Liputan08.com Jakarta – Kejaksaan Agung terus mendalami dugaan korupsi dalam kegiatan impor gula di Kementerian Perdagangan pada tahun 2015-2016. Pada Rabu, 12 Februari 2025, Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa tujuh saksi yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut.
Para saksi yang diperiksa antara lain:
1.DA, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (TMP) B Medan.
2.REZ, Pengawas Mutu Hasil Pertanian Madya di Direktorat Tanaman Semusim dan Tahunan, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI.
3.RJT, Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai I.
4.MTD, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai TMP A Marunda.
5.AA, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai TMP Merak, Kanwil Bea dan Cukai Banten.
6.WA, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai TMP B Medan.
7.CU, Kepala Subdirektorat Impor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Direktorat Teknis Kepabeanan).
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari penyidikan terhadap dugaan korupsi dalam impor gula yang melibatkan tersangka TTL dkk. Kejaksaan Agung menegaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan kasus tersebut.
Kasus impor gula ini menjadi sorotan publik karena diduga melibatkan sejumlah pejabat penting serta memiliki dampak besar terhadap perekonomian nasional. Kejaksaan Agung memastikan akan mengusut tuntas kasus ini hingga para pelaku yang bertanggung jawab mendapatkan hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku.
Penulis:Zakar
Tags: Kejaksaan Agung Periksa 7 Saksi dalam Skandal Impor Gula 2015-2016
Baca Juga
-
27 Jan 2025
Berbagi Kebahagiaan Satgas Yonif 642/Kps Distribusikan Bubur Kacang Hijau untuk Anak-Anak di Kampung Kiruru Papua Barat
-
25 Nov 2024
Pelantikan Rakercab Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor
-
12 Jul 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Tinjau Normalisasi Sungai, Tekankan Pentingnya Kesadaran Masyarakat
-
14 Jun 2026
Sekda Ajat Buka Bupati Cup SOIna 2026, 400 Atlet Disabilitas Intelektual Siap Harumkan Nama Bogor
-
24 Des 2025
MUI Bogor Perkuat Konsolidasi Keumatan Lewat Wisuda PKU dan Pengukuhan Pengurus
-
02 Des 2024
Kompolnas Awasi Transparansi Penanganan Kasus Tawuran dan Penembakan oleh Oknum Polri di Semarang
Rekomendasi lainnya
-
13 Des 2024
Pemkab Bogor Resmi Kukuhkan Badan Pengurus Geopark Halimun Salak Periode 2024-2029, Sasar Pengelolaan Lebih Profesional
-
11 Nov 2024
Polda Jawa Tengah Ungkap Kasus Pelecehan Seksual Anak di Purworejo, Tiga Pelaku Ditetapkan Sebagai Tersangka
-
08 Okt 2024
Kejaksaan Agung Periksa 3 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Tol Japek II Elevated
-
14 Feb 2025
Dua Tersangka Kasus Impor Gula 2015-2016 Diserahkan ke Jaksa, Negara Rugi Rp578 Miliar
-
23 Agu 2025
Hendry Ch Bangun Resmi Maju sebagai Calon Ketua Umum PWI, Usung Semangat Persatuan dan Independensi Organisasi
-
15 Sep 2026
HGB Summarecon Disorot, KPK Amankan 17 Orang dalam OTT BPN Bogor





