JAKARTA — Front Rakyat dan Mahasiswa Madani Seluruh Indonesia (FORMMASI) kembali “mengepung” Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) di Jakarta. Aksi susulan ini digelar untuk melipatgandakan tekanan terhadap korps adhyaksa agar tidak mejan, loyo, dan lamban dalam membongkar dugaan kejanggalan skema pinjaman daerah Provinsi Lampung yang fantastis, mencapai sekitar Rp1 triliun.
Demonstrasi ini menjadi sinyal keras bahwa publik dan mahasiswa enggan terkecoh oleh sekadar legitimasi formal dan prosedur administratif di meja birokrasi. FORMMASI menegaskan, di balik nominal utang Rp1 triliun tersebut, ada beban fiskal menumpuk yang kelak menggepit leher masyarakat Lampung. Tanpa transparansi radikal dari hulu ke hilir, kebijakan ini berpotensi besar memuluskan banalitas korporatisme di tingkat daerah.
Dalam orasinya yang membakar, Dapid Novian sebagai Sekjend Formmasi menumpahkan sorotan tajam pada rekam jejak keluarga Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal.
“Publik tidak dipaksa buta bahwa ayah sang gubernur, Faisol Djausal, merupakan figur pengusaha senior di sektor konstruksi. Relasi dinasti politik-bisnis ini bagaikan gajah di pelataran yang mustahil diabaikan, memicu alarm bahaya atas potensi benturan kepentingan dalam alokasi proyek bernilai fantastis, ” Ungkapnya saat berorasi didepan Kejaksaan Agung RI.
Tak berhenti pada jajaran eksekutif, FORMMASI turut menyasar peran DPRD Provinsi Lampung yang dinilai terkesan “ompong” dan manggut-manggut saja saat menyetujui utang jumbo tersebut. Kemulusan proses politik di gedung dewan memantik kecurigaan kuat di ruang publik. Apakah legislatif benar-benar menjalankan fungsi kontrol secara kritis, objektif, dan independen, ataukah justru hanyut dalam kompromi politik pragmatis?
“Kami menegaskan isu keberadaan political cartel serta persekutuan gelap antara kepentingan elite politik dan konglomerat ekonomi bukan sekadar desas-desus liar di warung kopi, melainkan hipotesis serius yang wajib dibuktikan oleh hukum. Jika Kejagung memilih bergeming, hal itu sama saja membiarkan spekulasi kartel politik menggerogoti legitimasi pemerintahan daerah dan merusak rasa keadilan publik, ” Tuturnya.
Melalui aksi ini, FORMMASI menyodorkan tuntutan komprehensif, mulai dari audit urgensi utang, penelusuran skema pengembalian dana, audit kelayakan proyek, hingga investigasi mendalam terhadap jejaring bisnis yang berisiko menunggangi dana tersebut. Kejagung ditantang untuk bertindak berani dan presisi tanpa pandang bulu, membongkar setiap indikasi persekongkolan sebelum utang publik berujung pada bancakan anggaran.
“Kami memastikan langkah mereka tidak akan berhenti di trotoar Kejagung. Setiap rupiah dari Rp1 triliun yang dipinjam atas nama rakyat Lampung wajib diuji secara telanjang di hadapan hukum, sains ekonomi, dan moral publik. Mereka memperingatkan para pejabat daerah agar tidak bermain-main dengan uang rakyat, karena pengawalan jalanan dan jalur hukum akan terus dilipatgandakan sampai transparansi total ditegakkan, ” Tutupnya.
Tags: Dapid Novian, Faisol Djausal, FORMMASI, Kejagung, Rahmat Mirzani Djausal
Baca Juga
-
29 Apr 2025
MK Pertegas Batasan UU ITE Lembaga dan Korporasi Tak Bisa Gunakan Pasal Penghinaan
-
01 Des 2024
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara: APBD 2025 Prioritaskan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat
-
25 Nov 2024
Pj. Bupati Bogor : Kemendikdasmen Akan Jamin Perlindungan Guru
-
13 Jul 2025
Pemkab Bogor Siaga Total Hadapi Cuaca Ekstrem, Rudy Susmanto Kerahkan Seluruh Tim Tanggap Bencana
-
12 Feb 2025
KH Achmad Yaudin Sogir Apresiasi Babakan Madang Sebagai Penyumbang PAD ke-6, Siap Kawal Aspirasi Warga
-
14 Agu 2026
KH Achamad Yaudin Sogir Gencarkan Jumat Bersih di Tugu Lonceng Cilebut
Rekomendasi lainnya
-
31 Okt 2024
Pemkab Bogor dan Kadin Gelar Gerakan Pangan Murah di Cibinong, Upaya Stabilkan Harga dan Kendalikan Inflasi
-
11 Des 2024
Pekan Special Olympic Kabupaten Bogor Ajang Inklusivitas dan Penghargaan Bagi Atlet Disabilitas
-
22 Nov 2024
Satgas Yonif 323 Kostrad Gelar Bhakti Sosial di Kampung Ambobera, Dukung Percepatan Pembangunan Papua
-
31 Okt 2024
Kabupaten Bogor Sabet Dua Penghargaan di Humas Jabar Award 2024, Diskominfo Kabupaten Bogor dan Kecamatan Bojonggede Raih Pengakuan Tertinggi
-
08 Okt 2025
Bogor Raya Masuk Daftar 10 Wilayah Prioritas PSEL, Dedie Rachim: Kami Siap Penuhi Kuota Sampah
-
03 Jun 2025
Mantan Pj. Bupati Bogor Beri Ucapan Hangat di HJB ke-543 “Menuju Bogor Gemilang, Pusat Peradaban Bangsa”





