Breaking News

Siswa MAN 1 Bogor Raih Medali Perak Olimpiade Madrasah Nasional, Buktikan Integrasi Ilmu dan Nilai Islam

liputan08.com Bogor – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Socca Purtivana Gati, siswa berprestasi dari MAN 1 Bogor. Pada ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat nasional yang digelar di Grand El Hajj, Tangerang, Banten, Socca sukses menyabet medali perak pada Bidang Ekonomi Integrasi, Kamis (13/11/2025).

Kompetisi bergengsi yang diikuti ratusan peserta terbaik dari madrasah seluruh Indonesia ini menjadi ajang pembuktian kemampuan intelektual dan spiritual siswa madrasah dalam menyeimbangkan ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai keislaman.

Dalam lomba tersebut, Socca menampilkan analisis ekonomi yang tajam dan kontekstual dengan isu-isu global, dikaitkan secara integratif dengan prinsip ekonomi Islam. Penyajiannya yang sistematis, argumentatif, dan aplikatif terhadap kondisi sosial-ekonomi terkini berhasil memikat dewan juri hingga menempatkannya di posisi terbaik kedua secara nasional.

Kepala MAN 1 Bogor, Hj. Dian Kardinah, yang hadir langsung mendampingi kegiatan, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas capaian gemilang tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Socca adalah teladan siswa madrasah yang unggul secara akademik sekaligus berakhlakul karimah. Semoga prestasi ini menginspirasi seluruh siswa MAN 1 Bogor untuk terus berjuang, berkarya, dan berprestasi di berbagai bidang,” ujar Hj. Dian Kardinah penuh haru.

Prestasi ini tidak lepas dari peran Fitria Pertiwi, guru pembimbing bidang ekonomi MAN 1 Bogor, yang mendampingi Socca sejak tahap persiapan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan siswa madrasah tidak hanya diukur dari aspek kognitif, tetapi juga dari kemampuan mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai moral dan spiritual.

“Socca memiliki semangat belajar yang luar biasa. Ia bukan hanya memahami teori, tetapi mampu mengaitkannya dengan realitas sosial dan nilai-nilai Islam dalam ekonomi. Prestasi ini hasil kerja keras, doa, serta dukungan seluruh warga madrasah,” tutur Fitria Pertiwi.

Sementara itu, Socca Purtivana Gati menyampaikan rasa syukur atas hasil yang diraihnya. Ia mengaku perjalanan menuju ajang nasional tersebut penuh tantangan, namun berkat dukungan guru, teman-teman, dan keluarga, semangatnya tetap terjaga.

“Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Prosesnya panjang dan menantang, tapi doa dan dukungan semua pihak menjadi energi terbesar saya. Semoga prestasi ini memotivasi teman-teman lain untuk terus mencoba dan mengembangkan potensi diri,” ungkap Socca.

Capaian Socca menjadi bukti bahwa siswa madrasah memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen MAN 1 Bogor dalam mencetak generasi muda yang berilmu, berprestasi, dan berakhlak mulia—sejalan dengan visi madrasah sebagai pusat pembelajaran yang mengintegrasikan iman, ilmu, dan amal.

Edit:Zakar

Tags:

Baca Juga

Rekomendasi lainnya