Liputan08.com CIBINONG – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyambut positif langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang berkolaborasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dalam mengembangkan sistem transportasi terintegrasi. Menurutnya, upaya ini merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat Kabupaten Bogor untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas.
“Kami di DPRD Kabupaten Bogor sangat mendukung langkah ini. Transportasi massal yang terintegrasi akan membawa dampak besar, terutama bagi masyarakat yang setiap hari harus berpindah antarwilayah, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun aktivitas lainnya. Ini adalah salah satu wujud pelayanan publik yang nyata,” ujar Sastra Winara, Selasa (21/1/2025).
Pernyataan tersebut sejalan dengan hasil rapat koordinasi yang digelar oleh Pemkab Bogor bersama BPTJ di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor. Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, Plt. Kepala BPTJ Suharto, dan sejumlah pejabat terkait dari Dinas Perhubungan.

Ajat Rochmat Jatnika mengungkapkan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Bogor, termasuk Cibinong, Warung Jambu, Ciawi, hingga Puncak.
“Rencana pengembangan sistem transportasi ini menjadi semangat baru bagi Kabupaten Bogor. Kami berharap dapat mengintegrasikan angkutan massal, terutama dari stasiun Cibinong, yang akan memudahkan mobilitas masyarakat menuju wilayah Bogor hingga Puncak,” jelas Ajat Rochmat.
Sebagai bagian dari rencana ini, Pemkab Bogor juga akan membangun fasilitas seperti park and ride dan halte di lokasi strategis seperti Summarecon dan rest area. Langkah ini bertujuan untuk mendukung integrasi moda transportasi sekaligus memperbaiki penataan kawasan.
Sementara itu, Plt. Kepala BPTJ Suharto menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung pengembangan transportasi terintegrasi.
“Kami terus melakukan kajian penataan angkutan umum, terutama untuk jalur strategis seperti Cibinong, Ciparigi, Warung Jambu, hingga Ciawi dan Cisarua. Proses ini melibatkan banyak pihak agar hasilnya dapat memberikan pelayanan maksimal,” ujar Suharto.
Dalam rapat tersebut, BPTJ juga menyampaikan rencana memberikan stimulus maksimal selama tiga tahun untuk mendukung sistem transportasi di Kabupaten Bogor. Setelahnya, pengelolaan akan diserahkan kepada pemerintah daerah.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menutup dengan harapan besar agar upaya ini dapat segera terwujud.
“Integrasi transportasi ini akan menjadi solusi nyata bagi kemacetan dan aksesibilitas masyarakat. Kami siap mendukung kebijakan ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Bogor,” tandas Sastra.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan sistem transportasi terintegrasi yang efisien dan ramah masyarakat segera terealisasi, sehingga kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bogor terus meningkat.
Baca Juga
-
08 Okt 2025
Wilson Lalengke di PBB: “The Moral Conscience of Humanity Must Rise” Seruan Nurani dari Indonesia untuk Dunia
-
26 Okt 2024
Kabupaten Bogor Gelar Tangguh Festival 2024 untuk Tingkatkan Kesadaran Risiko Bencana
-
06 Apr 2025
Diam-Diam Kejari Kabupaten Bogor Bikin Iri Tak Pernah Ribut Tangkap Kadis Camat Kades Tapi Kok Bersih Semua?
-
28 Mei 2025
Kabupaten Bogor Jadi Pelopor Nasional, Bupati Rudy Resmikan Rumah Keluarga Merah Putih Inovasi Perlindungan Keluarga Pertama di Indonesia
-
24 Mar 2025
Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Fake BTS Dua WNA Cina Ditangkap di Jakarta
-
29 Des 2025
Akhir Pekan Turun Lapangan, Bupati Bogor Tinjau Progres Jalan Bomang hingga Bogor Barat
Rekomendasi lainnya
-
20 Jun 2025
-
07 Apr 2025
Presiden Prabowo Apresiasi Kapolri, Menhub, dan TNI Pengamanan Mudik Lebaran 2025 Berjalan Sukses dan Membanggakan
-
27 Mei 2025
Plt Ketua PWI Jawa Barat, Danang Donoroso Jurnalis Harus Terus Berkarya, Bukan Sekadar Memegang Sertifikat UKW
-
09 Nov 2024
Polda Jateng Tangkap Pecatan Polisi Bandar Sabu di Grobogan, 18 Paket Sabu Diamankan
-
26 Jan 2025
Polda Jateng Siapkan Langkah Strategis Hadapi Puncak Mudik Isra Miraj dan Imlek 2025
-
10 Okt 2024
Pj. Bupati Bogor Tinjau Empat Kecamatan: Fokus Stunting, Inflasi, dan Kemiskinan




