liputan08.com JAKARTA – Inisiatif transformasi digital masjid yang digagas Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bogor bersama iSalaam dan Bank BJB Syariah memperoleh perhatian pemerintah pusat. Program tersebut dipresentasikan di Istana Negara dan diterima langsung oleh Kepala Staf Presiden, Muhammad Qodari, beserta jajaran dalam rangka sosialisasi dan pemaparan konsep digitalisasi masjid berbasis sistem terintegrasi.
Delegasi yang hadir terdiri dari Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bogor H. TB Irwan Kurniawan, CEO iSalaam Prof. H. Munawar Fuad, serta Direktur Utama Bank BJB Syariah Arief Setyahadi.
Program transformasi digital tersebut mencakup beberapa aspek strategis, antara lain pembangunan basis data masjid terpadu dan terverifikasi, digitalisasi tata kelola administrasi serta keuangan masjid, integrasi sistem perbankan syariah dalam pengelolaan dana umat, hingga pengembangan platform layanan jamaah berbasis pemberdayaan ekonomi dan sosial.
CEO iSalaam, Prof. H. Munawar Fuad, menegaskan bahwa transformasi digital masjid bukan sekadar modernisasi administratif, melainkan bagian dari penguatan tata kelola kelembagaan masjid yang transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi multipihak antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, dan komunitas keagamaan.
Menurutnya, Kabupaten Bogor berpotensi menjadi percontohan nasional (role model) dalam implementasi digitalisasi masjid. Hal tersebut didukung komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam penguatan fungsi masjid, termasuk pembangunan Masjid Nurul Wathon sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Ketua DMI Kabupaten Bogor, H. TB Irwan Kurniawan, menyampaikan bahwa proses penataan menuju transformasi digital telah dimulai secara bertahap. Pendataan menyeluruh menjadi prioritas utama mengingat jumlah masjid di Kabupaten Bogor yang sangat besar dan tersebar di berbagai wilayah.
Ia menambahkan, sinergi bersama iSalaam diharapkan dapat mempercepat proses integrasi data dan sistem sehingga seluruh masjid terdaftar secara komprehensif dan terdokumentasi dengan baik. Digitalisasi ini dinilai sebagai kebutuhan mendesak guna memastikan tata kelola masjid berjalan secara profesional, transparan, serta mampu meningkatkan peran masjid dalam pemberdayaan masyarakat.
Transformasi digital masjid di Kabupaten Bogor diharapkan tidak hanya memperkuat aspek administrasi dan keuangan, tetapi juga mendorong optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat peradaban, pendidikan, dan pengembangan ekonomi umat berbasis teknologi.
Tags: Pemkab Bogor
Baca Juga
-
14 Sep 2026
Bupati Rudy Susmanto: Jalan Tambang Masih Berjalan, Rp100 Miliar Disiapkan untuk Pembebasan Lahan
-
22 Okt 2024
Pemkab Bogor Gelar Workshop Coaching dan Mentoring untuk Dukung Implementasi Bogor Corpu
-
09 Jan 2026
Disdukcapil Kota Bogor Menjamin Keberlanjutan Layanan Kependudukan di Tengah Pemeliharaan Sistem Nasional
-
11 Jun 2026
Di Bawah Kepemimpinan Edwin Sumarga, PKB Kabupaten Bogor Semakin Solid dan Dekat dengan Rakyat
-
04 Jun 2025
Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak Tinjau Program Manunggal Air di Jambi TNI AD Hadir untuk Rakyat, Pastikan Akses Air Bersih Hingga Pelosok Negeri
-
21 Des 2025
Malam Tahun Baru 2026, Bupati Bogor Terapkan Car Free Night untuk Urai Kerumunan
Rekomendasi lainnya
-
03 Mei 2025
KH Achmad Yaudin Sogir Dukung Program Sertifikasi Wakaf, BPN dan LWPNU Jabar Permudah Legalitas Tanah Keagamaan di Kabupaten Bogor
-
09 Des 2024
Pj. Bupati Bogor Bachril Bakri Tekankan Percepatan Realisasi Anggaran 2024 dan Kewaspadaan Bencana
-
02 Jan 2025
Sinergi Infrastruktur: HMTP Tandatangani Perjanjian Sindikasi Rp 2,67 Triliun untuk Proyek Jalan Trans Papua
-
04 Jun 2025
WASPADA! Kejaksaan Agung Imbau Masyarakat Hati-hati Modus Penipuan Berkedok Tilang Elektronik
-
26 Jun 2025
Panglima TNI Gelar Silaturahmi Pahlawan: TNI Tidak Akan Pernah Lupakan Sejarah
-
02 Sep 2026
Rudy Susmanto Tegaskan Sekolah Rakyat Jasinga Hadir untuk Perkuat Pendidikan Bogor Barat






