liputan08.com BOJONGGEDE – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong pengembangan Jalan Bojonggede–Kemang (Bomang) tidak hanya memperkuat konektivitas wilayah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat melalui optimalisasi lahan untuk pertanian terpadu (integrated farming).
Hal itu disampaikan Rudy saat memantau pembangunan Jalan Bomang dan pengembangan integrated farming, Jumat (25/9). Ia mengatakan, pembangunan jalan ditargetkan tuntas pada 2026 dan dilanjutkan pembangunan flyover pada 2027.
“Kita ingin dua lajur ini selesai di 2026. Jalan selesai di 2026, 2027 flyover-nya terbangun. Maka pada saat bicara jalur tengah menjadi jalur cepat, butuh waktu beberapa tahun ke depan,” ujar Rudy.
Menurutnya, selama proses pembangunan berlangsung, lahan di sepanjang koridor Bomang tidak boleh dibiarkan menjadi lahan tidur. Sebagian lahan sebelumnya bahkan menjadi titik pembuangan sampah sehingga harus dibersihkan secara berulang.
“Daripada menjadi lahan tidur, lalu beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab membuang sampah di tempat tersebut, pemerintah juga melakukan pembersihan berulang-ulang. Hari ini kita lakukan kolaborasi dengan masyarakat sekitar membentuk kelompok tani,” katanya.
Rudy menjelaskan, sekitar delapan kilometer koridor Bomang dioptimalkan untuk integrated farming. Pengembangan tersebut masih dalam tahap uji coba dan akan terus disesuaikan dengan kondisi cuaca serta ketersediaan air.
“Delapan kilometer panjang jalan ini kita optimalkan untuk integrated farming. Kemarin baru kita lakukan uji coba. Sekarang hujan mulai turun, air mulai mengalir, kita optimalisasi kembali,” ungkapnya.
Ia berharap pembangunan Bomang tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar melalui pemanfaatan lahan yang produktif.
“Kita ingin masyarakat di sekitar Bojonggede–Kemang bukan hanya mendapat dampak yang positif dengan adanya jalan baru. Memang dengan adanya jalan baru tentu ada dampak negatif, kebisingan pasti akan meningkat, tapi aksesibilitas masyarakat akan terbantu,” tuturnya.
Rudy menegaskan, pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan penguatan ketahanan pangan dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Jalur tengah yang tadinya semak-semak cukup tinggi, tumpukan sampah di beberapa tempat, sampahnya dibersihkan. Semangatnya sama dengan Pak Presiden, Indonesia Asri, aman, sehat, bersih, indah,” tandasnya.
Ia pun mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan mendukung pembangunan Kabupaten Bogor.
“Jaga Bogor, Jaga Jawa Barat, Jaga Indonesia. Mari kita membangun Bogor bersama-sama dan tentunya membangun bangsa dari Kabupaten Bogor,” pungkasnya.
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
18 Feb 2026
Ramadan 1447 H Semakin Khusyuk, Masjid Agung Baitul Faizin dan Nurul Wathon Bersolek
-
22 Mar 2025
The Next President? Dedi Mulyadi
-
06 Agu 2026
Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pasar Hewan Bogor Hadir Perkuat Ekonomi Peternakan
-
28 Agu 2026
Gowes Pantau Pelayanan, Sekda Ajat Pastikan Warga Dilayani Optimal
-
28 Agu 2025
PWI Kabupaten Bogor Gelar Doa Tasyakur Menjelang Kongres Persatuan PWI, KH Ay Sogir Tegaskan Pentingnya Ukhuwah Islamiyah
-
26 Nov 2024
Kejaksaan Agung Periksa 3 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Impor Gula di Kementerian Perdagangan
Rekomendasi lainnya
-
05 Mei 2025
PAC GP Ansor Ciomas Silaturahmi ke Anggota DPRD Achmad Yaudin Sogir, Bahas Program Unggulan dan Sinergi Kelembagaan
-
26 Jul 2026
Pakansari Siap Jadi Tuan Rumah Piala AFF 2026, Bupati Bogor Kerahkan Kerja Bakti dan Penataan Kawasan
-
26 Jun 2026
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Dukung Rudy Susmanto Bangkitkan Persikabo
-
20 Jun 2025
-
26 Feb 2025
Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Desak Disperindag Awasi SPBU
-
13 Jan 2025
Polsek Tambora Berhasil Temukan Laptop WNA Afrika yang Hilang di KRL Kasus Diselesaikan Secara Damai





