Liputan08.com Membramo Tengah – Satgas Yonif 641/Bru melalui Pos Kelila memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga Kampung Kelila, Kabupaten Membramo Tengah, Papua Pegunungan, pada Sabtu (30/11/2024).
Danpos Kapten Inf Rio Bayu Rindiatmaja menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat binaan, sekaligus memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga.

“Pelayanan kesehatan keliling ini juga membantu kami memantau situasi kampung dan aktivitas masyarakat. Kami berharap warga lebih percaya diri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Salah satu warga, Mama Lini (30), mengungkapkan rasa syukur atas kepedulian TNI. “Kami sangat senang dengan kehadiran Bapak TNI di sini. Semoga mereka selalu dilindungi Tuhan,” katanya.
“TNI Hadir untuk Rakyat.”
Tags: TNI Yonif 641/Bru Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Kelila
Baca Juga
-
22 Jan 2025
Jaksa Agung Muda Intelijen Catat Capaian Kinerja dalam 100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
24 Apr 2025
Gratifikasi Bernyanyi, Penjara Menanti
-
05 Agu 2025
Pemkab Bogor Gencarkan Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM Ciptakan Produk Berkualitas dan Siap Bersaing di Pasar Global
-
13 Mei 2026
Rudy Susmanto Dorong PT Sayaga Wisata Jadi Lokomotif Ekonomi Kabupaten Bogor
-
15 Okt 2025
Wali Kota Bogor Dedie Rachim Jadi Narasumber Global Forum UFPP 2025 di Milan
-
12 Nov 2025
Pemkot Bogor Apresiasi Nakes dan Lembaga Sosial pada HKN ke-61
Rekomendasi lainnya
-
21 Des 2025
BIG KRL 2025, Kabupaten Bogor Raih Rekor MURI Pameran Daur Ulang Terbanyak
-
24 Okt 2024
Pj. Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Tinjau Keberhasilan Program PKK di Klapanunggal, Fokus Penurunan Stunting
-
31 Mar 2026
Di Bawah Kepemimpinan Rudy Susmanto, Pengelolaan Anggaran Bogor 2025 Diklaim Transparan dan Akuntabel
-
08 Agu 2025
Kabupaten Bogor Tegaskan Komitmen Wujudkan Wilayah Ramah Anak Lewat Peringatan Hari Anak Nasional ke-41
-
17 Mar 2025
Cemburu Buta Berujung Penganiayaan: Pria di Demak Hajar Teman Pacarnya, Satu Pelaku Buron
-
04 Jan 2026
Wisata Sejarah Lawang Sewu Dinilai Mahal, Pengunjung Keberatan dengan Sistem Tiket Berlapis hingga Rp50 Ribu



