Liputan08.com Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan perombakan besar di tubuh Polri dengan merotasi dan memutasi sejumlah Perwira Tinggi (PATI) dan Perwira Menengah (Pamen). Kebijakan ini tertuang dalam enam Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 12 Maret 2025, mencakup total 1.255 personel, termasuk pergantian 10 Kapolda di berbagai wilayah.
Ahli Hukum Kepolisian dan Perbankan/Korporasi dari Universitas Bhayangkara Jakarta, Dr. Hirwansyah, SH, MH, M.Kn, menilai bahwa mutasi di tubuh Polri adalah hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan karir, penguatan organisasi, serta peningkatan wawasan dan pengalaman bagi anggota Polri.
“Pergantian Kapolda sepenuhnya merupakan kewenangan Kapolri. Hanya PATI Polri yang berprestasi dan memiliki rekam jejak baik yang dapat menduduki jabatan strategis ini,” ujar Dr. Hirwansyah saat dihubungi awak media, Sabtu (16/3/2025).
Namun, ia mengusulkan agar masa jabatan Kapolda dibatasi maksimal dua tahun, apakah selama dua tahun wilayah yang sama, atau satu tahunnya di wilayah lama dan satu tahunnya lagi di wilayah baru. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh atau lebih banyak PATI Polri, bintang dua dan bintang satu yang berprestasi lainnya, agar dapat merasakan posisi strategis sebagai Kapolda.
“Saat ini masih ditemukan beberapa Kapolda ada yang menjabat lebih dari dua tahun, bahkan ada yang lebih dari tiga tahun. Selain itu ada juga yang pernah menjadi Kapolda di lebih dari dua wilayah berbeda, meskipun jumlahnya sedikit. Jika tidak dibatasi masa jabatannya, maka kesempatan bagi PATI Polri lainnya, untuk menduduki jabatan Kapolda menjadi sangat kecil. Bahkan masih ditemukan, ada juga pensiunan Polri, berpangkat Irjen Pol atau bintang dua yang belum pernah merasakan posisi sebagai Kapolda di saat masih aktif,” ucap Dr Hirwansyah.
Sementara itu, dalam konferensi pers, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho menegaskan bahwa rotasi ini bertujuan untuk penyegaran organisasi dan merupakan bagian dari strategi penguatan kelembagaan Polri.
Berikut daftar 10 Kapolda yang mengalami pergantian jabatan:
1. Kapolda Bengkulu – Brigjen Mardiyono
2. Kapolda DIY – Brigjen Anggoro Sukartono
3. Kapolda Sulsel – Irjen Rusdi Hartono
4. Kapolda Jambi – Irjen Krisno Halomoan Siregar
5. Kapolda Maluku Utara – Brigjen Waris Agono
6. Kapolda Riau – Irjen Hery Herjawan
7. Kapolda Kalimantan Tengah – Irjen Iwan Kurniawan
8. Kapolda Gorontalo – Irjen R. Eko Wahyu Prasetyo
9. Kapolda Jawa Timur – Irjen Nanang Avianto
10. Kapolda Kalimantan Timur – Brigjen Endar Priantoro
Dengan adanya rotasi ini, diharapkan Polri semakin solid dan semakin Profesional dalam menjalankan tugasnya. Adapun usulan pembatasan masa jabatan Kapolda maksimal selama dua tahun, dapat menjadi bahan pertimbangan pimpinan Polri, demi pemerataan dan kesempatan yang sama bagi seluruh PATI Polri.
Tags: Ahli Hukum Kepolisian Usulkan Batas Masa Jabatan, Kapolri Lakukan Rotasi Besar-Besaran: 10 Kapolda Dimutasi
Baca Juga
-
06 Feb 2026
Klarifikasi PT Longrich Indonesia atas Dugaan Pelanggaran Etika dan Kebocoran Produk
-
12 Agu 2025
Bupati Bogor Lanjutkan Rangkaian HUT ke-80 RI di Cibungbulang, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik dan Keselamatan Kerja
-
16 Mei 2025
Gotong Royong Warga Munjungan Hadapi Longsor Rumah Warga Tertimpa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Sigap Membantu
-
22 Okt 2024
Pemkab Bogor Gelar Workshop Coaching dan Mentoring untuk Dukung Implementasi Bogor Corpu
-
03 Jul 2025
Empat Orang Jadi Tersangka Korupsi Proyek BGS Pasar Cinde, Termasuk Mantan Gubernur Sumsel
-
17 Jan 2025
Kejaksaan Agung Serahkan Tersangka ZR dan Barang Bukti Kasus Korupsi ke Jaksa Penuntut Umum
Rekomendasi lainnya
-
25 Jul 2025
BPJS Ketenagakerjaan Salurkan 300 Paket Sembako untuk Korban Bencana, Bupati Bogor Apresiasi Semangat Gotong Royong
-
06 Nov 2024
Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya Lakukan Penggeledahan di Kantor CV. Agro Techno, Terkait Dugaan Korupsi Penyaluran KUR di Bank BUMN
-
07 Okt 2024
Dua Saksi Diperiksa Kejaksaan Agung dalam Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Tol Japek II Elevated
-
27 Nov 2025
Wali Kota Perlu Mengevaluasi Kinerja Diskominfo Kota Bogor
-
07 Mar 2025
Jaksa Agung Siap Kawal Pembangunan Jakarta Bebas Korupsi
-
06 Agu 2025
Terjerat Skandal Minyak: Lima Mobil Super Mewah Tersangka Korupsi Digelandang ke Kejaksaan




