1999 – Kasubsi Penyidikan Tipikor Aspidsus Kejati Sumsel.
Jabatan Strategis di Berbagai Daerah.
Kepala Cabang Kejari Muara Dua.
Aspidum Kejati Sumatera Selatan.
Kasi Pidum Kejari Palembang.
2004 – Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim (menjadi Kajari termuda se-Indonesia saat itu).
Karier Tingkat Nasional
Dr. Fri Hartono kemudian menempati berbagai posisi strategis di Kejaksaan RI, antara lain:
Kajari Tenggarong, Kalimantan Timur.
Aspidum Kejati Bangka Belitung.
Kasubdit Penyidikan HAM & Tipidsus, Jampidsus.
Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.
Inspektur Muda Pidum & Datun Jamwas.
Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Sulsel.
Kabid Program Pusdiklat Mapim Badiklat Kejagung.
Kasubdit Keuangan & Kekayaan Negara, Direktorat C Intelijen.
Kasubdit Penuntutan Tindak Pidana Lintas Negara, Jampidum.
Wisesa Utama Wantannas RI.
Jaksa Ahli Utama Direktorat C Jampidum.
Widiswara Badiklat Kejaksaan Agung RI.
Beliau juga aktif sebagai anggota Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) serta menjadi Penasehat Angkatan PPJ 97/98, satu angkatan dengan tokoh kejaksaan seperti Jamintel Reda Mantovani dan Jamwas Rudi Margono.
Pendidikan Tinggi dan Keahlian Khusus
Dr. Fri Hartono menempuh pendidikan formal sebagai berikut:
SMA Xaverius II Palembang
S1 – Universitas. Muhammadiyah Palembang
S2 – Universitas 17 Agustus 1945.
S3 – Universitas Sultan Agung Semarang, dengan fokus disertasi pada Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)
Keahliannya di bidang TPPO, terorisme, dan tindak pidana korupsi membuat beliau kerap diundang sebagai pembicara, narasumber, maupun dosen tamu di berbagai perguruan tinggi dan lembaga hukum di Indonesia.
Aktivitas Organisasi dan Pengabdian
Selain tugas kedinasan, Dr. Fri Hartono aktif dalam berbagai organisasi:
Kabid Hukum dan HAM KBPP Polri.
Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Besar Sriwijaya.
Dewan Pembina komunitas Jeep Land Cruiser Sumatera Selatan.
Pengajar tetap PKA & PKP Kejagung.
Pengajar bela negara, TPPO, terorisme, dan sejumlah mata pelajaran untuk calon jaksa serta pejabat Eselon III dan IV.
Kedekatannya dengan para wartawan kejaksaan serta sikapnya yang rendah hati membuat Dr. Fri Hartono menjadi pribadi yang dihormati di lingkungan Kejagung.
Sosok yang Humanis, Disiplin, dan Mengayomi
Dikenal murah senyum dan ramah, Dr. Fri Hartono tak hanya dihormati karena jabatan dan keilmuannya, tetapi juga karena kedekatannya dengan masyarakat dan para junior.
Ia selalu menekankan pentingnya:
bekerja dengan hati,
menjaga integritas,
tidak mudah menyerah dalam menegakkan kebaikan,
serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan pengalaman 30 tahun lebih, saya selalu berpesan kepada para jaksa muda: jangan pernah berhenti berbuat baik, karena kebaikan itu akan kembali kepada diri kita sendiri,” ungkapnya.(16/11/2025)
Harapan untuk Kejaksaan RI
Diusia ke-80 tahun Kejaksaan Republik Indonesia, Dr. Fri Hartono berharap institusi Adhyaksa semakin kuat dan dipercaya masyarakat.
“Semoga Kejaksaan RI semakin maju, semakin profesional, dan selalu dapat diandalkan dalam memberikan keadilan serta bantuan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan.”
Tags: Dr. Fri Hartono
Baca Juga
-
16 Sep 2025
14 Tersangka Diamankan Usai Unjuk Rasa Anarkis di Bali, 4 Masih di Bawah Umur
-
02 Sep 2025
DPN Tani Merdeka Indonesia Menolak Keras Upaya Adu Domba dan Percaya Penuh pada Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto
-
26 Nov 2025
Kejati Kepri Hentikan 4 Perkara Lewat Restorative Justice, Prioritaskan Keadilan Humanis
-
07 Agu 2025
Jejak Korupsi Menggurita di Pertamina: Kejaksaan Periksa 10 Saksi Kunci, Koruptor Terancam Diproses
-
23 Des 2025
Tikus Koruptor di Tubuh Kejaksaan, Eks Kajari Enrekang Diciduk JAM Pidsus dalam Kasus Suap BAZNAS
-
29 Agu 2025
Korupsi Jahanam di Pelabuhan Sagu-sagu Lukit: Proyek Fiktif, Uang Rp12,5 Miliar Raib Dikendalikan Orang Luar Perusahaan
Rekomendasi lainnya
-
05 Des 2025
Mangkir terhadap Panggilan Pengadilan, Paspampres Harus Ditarik dari Kesatuan Pengawal Jokowi
-
01 Sep 2025
Wilson Lalengke Desak Reformasi Total Rekrutmen Pemimpin: “Stop Kirim Figur Tanpa Kapasitas ke Senayan!”
-
16 Agu 2025
Bupati Bogor Hadiri Rapat Paripurna Istimewa: Serukan Persatuan dan Perang terhadap Korupsi dalam Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
-
15 Des 2025
Delapan Wartawan Diduga Dikriminaisasi Saat Investigasi Oknum Kades di Bogor, Kebebasan Pers Terancam
-
02 Sep 2025
Dua Saksi Kunci Petinggi Pertamina Diperiksa Kejaksaan Agung dalam Skandal Korupsi Minyak Mentah, Potensi Kerugian Negara Menggunung
-
19 Nov 2025
Kejaksaan RI Bertransformasi: Reformasi SDM, Kinerja Masif, dan Penegakan Hukum Humanis




