Liputan08.com Jakarta, – Kejaksaan Agung Republik Indonesia menggelar Rapat Tingkat Menteri pada Kamis, 2 Januari 2025. Acara yang berlangsung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, ini membahas dua desk koordinasi utama, yakni Pencegahan Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola, serta Peningkatan Penerimaan Devisa Negara.
Dalam sambutannya, Jaksa Agung Burhanuddin menegaskan pentingnya langkah ini sebagai implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto. “Korupsi adalah musuh kita bersama, dan inisiatif ini menjadi langkah nyata dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Burhanuddin.
Desk Pencegahan Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola:
Meningkatkan sinergi antar lembaga untuk mencegah korupsi.
Memberikan pendampingan kepada BUMN dan lembaga negara dalam tata kelola bisnis.
Desk Peningkatan Penerimaan Devisa Negara:
Memperkuat pengawasan penerimaan devisa dari sektor ekspor, impor, dan jasa.
Menyusun kebijakan inovatif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif.
Burhanuddin juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap stagnasi Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia, yang berada di angka 34 pada 2024, dengan peringkat turun dari 110 ke 115 dunia. “Hal ini mencerminkan perlunya langkah pencegahan korupsi yang lebih efektif dan terkoordinasi,” ujarnya.
Lima poin utama disepakati dalam rapat tersebut:
1.Penegakan hukum kasus korupsi harus seimbang, memberikan efek jera tanpa mengganggu belanja pemerintah.
2.Penguatan akuntabilitas melalui digitalisasi, seperti e-katalog dan e-government, untuk mencegah peluang korupsi.
3.Pemulihan aset (asset recovery) menjadi prioritas guna meningkatkan penerimaan negara.
4.Pengelolaan kasus korupsi harus efisien, mempertimbangkan nilai aset yang dipulihkan.
5.Narasi publik terkait penegakan hukum harus dikelola dengan baik untuk menunjukkan komitmen pemerintah.

Burhanuddin juga memaparkan peran strategis Kejaksaan RI dalam mendukung tata kelola industri kelapa sawit melalui Satuan Tugas Sawit dan pengamanan proyek-proyek prioritas nasional serta Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hadir dalam rapat tersebut sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan, Kepala Staf Kepresidenan Letjen TNI (Purn) AM Putranto, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, serta para Jaksa Agung Muda.
Jakarta, Siber24jam.com
Tags: Kejaksaan Agung Gelar Rapat Tingkat Menteri Bahas Pencegahan Korupsi dan Peningkatan Devisa
Baca Juga
-
22 Mar 2025
Kejari Mamasa Luncurkan Program Jaksa Peduli Transmigrasi untuk Warga UPT Rano
-
29 Nov 2024
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Raperda dan Perda Baru Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
-
08 Nov 2024
Jaksa Agung Resmikan Gedung Baru STIH Adhyaksa, Dorong Pendidikan Hukum Berkualitas di Indonesia
-
28 Agu 2026
Dugaan Korupsi Upah Pungut Bogor Naik Penyidikan, KPK Geledah Dua Kantor
-
04 Feb 2025
Polresta Bogor Kota Ungkap Pembunuhan Berencana Tersangka Terancam Hukuman Mati
-
12 Feb 2025
Rudy Susmanto dan Dedy Mulyadi Kompak Cari Solusi Jalur Tambang di Bogor untuk Kurangi Kecelakaan
Rekomendasi lainnya
-
09 Des 2024
Kejati Sumsel dan Kejari Palembang Raih Penghargaan dari KPK pada Hari Anti Korupsi Sedunia 2024
-
12 Nov 2025
Jazz Hujan, Identitas Baru Kota Bogor Sebagai Kota Musik dan Kreativitas
-
20 Mei 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Dukung Penguatan Sinergi Lintas Wilayah Kolaborasi Bupati Rudy dan Wali Kota Dedie Menuju Pembangunan Berkelanjutan
-
28 Mei 2026
Gus Sholeh Gelar Pengajian Akbar Iduladha 1447 H, Bagikan Daging Kurban hingga Bonus Hafalan Al-Qur’an
-
16 Feb 2025
Pj. Bupati Bogor Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan dan Makmurkan Masjid
-
21 Okt 2025
Pemkab Bogor dan Bea Cukai Musnahkan 1,8 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp1,4 Miliar untuk Negara






