Liputan08.com CIBINONG – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, langsung bergerak cepat dalam menangani bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor. Pada hari pertama bertugas sebagai Bupati, ia menggelar rapat strategis bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Dr. Suharyanto, guna mempercepat upaya pemulihan dan penanganan dampak bencana, Senin (3/3/2025).
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Bogor ini membahas berbagai langkah konkret, termasuk normalisasi saluran air di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, serta penanganan jembatan putus di perbatasan Desa Citeureup dan Sukamakmur akibat banjir. Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya memulihkan akses jalur Puncak yang sempat tertutup akibat longsor.
Aksi Cepat Penanganan Bencana
Dalam kesempatan itu, Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi atas respons cepat BNPB yang tiba di Kabupaten Bogor kurang dari 24 jam setelah bencana terjadi.

“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada BNPB atas perhatian luar biasa kepada Kabupaten Bogor. Sinergi yang solid antara BPBD, Satpol PP, Polres, dan Kodim Bogor juga sangat membantu dalam mempercepat penanganan di lapangan,” ujar Rudy.
Namun, di tengah upaya pemulihan, duka mendalam turut dirasakan akibat adanya korban jiwa, di mana satu warga dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus sungai.
Jembatan Putus Jadi Perhatian, Bupati Minta Bantuan Jembatan Bailey
Rudy menyoroti dampak bencana terhadap infrastruktur, terutama enam jembatan yang terputus di beberapa lokasi. Mengingat tingginya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri, ia meminta dukungan BNPB untuk segera menyediakan jembatan Bailey sebagai solusi darurat guna memastikan kelancaran transportasi.
“Kami berharap BNPB dapat segera mengirimkan jembatan Bailey untuk membuka kembali akses yang terdampak. Ini sangat penting mengingat arus mudik yang akan meningkat dalam waktu dekat,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala BNPB RI, Letjen TNI Dr. Suharyanto, memastikan bahwa pemasangan jembatan Bailey akan segera dilakukan dengan koordinasi bersama TNI Angkatan Darat.
“Kami akan berkoordinasi dengan Danrem dan Dandim agar pemasangan jembatan Bailey bisa segera dimulai, bahkan jika memungkinkan, pengerjaannya dapat dimulai besok,” ungkap Suharyanto.
Rapat ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor.
Dengan langkah cepat dan koordinasi yang solid antara pemerintah daerah dan BNPB, diharapkan pemulihan infrastruktur dan bantuan bagi warga terdampak dapat berjalan maksimal, sehingga aktivitas masyarakat kembali normal dalam waktu dekat.
Tags: Bupati Bogor Rudy Susmanto Gandeng BNPB Percepat Penanganan Bencana, Tanggap Darurat
Baca Juga
-
04 Agu 2026
Pemkab Bogor Gelorakan Semangat Kemerdekaan melalui Pembagian Bendera Merah Putih
-
02 Feb 2025
Kabupaten Bogor Sukses Tekan Stunting, Jadi Pilot Project Program Makan Bergizi Gratis
-
28 Jan 2026
Sidang Ungkap Aliran Dana Google, Tikus Koruptor Diduga Bermain di Program Digitalisasi Pendidikan
-
30 Jan 2025
Satgas Yonif 642/Kps Sambangi Rumah Warga di Kaimana, Bagikan Sembako untuk Ringankan Beban Masyarakat
-
01 Agu 2025
Inovasi Puskesmas Ciapus: Program “MASA RANTING” Gabungkan Edukasi Gizi dan Berenang untuk Cegah Stunting
-
24 Nov 2025
Keterbukaan Anggaran Dipertanyakan, Peserta Sosialisasi DLH Dikagetkan Penawaran Alat Pengolah Limbah Rp100 Juta
Rekomendasi lainnya
-
12 Des 2024
Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalur Kereta Besitang-Langsa
-
09 Apr 2025
Kejagung Sita Rumah Mewah Milik Tony Budiman Terkait Kasus Pajak Senilai Rp 634 Miliar
-
22 Okt 2025
Wali Kota Dedie Rachim Ajak Santri Jadi Agen Perubahan dan Solusi Bangsa
-
12 Des 2024
Pemkab Bogor Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Halimun Salak
-
07 Okt 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Dampingi Menko PMK Tinjau Pembelajaran dan Program MBG di SDN Cirimekar
-
12 Okt 2026
Arahan Bupati Bogor, Pemkab Tangani Saluran Parakan Jati Pascabanjir di Bojonggede


