Liputan08.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang kepala daerah. Kali ini, Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, diamankan dalam operasi senyap yang digelar pada Jumat (13/3/2026).
Penindakan tersebut merupakan bagian dari langkah KPK dalam mengungkap dugaan praktik korupsi yang berkaitan dengan pengelolaan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap.
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa dalam operasi tangkap tangan tersebut, tim penyidik mengamankan sedikitnya 27 orang dari berbagai latar belakang.
“Mereka yang diamankan terdiri dari unsur penyelenggara negara, aparatur sipil negara (ASN), serta pihak swasta yang diduga berkaitan dengan perkara ini,” ujar Budi Prasetyo dalam keterangannya kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun penyidik, penangkapan terhadap Syamsul diduga berkaitan dengan penerimaan sejumlah uang yang berhubungan dengan pengurusan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai yang diduga berkaitan dengan praktik tersebut. Namun demikian, pihak lembaga antirasuah itu belum mengungkap secara rinci jumlah maupun asal-usul dana yang disita.
Kasus ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat operasi tangkap tangan KPK dalam beberapa tahun terakhir, terutama terkait dugaan suap maupun gratifikasi dalam pengadaan proyek pemerintah daerah.
Sebelum diberangkatkan ke Jakarta, Syamsul bersama sejumlah pihak lain terlebih dahulu menjalani pemeriksaan awal di Mapolresta Banyumas.
Rombongan yang diamankan oleh tim KPK tiba di Mapolresta Banyumas sekitar pukul 16.50 WIB untuk menjalani pemeriksaan awal.
Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Cilacap juga terlihat turut diperiksa dalam rangkaian operasi tersebut, di antaranya Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Buddy Haryanto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Heru Kurniawan, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Oktrivianto Subekti, serta Kepala Dinas Sosial Ichlas Riyanto.
Meski demikian, hingga saat ini belum diketahui secara pasti status hukum para pejabat tersebut dalam perkara yang tengah diselidiki oleh KPK.
Setelah pemeriksaan awal selesai sekitar pukul 21.12 WIB, Syamsul bersama beberapa pihak lain langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK.
KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut.
Publik kini menantikan langkah lanjutan dari KPK, termasuk kemungkinan penetapan tersangka serta pengungkapan konstruksi perkara secara lebih detail terkait dugaan praktik korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
Tags: Diduga Terkait Setoran Proyek di Lingkungan Pemkab, KPK Tangkap Bupati Cilacap dalam OTT
Baca Juga
-
07 Jun 2025
Wujud Kepedulian Brimob di Hari Raya, Batalyon A Resimen IV Pasukan Pelopor Bagikan Daging Qurban kepada Yatim dan Warga Sekitar
-
01 Jan 2025
Pesan Awal Tahun 2025 dari KH Achmad Yaudin Sogir, Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor
-
28 Mar 2025
Presiden Prabowo: Lindungi Anak dari Dampak Negatif Digital, PP Tuntas Resmi Diberlakukan
-
22 Mar 2025
Buka Puasa Bersama, Rudy Susmanto Apresiasi TNI-Polri Jaga Keamanan Kabupaten Bogor
-
19 Jul 2026
Tiga Letusan Menggema, Perampok Bersenjata Gondol Emas Ratusan Juta
-
25 Jul 2026
Rutan KPK Terima Tahanan Baru, Mantan Jampidsus FA Resmi Jadi Tersangka Dugaan TPPU
Rekomendasi lainnya
-
14 Jan 2026
PAD Kota Bogor Dinilai Masih Bocor, Komisi II DPRD Fokus Benahi Sektor Parkir
-
08 Jun 2025
HJB Run 2025 Ukir Sejarah Kabupaten dan Kota Bogor Berlari Bersama di Malam Hari
-
11 Nov 2025
Rudy Susmanto Pimpin Rakor Percepatan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Bogor
-
14 Jun 2026
PKB Jabar Kukuhkan 3.500 Pengurus DPAC, KH Achmad Yaudin Sogir: Milenial Harus Jadi Pelayan Rakyat yang Amanah
-
15 Apr 2026
Hadiri Musrenbang Jabar, Rudy Susmanto Tekankan Kolaborasi Infrastruktur dan Pelayanan Dasar
-
27 Mar 2025
Plt Ketua PWI Jabar Hadiri Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim di PWI Kabupaten Bogor



