Liputan08.com – Pemerintah Kota (Pemkot) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor kembali menggelar program Tebus Ijazah pada tahun 2025, sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan dan peluang kerja bagi masyarakat. Program ini telah berjalan selama empat tahun dan pada tahun ini kembali digencarkan dengan penyaluran sebanyak 1.448 ijazah tertahan di berbagai sekolah swasta di Kota Bogor.
Sebanyak 72 ijazah secara simbolis diserahkan kepada lulusan SMK Yayasan Bangun Insan Mandiri (Yasbam), yang berlokasi di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, pada Rabu (17/9/2025). Penyerahan dilakukan oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang mengalami kendala mendapatkan ijazah akibat tunggakan administrasi di sekolah.
“Program ini lahir dari aspirasi masyarakat yang kami temukan saat turun ke lapangan, khususnya mereka yang ingin melamar pekerjaan tetapi tidak memiliki ijazah,” ungkap Jenal Mutaqin. Ia menegaskan bahwa program tersebut menggunakan dana publik dan ditujukan kembali untuk kepentingan masyarakat.
Selain program Tebus Ijazah, Pemkot dan DPRD Kota Bogor juga menginisiasi beasiswa pendidikan dari tingkat SMA hingga perguruan tinggi. “Kami berharap program ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, sembari menunggu inisiatif lain dari pemerintah pusat atau provinsi,” tambah Jenal.
Program Tebus Ijazah ini dilaksanakan melalui kolaborasi dua perangkat daerah, yaitu Dinas Pendidikan (Disdik) dan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor. Kepala Bagian Kesra Setda Kota Bogor, Abdul Wahid, menyatakan bahwa program ini khusus menyasar lulusan SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah (MA) yang ijazahnya tertahan di sekolah swasta.
“Dengan total 1.448 ijazah yang berhasil ditebus tahun ini, program ini memberikan dampak positif bagi para lulusan yang sebelumnya terhambat oleh administrasi sekolah,” jelas Abdul Wahid.
Program Tebus Ijazah ini menjadi salah satu bukti sinergi antara Pemkot dan DPRD Kota Bogor dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui pemenuhan kebutuhan administratif pendidikan bagi warganya.
Tags: Buka Akses Kerja dan Pendidikan untuk Warga, Pemkot dan DPRD Bogor Tebus 1.448 Ijazah
Baca Juga
-
03 Feb 2026
Tante Merry Hoegeng Wafat, Indonesia Kembali Mengenang Keteladanan Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso
-
27 Okt 2025
Dedie Rachim Apresiasi GMKB Gelar Bakti Sosial Busuratin untuk Warga Sempur dan Lebak Kantin
-
31 Mei 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Apresiasi Bogor Hujan Trail 2025 Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Warga
-
15 Apr 2025
Sembilan Pejabat Pertamina dan ESDM Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Minyak Mentah
-
03 Mei 2026
Diduga Alihkan Sertifikat Tanpa Izin, Pelaku Terancam Pidana dan Rumah Korban Nyaris Dilelang
-
28 Jul 2025
Kebakaran Hebat Landa Pasar Taman Puring, Pedagang Alami Kerugian Miliaran Rupiah
Rekomendasi lainnya
-
14 Des 2025
Pemkab Bogor–IPB University Wisuda Sekolah Pra Nikah 2025, Tekankan Pencegahan Pernikahan Anak dan Penguatan Keluarga
-
18 Feb 2025
Kejagung Periksa Tiga Saksi dalam Kasus Korupsi Tata Niaga Timah
-
14 Okt 2024
Pj. Bupati Bogor dan Pangdam III Siliwangi Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada 2024
-
31 Jul 2026
Harli Siregar Gandeng Tiga Universitas Perkuat SDM Kejaksaan Menuju Kelas Dunia
-
01 Mei 2025
Menhan dan Panglima TNI Tegaskan Komitmen Peningkatan Kesejahteraan Prajurit dalam Raker Bersama Komisi I DPR RI
-
26 Okt 2026
Bupati Rudy Susmanto Minta OPD Evaluasi Program 2026, Jaga Kesehatan Fiskal Kabupaten Bogor


