Liputan08.com, CIBINONG – Jalan Soekarno-Hatta yang membentang dari Gerbang Tol Sentul hingga Perempatan Kandang Roda, Kecamatan Sukaraja, merupakan salah satu pintu gerbang utama menuju Kabupaten Bogor. Jalan ini menjadi wajah daerah yang pertama kali di lihat oleh masyarakat maupun tamu yang datang ke Kabupaten Bogor.
Pemerintah Kabupaten Bogor telah membangun trotoar yang lebar, mencapai sekitar dua hingga tiga meter di sepanjang ruas jalan. Selain memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki, fasilitas tersebut juga di manfaatkan masyarakat untuk berolahraga, seperti berjalan kaki dan berlari.
Namun, keindahan jalan tersebut mulai tercoreng akibat masih rendahnya di siplin sebagian masyarakat. Di sejumlah titik, khususnya di kawasan depan perusahaan air minum di Kandang Roda, masih di temukan kendaraan yang parkir sembarangan hingga memakan badan jalan. Tidak hanya itu, jalur pejalan kaki juga kerap di gunakan oleh pengendara sepeda motor. Sementara pedagang dan tukang tambal ban memanfaatkan trotoar untuk berjualan maupun parkir.
Kondisi tersebut di perparah dengan masih di temukannya warga yang membuang sampah ke aliran Kali Cijujung. Padahal, pemerintah telah mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit untuk membangun dan mempercantik kawasan tersebut agar menjadi gerbang Kabupaten Bogor yang tertata, bersih, dan nyaman.
Anggota DPRD Kabupaten Bogor, KH Achmad Yaudin Sogir, menegaskan bahwa seluruh pihak harus memiliki tanggungjawab menjaga fasilitas umum yang di bangun menggunakan uang rakyat.
“Jalan Soekarno-Hatta adalah wajah Kabupaten Bogor. Jangan biarkan keindahannya rusak karena parkir liar, penggunaan trotoar yang tidak semestinya. Maupun kebiasaan membuang sampah sembarangan. Fasilitas yang di bangun dengan uang rakyat wajib di jaga bersama,” tegas KH Achmad Yaudin Sogir,Selasa (4/7/2026)
Ia juga meminta Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Bogor untuk bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran yang mengganggu ketertiban dan keindahan kawasan tersebut.
“Saya meminta Dinas Perhubungan dan Satpol PP meningkatkan pengawasan. Serta menegakkan aturan tanpa pandang bulu. Jangan sampai pelanggaran di biarkan, karena jika tidak di tindak akan menjadi kebiasaan dan memicu pelanggaran lain. Gerbang Kabupaten Bogor harus menjadi contoh kawasan yang tertib, bersih, dan indah,” ujarnya.
Masyarakat pun di imbau untuk ikut menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan. Tak menggunakan trotoar sebagai tempat usaha maupun parkir, serta menghormati hak pejalan kaki. Dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat, Jalan Soekarno-Hatta di harapkan tetap menjadi gerbang Kabupaten Bogor yang membanggakan. Dan mencerminkan wajah daerah yang tertib, nyaman, serta berwibawa.
Tags: Achmad Yaudin Sogir, Parkiran, Pemkab Bogor
Baca Juga
-
16 Agu 2025
Peresmian Kelder Air Mancur Sebagai Cagar Budaya, Bupati dan Wali Kota Bogor Teken Prasasti Sejarah
-
22 Apr 2026
Tingkat Kepuasan Publik Terus Meningkat, CFD Tegar Beriman Jadi Ruang Publik Favorit Warga Bogor
-
06 Agu 2025
Rudy Susmanto Bagikan Bibit Pohon Gratis, Ajak Warga Hijaukan Bumi Tegar Beriman
-
08 Jun 2025
HJB Run 2025 Ukir Sejarah Kabupaten dan Kota Bogor Berlari Bersama di Malam Hari
-
10 Jul 2025
Pemkab Bogor Perketat Belanja TIK: Stop Aplikasi Tumpang Tindih, Dorong Efisiensi Layanan Digital
-
19 Jul 2026
Sinergi Antarwilayah, Ketua AMPETRA Jateng Hadiri Pelantikan Pengurus Jawa Barat
Rekomendasi lainnya
-
12 Mar 2025
Ketua DPRD Bogor Desak Disdagin Perketat Pengawasan Minyak Goreng Jelang Lebaran
-
14 Jan 2025
Pemkab Bogor Raih Apresiasi Kemendagri atas Capaian Kinerja Pj Bupati Bachril Bakri di Triwulan I
-
04 Nov 2024
Ibu Ronald Tannur Jadi Tersangka Suap dan Gratifikasi di PN Surabaya, Diduga Berikan Uang Rp3,5 Miliar ke Oknum Hakim
-
14 Agu 2026
Pengajian Al Qalam Kembali Semarak, Jurnalis Bogor Perkuat Ilmu, Iman dan Silaturahmi
-
15 Des 2024
Pernikahan Putri Zulkifli Hasan dan Zumi Zola Perpaduan Tradisi Adat Jambi dan Kehadiran Tokoh Nasional
-
03 Mar 2026
Perang di Timur Tengah: Seruan Keadilan dan Perdamaian dari Indonesia





