Liputan08.com, BOGOR – Pengajian rutin para jurnalis yang tergabung dalam Al Qalam kembali digelar di Kantor BMSN Portal, Cibinong, Kabupaten Bogor Jumat 14 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan nilai keagamaan bagi para insan pers di tengah kesibukan menjalankan tugas jurnalistik.
Pengajian diisi tausiyah oleh KH Ahmad Yaudin Sogir, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Bogor dan Wakil Ketua Komisi I. Dalam tausiyahnya, KH Ahmad Yaudin Sogir mengingatkan para jurnalis agar tidak hanya memperluas wawasan melalui buku dan berbagai sumber informasi, tetapi juga tetap menghormati peran guru sebagai pembimbing ilmu.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan kemudahan memperoleh informasi tidak boleh membuat seseorang merasa cukup belajar sendiri. Ilmu, kata dia, membutuhkan proses, bimbingan, adab, serta keteladanan dari orang yang memiliki kompetensi.
“Membaca buku itu sangat penting untuk menambah wawasan. Namun, jangan sampai seseorang merasa cukup hanya dengan membaca tanpa bimbingan guru. Ada ilmu yang harus dipahami melalui penjelasan, keteladanan dan sanad keilmuan. Karena itu, membaca buku tanpa guru jangan sampai membuat kita menafikan peran guru,” ujar KH Ahmad Yaudin Sogir dalam tausiyahnya.
Ia juga mengaitkan pentingnya ilmu dengan profesi jurnalistik. Menurutnya, seorang wartawan dituntut untuk terus belajar karena setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat memiliki konsekuensi dan tanggung jawab.
“Jurnalis bukan sekadar orang yang menyampaikan berita. Jurnalis memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan informasi yang benar, berimbang dan bermanfaat. Karena itu, semakin luas wawasan seorang wartawan, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk menjaga kebenaran informasi yang disampaikan kepada publik,” tuturnya.
KH Ahmad Yaudin Sogir menambahkan, tradisi membaca, berdiskusi, bertanya kepada orang yang berilmu dan menghadiri majelis ilmu merupakan bagian penting dalam membangun kualitas pribadi. Menurutnya, kecerdasan intelektual harus berjalan seiring dengan akhlak dan etika.
“Ilmu tanpa adab dapat kehilangan arah. Sementara informasi tanpa tanggung jawab dapat menimbulkan persoalan. Maka, jurnalis harus memiliki wawasan yang luas, tetapi juga harus memiliki integritas, kejujuran dan keteguhan dalam menjalankan profesinya,” katanya.
Pengajian Al Qalam sendiri menjadi salah satu wadah silaturahmi para jurnalis untuk memperkuat hubungan persaudaraan sekaligus meningkatkan kapasitas spiritual dan intelektual. Forum tersebut tidak hanya menjadi tempat mendengarkan tausiyah, tetapi juga menjadi ruang bertukar pikiran serta mempererat komunikasi antarsesama insan pers.
Pengurus Pengajian Al Qalam menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya kegiatan rutin tersebut.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pembina Al Qalam, Gus Sholeh, yang selama ini memberikan perhatian dan dukungan terhadap keberlangsungan kegiatan pengajian para jurnalis.
Pengurus berharap Pengajian Al Qalam dapat terus berjalan secara konsisten dan menjadi wadah yang memberikan manfaat bagi para jurnalis, baik dalam memperkuat keimanan, memperluas wawasan maupun membangun solidaritas dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Semoga Al Qalam terus menjadi ruang silaturahmi, ruang belajar dan ruang untuk saling mengingatkan dalam kebaikan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jurnalis dan semua pihak yang terus memberikan dukungan,” ujar pengurus.
Dengan semangat mencari ilmu, menjaga adab dan memperkuat silaturahmi, Pengajian Al Qalam diharapkan mampu melahirkan insan pers yang tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki integritas serta kepedulian terhadap masyarakat.
Tags: BMSN, KH Ahmad Yaudin Sogir, Pengajian Al Qalam
Baca Juga
-
27 Mei 2025
Wujudkan Komunikasi Positif, Kabid Humas Polda Jateng Tegaskan Pentingnya Public Speaking Bagi Insan Polri
-
23 Sep 2026
Suasana Sidang PBB Memanas, Macron Kecam Dunia yang Diam Melihat Tragedi Gaza
-
25 Okt 2024
Roadshow Penerangan Hukum di PT PLN UID Kalimantan Timur dan Utara: Pemulihan Aset dan Transisi Energi Jadi Fokus
-
15 Apr 2025
Pemkab Bogor Tindaklanjuti Tiga Inpres untuk Wujudkan Swasembada Pangan Nasional
-
02 Okt 2024
5,5 Juta Kendaraan Sudah Daftar QR Pertalite, Terakhir Kapan?
-
26 Nov 2024
JAM-Intelijen dan Dirjen Minerba Teken Kerja Sama Pengamanan Pembangunan Strategis
Rekomendasi lainnya
-
17 Des 2024
Satgas Yonif 641/Bru Pererat Hubungan dengan Warga Papua Lewat Anjangsana dan Pembagian Sembako
-
14 Agu 2026
Rudy Susmanto Lepas Kontingen Budaya Bogor ke Hungaria dan Serbia
-
25 Jul 2025
Diseret Kasus Korupsi Kilang, 11 Saksi Pertamina Diperiksa: Hantu Bui Mulai Menjelma!
-
16 Okt 2025
Adityawarman: Job Fair 2025 Jadi Oase Bagi Pencari Kerja di Kota Bogor
-
16 Jan 2025
Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor Tegas Selesaikan Sengketa Tanah Puluhan Tahun
-
10 Sep 2025
Bupati Bogor Resmikan Monumen Perjuangan Jonggol, Bentuk Penghormatan untuk Para Veteran






