liputan08.com JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih Juara 1 Mandaya Awards 2025 kategori Kabupaten.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Bogor dalam menanggulangi kemiskinan secara lintas sektor melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mewakili Bupati Bogor, pada acara penganugerahan di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta, Kamis (16/10).
Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas konsistensi Pemkab Bogor dalam menjalankan berbagai inovasi penanganan kemiskinan yang terintegrasi antara pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.
“Program-program yang kami jalankan tidak hanya fokus pada satu sektor, tetapi melibatkan banyak pihak lintas bidang. Mulai dari pembangunan infrastruktur desa, pemberdayaan ekonomi, penanganan stunting, hingga penyediaan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana. Semuanya berorientasi pada pemberdayaan masyarakat,” ungkap Ajat.
Ajat menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari implementasi lima aspek utama penanganan kemiskinan lintas sektor di Kabupaten Bogor, yakni:
1. Program Samisade (Satu Miliar Satu Desa) – Memberikan bantuan keuangan khusus infrastruktur kepada seluruh desa dengan sistem padat karya, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan ekonomi desa dengan perputaran uang hingga ratusan miliar rupiah per tahun.
2. Program Gotasmil (Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting dan Ibu Hamil KEK) – Menggerakkan kepedulian lintas elemen, mulai dari pelaku usaha hingga pejabat, untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan gizi ibu hamil berisiko.
3. Beasiswa Pendidikan Tinggi – Memberikan bantuan pendidikan bagi 1.200 mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk menempuh pendidikan S1, sebagai upaya memutus rantai kemiskinan.
4. Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Miskin – Memberikan dukungan modal usaha, pelatihan, dan pendampingan di sektor perikanan dan peternakan agar masyarakat miskin menjadi mandiri dan berpenghasilan berkelanjutan.
5. Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Melalui Pokmas – Memberikan hunian layak bagi korban bencana melalui sistem swakelola tipe IV, yang melibatkan langsung masyarakat agar tercipta rasa memiliki dan gotong royong.
Selain itu, Pemkab Bogor juga mengembangkan berbagai program lain seperti perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), pengelolaan air bersih dan sanitasi, kampung ramah lingkungan, pelatihan wirausaha baru, pengembangan desa wisata, serta kerja sama dengan perguruan tinggi dalam KKN tematik kemiskinan dan stunting.
Ajat menegaskan bahwa seluruh program tersebut merupakan wujud konkret komitmen Pemkab Bogor untuk memastikan penanganan kemiskinan dilakukan secara berkelanjutan, inklusif, dan kolaboratif.
“Kami berupaya agar setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penghargaan Mandaya Awards ini bukan akhir, tapi menjadi motivasi untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor demi terwujudnya Bogor yang maju, berdaya, dan sejahtera,” tegas Ajat
Tags: Mandaya Awards 2025, Pemkab Bogor
Baca Juga
-
03 Mar 2026
KPK Lakukan OTT terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Diamankan ke Gedung Merah Putih untuk Pemeriksaan Intensif
-
20 Okt 2025
Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Teguhkan Sinergi Ulama dan TNI Lewat Haul dan Maulid Akbar di Sulteng
-
27 Nov 2025
Jaksa Agung Lantik Sejumlah Pejabat Strategis, Tegaskan Integritas dan Penguatan Penegakan Hukum
-
30 Sep 2025
Kontroversi Tim Transformasi Polri Ditolak Presiden, Wilson Lalengke Desak Kapolri Listyo Sigit Prabowo Mundur
-
22 Jun 2026
Kawal Kemerdekaan Pers: PPWI Siapkan Gugatan Praperadilan Lawan Kapolri Hingga Kasat Reskrim Pekanbaru
-
30 Okt 2025
JAM-Intel Kawal Proyek Kampung Nelayan Merah Putih Senilai Rp2,2 Triliun di 29 Provinsi
Rekomendasi lainnya
-
26 Mar 2026
UNCLOS and the Strait of Hormuz: A Call for Respecting Maritime Law
-
09 Jan 2026
Wilson Lalengke: Vonis Jiwasraya Adalah Kuburan Massal bagi Keadilan dan Akhir Wibawa Tipikor
-
29 Apr 2026
Tikus Koruptor Sumsel Berguguran! 5 Tersangka Dibekuk, Uang Negara Rp3,9 Miliar Disikat
-
29 Agu 2025
Korupsi Jahanam di Pelabuhan Sagu-sagu Lukit: Proyek Fiktif, Uang Rp12,5 Miliar Raib Dikendalikan Orang Luar Perusahaan
-
13 Jan 2026
HKTI Luncurkan Program ADA HKTI, Perkuat Akses Pasar Global demi Kedaulatan Pertanian Nasional
-
23 Sep 2025
MBG untuk Anak Sekolah, MBG bagi Masa Depan



