liputan08.com CIBINONG – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, membuka kegiatan Financial Literacy and Inclusion Development Program yang digagas oleh Forum Pelaku Ekonomi Kreatif (REKA) Kota Bogor di Auditorium Bima Arya, Gedung Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Senin (6/10/2025).
Kegiatan yang diikuti sekitar 70 pelaku ekonomi kreatif (ekraf) ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan pemahaman dan akses pelaku usaha terhadap layanan keuangan formal.
Dalam sambutannya, Dedie menyebut program ini merupakan proses penting untuk membantu pelaku ekraf mengoptimalkan akses keuangan dan memperkuat daya saing usaha.
“Saya mengapresiasi REKA Bogor atas dedikasinya memajukan UMKM dan ekonomi kreatif di Kota Bogor. Terima kasih juga kepada PT Bank Mizuho Indonesia yang telah mendonasikan printer untuk mendukung efisiensi operasional UMKM, meningkatkan produktivitas, dan daya saing pelaku usaha,” ujar Dedie.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor yang terjalin antara pemerintah daerah, komunitas, dan dunia perbankan ini menunjukkan komitmen kuat untuk memperkuat fondasi ekonomi kreatif di Kota Bogor.
“Kerja sama ini bukan hanya memperkuat pelaku usaha lokal, tetapi juga mempererat hubungan ekonomi antara Kota Bogor dan Jepang. Ini contoh nyata diplomasi ekonomi yang produktif,” sambungnya.
Melalui pendekatan kekinian berupa talkshow interaktif, kegiatan tersebut mempertemukan pelaku usaha muda dengan mentor, praktisi bisnis, dan komunitas untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, dan menambah wawasan pengelolaan keuangan.
Dedie berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak pelaku UMKM dan memberikan dampak sosial yang berkelanjutan.
“Saya yakin kolaborasi ini bisa mendukung Kota Bogor menjadi kota kreatif dunia dan mewujudkan visi REKA menjadikan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung perekonomian. Manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas dan naik kelas,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua REKA Kota Bogor, Georgian Marcello, menjelaskan bahwa sejak 2023 pihaknya telah bekerja sama dengan Bank Mizuho dalam penyelenggaraan program literasi dan inklusi keuangan bagi lebih dari 640 pelaku ekonomi kreatif di Kota Bogor.
“Kami berharap pelaku ekraf di Kota Bogor semakin mampu memaksimalkan potensi usahanya dengan manajemen keuangan yang baik dan akses pembiayaan yang lebih luas,” ucap Georgian.
Program Financial Literacy and Inclusion Development ini berfokus pada peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan, mempercepat legalitas dan digitalisasi pemasaran, serta memperluas akses kerja sama dengan lembaga keuangan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bogor bersama Director Bank Mizuho, Ken Matsuo, juga secara simbolis menyerahkan printer dan aplikasi VOS gratis kepada para peserta sebagai bentuk dukungan terhadap efisiensi usaha UMKM.
Tags: Dedie A Rachim, REKA Bogor, UMKM, Wali Kota Bogor
Baca Juga
-
10 Jul 2025
JAM-Datun Gandeng PT SMI Perkuat Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Fokus Pulihkan Kekayaan Negara
-
20 Mei 2026
Rudy Susmanto Turun Langsung Bersihkan Sungai dan Kendalikan Ikan Invasif di Bogor
-
15 Mei 2025
Rudy Susmanto Tinjau Command Center, Dorong Digitalisasi Layanan Publik Terintegrasi di Kabupaten Bogor
-
15 Jun 2025
Damkar Kabupaten Bogor Edukasi Warga Lewat Booth Interaktif di Kabogorfest 2025
-
05 Jun 2025
Sastra Winara Persetujuan Raperda Pajak dan Retribusi Dorong Optimalisasi PAD Kabupaten Bogor
-
02 Jul 2025
Rudy Susmanto Komit Bangun RSUD RH Satibi Jadi Pusat Layanan Kesehatan Unggulan di Bogor Timur
Rekomendasi lainnya
-
31 Mei 2025
Bogor Hujan Trail 2025 Resmi Dibuka, Ribuan Riders Warnai Semangat Hari Jadi Bogor ke-543
-
13 Jun 2025
Bongkar Korupsi di PALI Proyek Fiktif, Laporan Direkayasa, Uang Mengalir ke Kantong Pribadi
-
24 Jun 2025
Kejati Jateng Tahan Mantan Kabid Perdagangan Klaten dalam Kasus Dugaan Korupsi Sewa Plaza Klaten
-
04 Mei 2025
Melalui Parade Budaya Bojonggede 2025 Jaga Warisan Tradisi di Tengah Arus Modernisasi
-
24 Nov 2025
Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Percepatan Pemerataan Infrastruktur di Kabupaten Bogor
-
18 Apr 2025
Nusakambangan Menuju Lumbung Ketahanan Pangan Nasional, Menteri Agus Panen Perdana dan Resmikan Pusat Pelatihan





